Know Yourself : Hate or Love [ Part 5 ]

1391659_630781880340107_6223247633956075140_n

Author : Margareta Isabela

Genre : Romance, Marriage Life, Friendship

Type : Chaptered

Rating : -17

 

[ MainCast : Park Ji Yeon, Oh Sehun ]

[ Other Cast : All ]

 

***

Annyeong ^^ Author kembali membawa Fanfiction gak jelas author T_T Mianhae jika ceritanya tambah gak jelas. Gomawo atas komentar-komentar positifnya dipart sebelumnya ^^ Selamat membaca

***

 

 

[ Park Ji Yeon Pov ]

 

 

Aku membuka mataku perlahan. Sebuah tangan membelai dengan lembut punggungku yang terbuka. Aku menatap Sehun yang tengah tersenyum sambil memeluk tubuhku. Apakah semua ini hanya mimpi? Apakah yang dikatakan sehun semalam bukan mimpi? Apakah aku tidak bermimpi bahwa ia mengatakan mencintaiku?

“ Kau sudah bangun?”

“ Ne “

“ Jadi sekarang ceritakan padaku, siapa yang membuatmu menangis semalam ? aku akan memberikannya pelajaran”

“ Anniyo. Jangan, itu hanya urusan antara yeoja dan yeoja”

“ Kau harus berjanji padaku. Jika aku tidak berada didekatmu, kau harus bisa melawan mereka. Kau adalah isteriku dan kau adalah yeoja yang kuat. Jika mereka menyakitimu kau harus melawan mereka. Kau berjanji”

“Tapi aku-“

“ Kau harus berjanji. Jangan biarkan orang lain menyakitimu saat aku tidak berada disampingmu”

“ Arraseo “

Sehun tersenyum lalu mencium bibirku. Aku mengalungkan tanganku dilehernya dengan lembut. Ia mengangkat tubuh naked ku kearah kamar mandi.

 

***

 

“ Ingat Ji Yeon-ah, aku adalah suamimu dan mereka tidak mempunyai hak untuk memarahimu karena kau mendekatiku. Aku tidak ingin kau menangis lagi hanya karena ucapan mereka yang tidak bermoral. Kau mengerti?” Aku mengangguk. Sehun menyetir hingga kami tiba diparkiran sekolah.

Saat aku hendak keluar, Sehun menahan tanganku.

“ Lepaskan kacamatamu dan ikatan rambutmu”

“ Nde?”

“ Lepaskan saja”

Sehun melepaskan kacamataku lalu tangannya bergerak untuk melepaskan ikatan rambutku. Rambut cokelatku tergerai dengan indah. Aku menatap Sehun dengan tatapan tidak yakin.

“ Kau tidak cemburu”

“ Sejujurnya aku cemburu, tetapi aku ingin para yeoja itu tahu bahwa kau lebih cantik dibandingkan Hyerin. Sekarang kau tidak boleh jauh-jauh dariku, aku yakin para namja itu akan mengejar-ngejarmu melihatmu yang begitu cantik”

“ Arra, kajja”

 

***

 

Aku berjalan melewati koridor bersama sehun. Semua orang menatap kearah kami , lebih tepatnya padaku dengan tatapan kagum. Tanpa sengaja aku dan sehun berpas-pasan dengan yeoja yang kemarin melabrakku. Mereka menatapku dengan tajam tetapi ucapan sehun kembali terngiang dikepalaku. Aku melingkarkan tanganku diperut sehun, sehun tersenyum lalu memeluk pundakku.

Sehun mengantarku sampai kekelasku. Aku tersenyum padanya dan begitu juga dengan sehun.

“ Belajar yang rajin nde”

“Kau juga”

“Arraseo. Aku pergi”

Aku berjalan memasuki kelas, Jieun menatapku dari atas sampai bawah. Ia menggeleng pelan sambil tersenyum

“ Jeongmal daebak. Kau terlihat sangat cantik Jiyeonnie”

“ Kau bisa saja”

“ akhirnya suamimu menyadari bahwa tidak seharusnya ia menyembunyikan kecantikanmu”

“ Ya kecilkan suaramu, bagaimana jadinya jika mereka tahu bahwa aku sudah menikah. Akan menjadi skandal besar bagi sehun”

“ Arraseo.. arraseo”

 

***

 

Aku keluar dari kelasku dan menemukan Sehun tengah berdiri dengan Hyerin disampingnya. Sehun tersenyum lembut padaku dan aku membalasnya. Tetapi tidak dengan hyerin yang menatapku dengan tatapan tajam. Ada apa dengannya?

“ Annyeong Sehun-ah, annyeong hyerin-sii”

“ Kajja, kita ke kantin” Sehun menggenggam tanganku sedangkan Hyerin hanya bisa diam sambil berjalan disamping kanan sehun.

Kami sampai dikantin, aku duduk disamping Hyerin sedangkan Sehun duduk sendiri didepan kami. Sehun berdiri

“ Aku akan memesan makanan. Kau mau makan apa Ji Yeon-ah”

“ Ah, aku ingin Jus saja. Jus Apel”

“ Oh, kau tak makan?”

“ Anni, saat istirahat kedua saja”

“ Arraseo dan kau hyerin?”

“ Aku sedang diet jadi aku sama seperti Ji Yeon saja”

“ Baiklah”

Sehun berjalan pergi meninggalkan aku dan Hyerin. Aku menatap sekitarku dan beberapa murid terlihat berbisik-bisik

“ Kau sangat beruntung mempunyai kekasih sepertinya”

“ Aku merasa iri padamu” Ucap Hyerin tiba-tiba. Aku langsung menatap kearahnya, Hyerin menatapku dengan tatapan datar dan dingin.  Aku hanya bisa tersenyum canggung, tatapannya tiba-tiba menyeramkan

“ Lepaskan Sehun”

“ Nde?”

“ Aku menyukai Sehun, jauhi sehun”

“ Aku tidak bisa”

“ Karena kau isterinya? Haha, aku bisa merebutnya darimu” Ucap Hyerin dengan wajah liciknya. Aku menatapnya dengan terkejut. Aku menghembuskan nafas.

“ Silahkan jika kau memang bisa merebut suamiku. Aku akan pastikan kau menyesal”

 

***

 

 

 

[ Yoochun Pov ]

 

Aku menatap gedung sekolah didepