Know Yourself : Me and You [ Part 6 ]

1391659_630781880340107_6223247633956075140_n

Author : Margareta Isabela

Type : Chaptered

Genre : Romance, Friendship

Rating : -17 ! warning!!

 

[ Main Cast ]

  • Oh Sehun
  • Park Ji Yeon

 

[ Support Cast ]

  • Kim Tae Hee
  • Yoochun
  • All
  • Jieun

————–

Annyeong ^o^ Author back. Mian jika ff ini rada gk jelas, author lagi patah hati dengan masalah baekhyun dan rumor yang beredar belakangan ini T^T Mian jika tidak sesuai kesukaan kalian T^T Gomawo

 

—————-

[ Sehun Pov ]

 

 

Aku menatap Halmeoni Park didepanku dengan tatapan terkejut bercampur khawatir. Sepertinya ia tidak mengenali Ji Yeon dan sekarang ia tahu bahwa yeoja yang disampingnya adalah Ji Yeon karena aku memanggil nama Ji Yeon. Oh Tuhan,apa yang harus ku lakukan? Berlari membawa Ji Yeon pergi? Hal itu hanya menambah runyam.

“ Apakah ia ? Isterimu” Tanya Halmeoni

“ N..Nde”

“ Oh Jadi yeoja yang suka mengendus ini adalah isterimu. Chukkae, kau mendapatkan isteri yang bersemangat. Aku pergi dulu” Halmeoni tersenyum sambil menepuk pundakku dan berjalan pergi.

Aku menghela nafas lega. Ji Yeon menatapku.

“ Mengapa kau kemari? Bukankah kau menunggu dimobil”

“ Anni, ada yang ingin ku beli” Jawabku

“ Membeli apa?”

“ Tidak jadi. Kajja, kau sudah membayar belanjaanmu bukan?”

“ Sudah”

 

***

 

Aku memancing dengan bersemangat. Sama halnya denganku, Ji yeon sama bersemangatnya. Ia tertawa lepas saat melihatku yang menggerutu saat ikan tangkapanku lepas. Jeongmal!

Kami duduk dibawah pohon besar sambil menunggu ikan memakan umpan kami. Ji Yeon bersandar dipundakku sambil menutup matanya. Ia sepertinya tertidur. Mungkin saja.

Aku ingin selalu bersamanya, sampai kami tua dan memiliki anak-anak yang cantik dan tampan serta mempunyai seorang cucu. Betapa membahagiakannya membayangkan masa depan bersama Ji yeon. Yeoja yang kini sangat ku cintai.

“ Sehun-ah”

“ Euhm? Kau tidak tidur?”

“ Aku tidak bisa tidur tetapi sebentar lagi aku akan tertidur karena pelukan hangatmu”

“ kau kau ingin tidur. Tidurlah, aku akan meminjamkan pundakku”

“ Kau tidak meminta bayarankan?”

“ Eumh.. aku tentu saja meminta bayaran tetapi aku akan memintanya saat kita tiba dirumah nanti. Jadi kau tidur saja sekarang”

***

 

[ Author Pov ]

 

 

Terdengar suara dentingan garpu. Yoochun terlihat begitu menikmati makan malamnya karena kali ini Halmeoni Park membuat makanan kesukaan puteranya. Walaupun kadang hubungan mereka tidak akur, Yoochun sangat menyayangi eommanya. Mengingat, eommanya membesarkannya sendiri tanpa seorang ayah karena ayah Yoochun meninggal saat ia baru berumur 7 Bulan karena kecelakaan tragis.

“ Aku sudah melihat yeoja itu. Dan ia sangat mirip dengan Tae Hee” Yoochun tercekat lalu menatap eommanya

“ Bagaimana bisa yeoja yang suka mengendus itu puterimu”

“ Kau tidak melakukan apapun hal yang jahat padanya kan eomma?”

“ Aku tidak akan melakukan hal jahat pada cucuku. Kali ini aku mengaku, walaupun ia sangat mirip dengan Tae Hee , ia memiliki matamu. Matamu sangat mirip dengan appamu dan aku begitu mencintai tatapan itu. Aku merasa hangat menatap matamu dan sekarang aku merasa kehangatan dan semangat didalam mata puterimu. Aku bisa menerimanya didalam keluarga ini tetapi tidak untuk eommanya”

“ Tetapi”

“ kau tahu bagaimana bencinya aku pada yeoja itu bukan? Ia tidak sepangkat dengan kita, ia hanya yeoja kalangan bawah dan kau tidak pantas untuknya, kau terlalu tinggi untuknya. Kau seharusnya berterimakasih aku sudah mau mengakui yeoja itu sebagai cucuku jangan membuatku berubah pikiran, Park Yoochun”

 

***

 

“ Mwo, ikut kelas Taekwondo” Kaget Ji Yeon saat Ji eun menyarankan hal yang menurut Ji Yeon benar-benar gila. Bagaimana bisa mereka mengikuti Kelas Taekwondo? Yang ada, mereka akan pulang dengan tulang remuk

“ Ayolah Ji Yeon. Hari ini kelas Taekwondo membuka pendaftaran untuk orang baru dan aku berniat masuk ke sana. Kita bisa belajar membela diri serta banyak namja populer disana seperti Wooyoung Sunbae. Masa kau kalah dengan Hyerin? Hyerin bahkan masuk kekelas Taekwondo 1 Bulan yang lalu dan aku yakin alasannya masuk adalah karena Sehun. Lagipula sehun akan mempermudah kita , sehun pasti akan melindungimu”

“ Kau benar-benar gila”

“Ayolah Jiy, aku tidak mempunyai teman lagi selain dirimu begitu juga denganmu”

“ Kau yakin?”

“ Tentu saja, aku sudah mengambil 2 kertas formulir. Hehehehe”

“ Kau memang gila”

“ Jangan terus mengomel dan sekarang kita haruss mengisinya dengan cepat karena banyak yeoja yang ingin mendaftar karena mereka tahu bahwa Oh Sehun adalah ketua Klub Taekwondo. Sehun benar-benar multi talenta, setelah diangkat menjadi kapten tim basket sekarang ia menjadi ketua Club Taekwondo”

“Itulah kehebatan suamiku” Bisik Ji Yeon dengan bangga

“ kau yeoja paling beruntung, dan aku mengakui hal itu”

 

***

 

Sebulan berlalu dan disinilah Ji yeon diruangan yang dipenuhi beberapa orang berbaju putih dan ia juga memakai baju itu. Baju taekwondo dan sama halnya dengan Ji Yeon, Jieun juga memakainya dengan wajah riang tidak tahu apa yang akan dihadapinya. Sehun melirik Ji Yeon sedikit kemudian menghela nafas tidak mengerti. Apa yang Ji Yeon lakukan dengan bergabung di Klub Taekwondo?

“ Baiklah hari ini kita akan berlatih, satu lawan satu. Aku sudah mengajarkan beberapa jurus beberapa hari yang lalu dan aku ingin kalian mempraktekannya dan kalian akan melawan Hyerin. Ia adalah yeoja berbakat disini, karena saa SMP ia pernah masuk ke Kelas Taekwondo. Siapa yang berhasil mengalahkan Hyerin akan mendapatkan satu kupon makan gratis dariku” Ucap Sehun dengan senyum dibibirnya. Ia tampak sangat bijaksana dan juga tampan membuat beberapa yeoja tersenyum kagum tetapi tidak dengan Ji Yeon dan Jieun yang tampak saling menatap satu sama lain

“ Aigoo Jiy, aku tidak pernah serius saat latihan dan bagaimana bisa aku melawah Hyerin? “

“ Aku juga” ucap Ji Yeon

“ Ini ide yang buruk dan aku menyesal masuk kekelas ini” Bisik Ji Yeon.

Seorang yeoja maju dengan Nick Name Hong Jang Mi. Ia menatap Hyerin didepannya dengan takut, Hyerin terlihat seperti seorang Profesional. Hong Jang Mi tumbang dalam waktu kurang dalam semenit dengan sedikit memar ditangannya dan ia meringis. Sehun hanya bisa menggeleng.

Sudah hampir 20 Orang dikalahkan oleh Hyerin dan kali ini adalah giliran Ji eun. Ji eun maju dengan gugup sambil menatap Hyerin dengan mata kecilnya kemudian berkata

“ H..Hyerin-sii, aku mohon jangan membuatku kesakian seperti mereka”

“ mian, tetapi aku harus bersikap profesional” Tanpa berkata-kata Hyerin menyerang Jieun dan yeoja itu tumbang. Ji Yeon meringis melihat Jieun yang tidak sadarkan diri padahal Hyerin hanya menumbangkannya dengan sedikit pukulan

‘ kau terlalu berlebihan Ji eun’

 

***

 

 

 

[ Ji Yeon Pov ]

 

“ Park Ji Yeon “ Aku langsung menatap kearah Sehun yang juga menatapku dan sekarang adalah giliranku. Aku maju dengan langkah ragu sambil menatap Hyerin yang sudah menatapku dengan tajam sambil memamerkan sedikit kemampuannya. Aku dalam masalah saat ini dan aku akan menganggap diriku pengecut jika tidak bisa mengalahkannya.

Sehun menatapku dengan lekat saat ini seakan ia tahu bahwa aku akan bernasib sama seperti Ji eun dan beberapa orang lainnya.

Jieun berteriak menyemangatiku dengan hidungnya yang mengeluarkan darah. Jeongmal Baboya! Jieun kau benar-benar membuatku dalam bahaya. Bagaimana jika Hyerin menyerangku dengan kekuatan penuh dan hidung cantikku bisa saja patah. Omo! Sejak kapan aku menjadi sealay ini!

Sehun meniup peluitnya. Hyerin mulai maju dan aku malah menghindar dengan berlari. Aku mendengar beberapa orang tertawa dengan riang dan menganggap bawa hal ini begitu lucu dan menurutku ini tidak lucu sama sekali! Hyerin mengincarku dan ia mungkin akan menyikitku dengan lebih keras.

“ Ji Yeon-sii , berdiri dan lawan” Ucap Sehun dengan wajah datarnya. Aku tahu bahwa ia tidak bisa menganggapku isterinya karena dalam peraturan dikelas ini seorang ketua harus bersikap adil dan sekarang ia bersikap adil. Hey! Apakah ia tidak takut hidungku patah.

Hyerin dengan cepat mengeluarkan jurusnya dan aku tumbang . argh pinggangku! Tetapi aku tidak boleh kalah! Aku bangkit lagi dan ia tersenyum dengan meremehkan. Ah aku ingat beberapa gerakan! Aku mencoba gerakan itu dan entah mengapa gerakan itu berhasil sehingga mengenai ujung bibir Hyerin dan ujung bibirnya terluka. Omo! Bagaimana bisa aku melakukan hal itu? Dan entah mengapa saat ia menyerangku tubuhku dengan sendirinya bergerak dan aku mengangkat tubuhnya dan menghentakkannya ke lantai. Aku sungguh terkejut dengan kekuatan yang ku miliki. Aku sedikit meringis saat memegang pipiku karena Hyerin sempat mengeluarkan jurusnya.

 

***

 

“ Sehun-ah” Langkahku dan Sehun terhenti saat mendengar panggilan seseorang. Kami berbalik dan menemukan Hyerin tersenyum kearah kami dengan wajah cantiknya itu. Ia tersenyum kearahku, tumben sekali ia tidak melemparkan tatapan tajamnya itu?

“ Senin Depan adalah hari Ulang Tahunku dan aku berencana mengundang kalian berdua untuk datang. Terutama Aku harap kau datang Sehun-ah” Hyerin menggenggam tangan Sehun membuatku sedikit sesak tetapi aku mencoba tersenyum. Sehun sepertinya menyadari bahwa aku cemburu, ia melepaskan genggaman tangan Hyerin dari tangannya kemudian tersenyum

“ Arraseo , aku akan datang” sehun tersenyum.

“ Dan aku harap dihari Ulang Tahunku kau mau menepati satu permintaanku”

“ Apa itu?”

“ aku harap kau mau berada didekatku selama seminggu ini, aku mohon. Kau mengijinkannya kan Ji Yeon”

“ Hmm” Sehun melirik kearahku. Aku hanya bisa mengangguk pelan

“ Aku Mohon. Jebal..”

“ Arraseo”

Minggu ? Ah, ulang tahun Hyerin bertepatan dengan Ulang Tahunku. 7 Juni. Aku hanya bisa diam sambil menatap Sehun. Apakah ia akan pergi untuk menemani dan menepati keinginan Hyerin atau tinggal dirumah untuk menemaniku. Ya, selama ini Sehun tidak pernah tahu kapan ulang tahunku dan aku juga tidak pernah mengatakannya karena ia tidak pernah bertanya.

 

***

[ Tae Hee Pov ]

 

Aku duduk didepan Yoochun dengan wajah dinginku. Ia menatapku dengan lembut, ia datang ke kantorku dan menyeretku ke Cafe ini. Aku benar-benar tidak ingin bertemu dengannya untuk sementara waktu karena hal itu membuat Moodku hancur seketika. Semua yang terjadi hanya masa lalu dan aku percaya bahwa aku tidak mencintainya lagi. Aku membencinya!

“ Tae Hee”

“ ……………… “

“ Aku tahu kau begitu membenciku dan aku tahu akau memang salah. Aku hanya tidak ingin eomma mengusikmu dan jika aku tahu kau hamil saat itu, aku akan menjagamu. aku tidak akan termakan ancaman eomma tetapi aku malah termakan aku tidak mempunyai hal yang bisa ku pertahankan saat itu. Dan akhirnya aku sadar bahwa harusnya aku bisa mempertahankanmu seperti kau mempertahankanku dulu dan aku tahu sekarang perasaanmu dulu padaku telah hilang”

“……………..”

“ Tetapi aku mohon. Jangan jauhkan aku dari puteriku aku ingin menjadi sosok appa yang baik untuknya dan aku menyayanginya. Aku benar-benar menyesal dengan masa lalu kelam kita tetapi jangan pisahkan aku dengan Ji Yeon. Biar bagaimanapun ia adalah puteraku” Aku menatapnya dan aku melihat kesungguhan dimatanya.

“ Baiklah”

“ Jeongmal.. Jeongmal Gomawo Tae Hee”

“ Nde”

Aku menatapnya yang sekarang menatapku masih tatapan yang penuh cinta untukku. Tetapi mengapa saat hari dimana ia memintaku pergi dari kehidupannya hanya tatapan dingin dan angkuh yang ku lihat. Begitu hebat ia menyembunyikannya.

 

 

***

 

 

[ Ji Yeon Pov ]

 

“ Apakah kau mengijinkanku?” Sehun menatapku. Aku hanya bisa mengangguk dengan senyum paksa dan Sehun menyadarinya. Ia memeluk tubuhku dengan semakin erat kemudian mengelusnya.

“  Tenang saja , Hyerin hanya seorang sahabat untukku. Hatiku hanya untukmu sayang. Hanya kali ini dan aku berjanji hanya kali ini dekat dengannya. Biar bagaimanapun Hyerin sudah menjadi sahabatku dan aku tidak ingin membuatnya sedih dihari ulang tahunnya. Kau tahu sendiri bahwa aku sudah menyakiti hatinya dengan menolaknya?” Aku menatap Sehun kemudian tersenyum dan mengangguk. Tidak apa, selagi sehun masih bersamaku dan tidak meninggalkanku aku tidak apa.

“ Gomawo, aku tahu kau sangat pengertian”

“ Nde Arraseo, Sehun-ah”

Sehun memelukku sambil mencium rambutku dengan lembut. Setelah kelembutan yang sehun berikan padaku akhir-akhir ini, aku merasa memiliki dirinya untukku sendiri dan aku merasa berat untuk melihatnya bersama yeoja lain selain aku. Terlebih yeoja itu adalah Hyerin, hatiku merasa keberatan tetapi aku hanya bisa tersenyum.

Aku percaya bahwa Sehun hanya ditakdirkan untukku karena aku adalah Isterinya dan ia adalah suamiku.

 

***

 

Aku mengaduk makanan didepanku dengan tidak semangat. Sudah dua hari Sehun terus bersama Hyerin. Sehun menjadi jarang dirumah dan juga saat disekolah aku sangat sulit untuk berada didekatnya. Hyerin terus menariknya menjauh dan aku merasa benar-benar merindukan Sehun-ku

“ Apakah kau dan Sehun bertengkar”

“ Anni”

“ Lalu mengapa ia bersama Hyerin? Seharusnya ia berada didekatmu sebentar lagi adalah Ulang Tahunmu”

“ Gwenchana. Sehun hanya menepati permintaan Hyerin. Hyerin berulang tahun senin ini”

“ Jeongmal? Bertepatan dengan.. omo”

“ Nde, bertepatan dengan ulang tahunku”

“Apakah sehun mengetahui kapan ulang tahun mu?”

“ Anni”

“ babo! Pantas saja!”

“ Biarkan saja” Aku tersenyum sambil menepuk pundak Ji eun yang terlihat tidak terima. Apakah aku harus mengatakan pada Sehun? Apakah mungkin jika aku mengatakannya Sehun akan menyudahi permintaan Hyerin?

 

***

 

“ Ji Yeon “ Aku menoleh dan mendapati Sehun tengah berjalan kearahku dikoridor sepi ini. Tidak ada Hyerin dan hanya ada sehun yang kini tersenyum lalu memelukku. Hampir tidak ada waktu untukku dan Sehun dalam 2 Hari ini. Ia selalu pulang larut dan aku sudah tidur jika ia pulang. Tetapi aku tetap mendapatkan pelukan hangat darinya setiap malam walaupun dipagi hari aku tidak menemukannya dirumah.

“ Dimana Hyerin?”

“ Hyerin? Ia sedang ke toilet” Jawabnya.

“ Oh Nde”

“ Pulanglah denganku hari ini”

“ Tetapi hyerin?”

“ Kita akan mengantarkannya dulu dan aku akan menghabiskan waktu dengan isteri tercintaku ini. Hyerin sepertinya tidak mengajakku jalan hari ini” Ucap sehun. Aku mengangguk dengan senyum kemudian memeluk tubuh hangatnya.

“ Sehun” Aku mendengar suara Hyerin. Ia menatapku dengan tatapan tidak suka lalu menatap kearah Sehun.

“ Kajja, kau mengantarku untuk berbelanja hari ini kan?”

“ Mian tetapi aku-“

“ Sehun, kau harus ingat. Kau sudah menyetujui permintaanku” Ucap Hyerin dengan nada kesal. Sehun menghela nafas pelan kemudian menatap kearahku dan masih menggenggam tanganku.

“ Gwenchana. Pergilah”

“ Kau yakin?”

“ Tentu saja”

“ Mian”

“ Gwenchana ”

 

***

 

[ Hyerin Pov ]

 

Menurutmu, dari kalung ini yang mana yang paling manis?” Sehun bertanya padaku. Kami pergi ke Mall untuk membelikan Hadiah ulang tahun untuk Ji Yeon. Beberapa hari ini Sehun sangat sibuk , ia menyiapkan kejutan ulang tahun untuk Ji Yeon. Ia bahkan rela untuk pulang larut demi membuatkan sebuah tempat yang romantis untuk kejutan ulang tahun Ji Yeon.

Dan Sehun merancangnya sendiri. Ia ikut bekerja mempersiapkan tempat itu dan tempat itu begitu indah. Sebuah tempat yang berada dipinggir danau dengan bunga-bunga mengelilinginya dan sebuah bangunan tanpa jendela berwarna putih yang terlihat mewah dengan satu meja dan dua buah kursi.

Dan besok adalah hari Ulang Tahun Ji Yeon. Sebenarnya aku tidak berulang tahun sama sekali, beberapa hari yang lalu Sehun memintaku untuk menolongnya dan berpura-pura berakting didepan Ji Yeon. Ia sengaja membuat Isterinya itu cemburu, aku sama sekali tidak melakukan hal ini untuk Ji Yeon. Aku menerima permintaan sehun hanya karena aku tahu bahwa aku akan menghabiskan lebih banyak waktu dengannya. Aku rasa itu cukup untuk membuatku merasa lega walaupun aku masih merasa sakit ia mau dekat denganku demi Ji Yeon.

“ Ini “ Aku menunjuk sebuah kalung dengan bermata krystal. Kalung yang sangat indah dan tentunya sangat mahal.

Kami pergi ke tempat itu dan tempat itu lebih indah dibandingkan kemarin karena Sehun menambahkan bunga mawar bermacam warna dikeliling tempat itu. Aku menatapnya dengan kagum

“ Apakah menurutmu Ji Yeon menyukainya”

“ Tentu saja, ia akan sangat menyukainya” sehun tersenyum dengan semangat. Kami berjalan-jalan disekitar danau. Tempat ini adalah salah satu tempat milik keluarga Oh. Mereka sangat kaya. Dan aku yakin bahwa Ji Yeon akan sangat bahagia dengan tempat dan pemandangan ini.

“ Aku berharap ia akan menyukainya..”

“ Kau yang menanam mawar-mawar itu”

“ Tentu saja”

“ kau begitu mencintainya”

“Aku sangat mencintai isteriku” Jawab Sehun dengan senyum tampannya. Sehun mendekat kearahku kemudian memelukku membuatku terdiam seribu bahasa. Jantungku berdebar dengan kencang

“ Gomawo Hyerin , kau sudah mau menolongku”

“ Anni, aku hanya menolongmu sedikit “ Jawabku

 

 

 

***

 

 

[ Author Pov ]

 

Ji Yeon terbangun saat merasakan seseorang menepuk wajah membangunkannya. Ji Yeon menatap Sehun yang terlihat menatapnya dengan lembut, dan tatapannya berpindah pada jam didinding dan sudah jam 11.50 Malam. Sehun baru pulang. Ji Yeon semakin merasa curiga, ia merasa sehun berselingkuh atau mungkin jatuh hati pada Hyerin dan ia merasa takut dengan kemungkinan yang ada dipikirannya.

“ Sehun “

“ Bangunlah..”

“ Wae “

“ Aku ingin membicarakan sesuatu hal yang serius padamu”

Ji Yeon bangun lalu menatap Sehun yang terlihat menatapnya dengan sedih dan bersalah. Ji Yeon merasa sehun akan mengatakan kabar buruk padanya dan ia takut dengan kemungkinan yang akan dikatakan sehun. Ji Yeon harap jangan sekarang karena besok adalah Ulang Tahun nya.

“ Ji Yeon , Mian.. aku..” ji Yeon menatap Sehun dengan wajah yang sangat tegang. Ia bahkan tidak bisa bernafas sekarang. Sehun menatapnya dengan tatapan sedih.

“ Nde?”

“ Mian, aku dan Hyerin..”

“ Kau.. kau dan hyerin? Apa maksudmu” Ji Yeon menatap Sehun dengan wajah sedih dan terpukul. Ia tidak bisa mendengar kata-kata sehun selanjutnya yang ia lakukan sekarang adalah menangis. Ji Yeon terisak sambil menatap Sehun.

“ Apa”

“ Aku dan Hyerin sudah..”

“ berpacaran?”

“ Menipu mu..”

“ Nde?”

“ sebenarnya ini semua rencana ku. Hyerin tidak berulang tahun sama sekali dan seminggu ini aku terus mengacuhkanmu dan aku benar-benar minta maaf” sehun menatap jam ditangannya dan ia tersenyum saat melihat jarum jam sudah menunjuk pukul 12 Malam. Sehun memeluk Ji Yeon

“ Saengil Chukkae Hamnida My wife, semoga dengan bertambahnya Usiamu semakin dewasa juga dirimu, aku berharap kau akan selalu bahagia, selalu sehat dan mendapatkan apa yang kau inginkan”

“ sehun-ah”

“ Saranghae Ji Yeon “ Sehun mencium kening Ji Yeon dengan sayang dan cinta kemudian menarik tangan Ji Yeon. JI Yeon menatap Sehun dengan bingung.

“ Kita mau kemana? Sudah malam”

“ Kajja, ikut saja” Sehun melepaskan jaketnya lalu menyelimuti Ji Yeon yang hanya memakai baju tidur dan membawa Ji Yeon masuk kedalam mobilnya. JI Yeon hanya bisa diam sambil menatap Sehun. Sehun terus tersenyum pada Ji Yeon sepanjang jalan hingga mereka memasuki kawasan hutan yang gelap membuat Ji Yeon merasa merinding.

“ Tempat apa ini”

“ Diam saja, dan kau akan tahu nanti”

“ omo” Kaget Ji Yeon melihat lampu yang berkerlap kerlip disepanjang jalan. Ji Yeon menatap Sehun dengan tatapan senang dan bahagia.

Ada sebuah papan yang besar dengan bertuliskan.. ‘ Park Ji Yeon, Happy Birthday’ Mereka tiba disebuah tempat. Ji Yeon turun, mulutnya menga-nga melihat hal didepannya yang benar-benar sangat mengagumkan. Ji Yeon hampir tidak bisa menahan tubuhnya yang hampir merosot. Tetapi sehun menahannya.

“ Jangan pingsan sekarang sayang” Sehun mengangkat tubuh Ji Yeon dan  menggendongnya. Ji Yeon menatap tempat itu, sebuah danau yang indah dengan banyak lampu yang menerangi tempat itu dimalam hari. Bunga mawar berbagai warna melengkapi keindahan tempat itu dan Ji Yeon benar-benar sangat bahagia dengan semua ini. Ia hanya bisa diam dan tidak bisa berbicara lagi. Suaminya benar-benar namja yang romantis dan mencintainya

Sehun menurunkan Ji Yeon dari gendongannya dan menuntun Ji Yeon ke arah meja. Ji Yeon duduk sambil menatap Sehun dan menatap beberapa hidangan makanan diatas meja. Seorang pelayan tiba-tiba muncul lalu memainkan biola dengan lagu romantis.

“ OH Sehun, kau menyiapkan ini semua”

“ Tentu saja, aku ingin kau bahagia di Ulang Tahunmu. Karena kebahagiaan isteriku adalah kebahagiaanku juga dan kau adalah yeoja yang aku cintai. Bahkan jika kau memintaku untuk mematahkan tanganku sendiri, aku akan melakukannya demi mu sayang”

“ Kau berlebih sehun. Aku tidak mungkin memintamu mematahkan tanganmu”

“ Aku senang melihatmu bahagia”

“ Aku benar-benar berterimakasih dan aku sangat bahagia dengan kejutan yang kau berikan. Padahal ucapan darimu tadi saja sudah cukup untukku dan kau membuatku terbang sekarang..” sehun menatap wajah Ji Yeon tetapi ia terdiam

“ Matamu berwarna Cokelat?”

“ Nde?”

“ Aku baru tahu matamu berwarna cokelat tetapi aku rasa matamu berwarna hitam”

“ anni, jika aku bahagia mataku bisa berubah warna dan aku juga tidak mengerti mengapa. Jika aku merasa sangat bahagia mataku berubah warna menjadi cokelat dan jika aku merasa datar mataku akan tetap berwarna hitam sedikit kecokelatan”

“ Sangat cantik”

“ Kau bisa saja”

 

 

***

[ Ji Yeon Pov ]

 

 

Kami pulang saat jam sudah menunjukkan jam 3 dan sekarang hampir subuh. Aku bahkan tidak bisa menutup mataku saat sehun menyuruhku tidur dalam perjalanan pulang. Tanganku dan sehun masih bergenggaman. Apa yang aku harus aku lakukan untuk mengucapkan rasa terimakasihku. Apakah aku harus melakukan hal yang ada dipikiranku. Tetapi apakah sehun akan menyukainya..?

Ah, aku gila!

Tetapi apa salahnya, aku adalah isterinya dan memang sepantasnya. Omo! Pipi ku memerah kali ini. Padahal kami sudah terbilang sering melakukannya.

“ Ji Yeon, kau lelah”

“ anni, wae?”

“ Aku..aku” Sehun terlihat gugup mengatakannya. Aku menatapnya.

“ Arraseo”

“ nde”

“ Setelah kita pulang, aku akan.. eum.. “

“ Jeongmal”

“ Tetapi jangan sampai terdengar oleh eommonim..”

“ Bagaimana kalau kita ke apartement saja”

“ Baiklah”

 

***

 

 

Sehun menatapku dengan canggung dan sepertinya ia gugup. Kali ini aku akan membuatnya puas seperti ia membuatku puas. Aku tidak pernah menjadi isteri yang sebenarnya selama ini saat kami bercinta dan ini saatnya aku memuaskan suamiku. Aku melakukan semua ini karena aku mencintainya.

Aku melepaskan jaketnya yang menyelimuti tubuhku saat kami tiba di kamar apartement kami yang dulu.

Aku berjalan kearahnya , kebetulan aku memakai gaun tidur yang begitu terbuka menampilkan belahan dada ku.

Aku melingkarkan tanganku dilehernya lalu naik ke gendongannya. Sehun sangat tinggi dan aku tidak bisa mencapai bibirnya jika tidak bergendong dengannya. Aku melumat bibirnya membuat sehun terkejut dengan apa yang ku lakukan. Ia terdiam dan ia tidak menyangka, aku tidak pernah se agresif ini saat bercinta dengannya. Aku hanya diam seperti patung biasanya.

Sehun mulai beraksi dan malam ini api gairah diantara kami bangkit dengan sangat dalam. Membuatku tidak bisa berpikir lagi, yang ku tahu. Aku akan memberikan semuanya untuk suamiku yang begitu ku cintai ini. Semuanya..

 

***

 

“ Eomma meneleponku. Ia mengomeliku karena membawamu kabur. Eomma mu sudah ada dirumah untuk memberikan kado untukmu” Sehun mencium keningku dengan lembut. Aku dengan tubuh polosku memeluk tubuhnya. Ia sudah memakai baju karena ia lebih dulu bangun. Aku mengangguk.

Sehun mengambil bajuku dan ia membantuku memasangkan bajuku, seperti aku anak kecil saja . tetapi aku bahagia dengan apa yang ia lakukan, aku sangat menyukai kelembutannya.

“ Ah tunggu”

Sehun mengeluarkan sesuatu dari kantung celananya dan menunjukkan sesuatu. Ia memberikanku sebuah kotak dan aku membukanya. Aku menemukan sebuah kalung yang begitu indah, sangat indah.

“ Sehun, kau membuatku..membuatku tidak bisa berkata-kata lagi.. aku begitu mencintaimu dan aku berjanji akan selalu mencintaimu”

“ aku juga mencintaimu dan selamanya akan begitu. Satu hal, aku tidak ingin kau meragukan perasaanku karena hatiku sudah terikat padamu, tidak ada satu yeoja pun yang pantas untukku kecuali dirimu. Dan kau harus yakin bahwa aku hanya milikmu”

“ Sehun-ah”

 

 

TBC

Aigoo~ entah mengapa, author ngerasa ini Fanfiction tambah ancur dan kacau L Kalau ada readers yang mempunyai ide untuk jalan cerita selanjutnya bisa ngasih ide di Komentar yah! J Sekalian ngebantu author mikir kekekek😀 Gomawo~

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

91 thoughts on “Know Yourself : Me and You [ Part 6 ]

  1. syukur deh klw halmonie jiyeon eonni nerima jiyi eonni sbg cucunya, tp sayang tdk utk eommanya jiyi eonni.
    Hampir aja… berpikir negatif sma hyorin. Lebih baik ia bersikap baek kyk gitu.
    Di part ini aku jga bnyak senyum ngebaca moment so sweet sehun oppa n jiyi eonni.
    Next part.

  2. aduhhh udah kesel sama hyerin ehh ternyata itu ide dr sehun buat bikin kejutan ultah jiyi oh sehun sweet bgt..jd ngiri”lebay dikit” sampai kapan tae hee bakal menyembunyikan identitas appa kandung jiyi tuh nenek2 dah mau ngakuin jiyi sebagai cucunya walau masih nolak tae hee..jieun aya2 wae untung tuh idung kokoh..author makasih atas PW nya next part selanjutnya

  3. So sweet bgt si yehet ngasi kjutan buat jiyi,,
    Unnie,konflik’a tmbahin lg donk,hehe hadirin minho/myungsoo buat jd org ke-4😀 Yg ke-3 kn hyerin,biar lbih tajem gtu hehee.. Buat saingan si yehet(sehun)🙂 mian eon,bnyak prmintaan..
    Over all daebak🙂

  4. Seru membaca adengan romantis sehun dan jiyeon. Tadi ku pikir hyerin akan menganggu ultah jiyeon, ya padahal membantu sehun . Dan utk author makasih atas PWnya .. Dan semangat menulis ffnya🙂

  5. Uhh sehun so sweet bgt
    awalnya udah kesel ma hyerin kirain dia punya rencana lagi,,eh ternyata yang punya rencana sehun
    next chap jgn lama ya thor

  6. Si sehun romantis abis…
    Semoga nenek jiyeon bisa baik sma jiyeon dan ibuny jiyeon juga..
    Next part ditunggu thor..

  7. Hm….kirain hyerin sama yehet ada sesuatu …. bikin deg deg an tp seruuuuu …. lanjut critany ….. makin hari makin romantis yehet sama jiyi … aku suka part waktu yehet mau minta “itu” sama jiyi pas bgt jiyi lg mikirin itu😀 keren keren … di tgg lanjutanny yyy ^_^

  8. hemm apa ya?? bingung juga, yah mungkin marahan kek, atau mereka liburan, atau apa ya? yang bikin mereka kadang marahan terus baikan, adal little troublenya… hehehehehe

    awas tuh Jiyeon hamil, hihihih😀

  9. Hyung romatic bgt sihh^^ Klo ini bner bener hadiah buat jiyeon nonna itu bkal jadi hadiah yg sempurna hahaha ^^ geure gidaryeo to next part and gomawo nonnaya

  10. kirain jiyi bklan d bkin sengsara sma halmonie.a ehh rupa.a halmonie suka sma jiyi dan ngakui jiyi senang dehh
    smpat mkir kalo sehun emng bner” ga tau hehe tpi rupa.a itu cman akting belaka
    sehun so sweet bnget seh sma jiyi iri deh hehe
    tpi kok brasa ff.a pndek thor krna trlalu rmntis part yg ini jdi ga mau tbc cpat”
    lanjut thor d tnggu lo yaa

  11. oh untung aja sehun tau ma ultah jiyi , kirain beneran sehun pergi seneng2 ma hyerin heheh
    oh nenek nya jiyeon knapa kyk gtu bgt , trima donk tae hee nya , biar lengkap bahagia nya jiyi thor

  12. Gak nyangka ternyata Sehun jugaa bisa romantis…🙂
    Paadahal kesan dia d part pertama itu dingin dan agak2 gak punya hati

  13. untunglah halmeonie jiyeon akhirnya menerimanya sebagai cucu,aigooo…sehun bisa seromantis gitu ya kkkk…gk nyangka kalau lihat wajah dinginnya kkk…

  14. gomawo PWnya ya eonn, aku sih suka bgt ff ini, tp gmn kalo ini segera ending dan eonni bikin project baru, soalnya kalo di ff ini dtmbh cast dan problem lg aku bner2 gk rela, ak pngennya mrka adem ayem aja hbungannya,,
    dan oh ya eonn, knp NCnya cuma segtu doang?? haha

  15. yeyeye benar tu tbakanku bahwa itu kejutan buat ultah jiyi.haelmoni mau nerina jiyi tapi gak mau nerima eomax dasar egois.sehun ternyata romantis.jangan berkecil hati chingu ffmu selalu dtunggu.semua sah2 aja biarpun ambur radul tapiikn atas pemikiranmu sendiri.q aja lom tentu bisa buat cerita kayak kamu.pokoknya srmangat deehhhhh…

  16. uahhh.. akhirnya neneknya nerima juga.. tapi kasihan juga ya ama bapak dan ibunya ji yoen.
    sempet deg . deg. deg. gak jels deh aku gara2 ultha hyerin. ternyata sehun.. ihhh moga2 aja nih sehun makin cinta.. kwkwkwkwkw..

    hyerin itukan anaknya yuchun jadi gak mungkin gak menang walaupun lawannya bersabuk mejikuhibinium. hihihihihi

    untuk selanjutnnya kaiaknya bgus juga nihh klo di buat sehun yang cemburu ke ji yoen. heheheheh buat uring – uringan gitu. kwkwkwkwk

  17. Aaa sweet banget momentnya hunji<3 jadi iri sama mereka wkwkwk, aku kira sehun gabisa seromantis itu, eh gataunya… Hahaha

    aku sih pengennya next part sehun yang di bikin cemburu, jadi gak cuma jiyeon aja yang ngerasain kekeke~ next thor ;)) makasih buat pw nyaa

  18. . ahhhh sweet bgt critanya
    . kira in hyeri bkalan jd pengganggu ehh ternyata cma akal”an sehun
    . ayo eon bkin nenek ma ibunya jiyi baikan
    .udah gemes bgt akk bcanya
    . pgen cpet” brkumpul park family hehehe
    . d tunggu next partnya .. Gomawo buat pwnya

  19. Gomawo bela eon buat PW nya🙂
    Halmoni Park udh bisa nerima Jiyi sbg cucunya, tp knpa gx bsa nerima TaeHee? soal kaya? Taehee kan jg udh kaya.. #gxtaudehjalanpikiranhalmoni
    Hahaha Jiyi-Jiyi.. Lg duel taekwondo kq malah lari”
    Penasaran knpa bsa gitu?? Cari tau dong lol
    Udh mikir yg jelek” aja ma Hyerin ^^v gx taunya dia ngebantu Sehun.
    Aah~ Sehun sweet >_<

  20. waah mau donk dkch kado spti itu…sehun.ah ultahq sama lho ma jiyeon 7 juni…mna nieh jatah bwt aq..hoho. dtggu next chaptx g pake lma saeng

  21. waah mau donk dkch kado spti itu…sehun.ah ultahq sama lho ma jiyeon 7 juni…mna nieh jatah bwt aq..hoho. dtggu next chaptx g pake lma saeng…

  22. waah mau donk dkch kado spti itu…sehun.ah ultahq sama lho ma jiyeon 7 juni…mna nieh jatah bwt aq..hoho. dtggu next chaptx g pake lma saeng….

  23. AAaa kirain sehun beneran gak tau ultah jiyeon…
    Haah ternyata suprise!!!
    Hihihi…
    Jiyeon bahagia bangeet….
    Lanjut ya

  24. Sehun bisa juga ya romantis🙂
    Kirain sehun itu lupa sama ultahnya jiyeon,tapi…sehun bener bener …bikin kejutan ke jiyeon :-D…
    jjang bangetlah ffnya thor :-)…

  25. entahlah baca chapter ini bikin aku sakit perut nahan ktawa hahaha apa lagi soal taekwondo haduhh bagus ff nya gak bgitu monoton ceritanya
    aku iri deh sma jiyeon bsa di perlakuin se sweet itu sma sehun ahhhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s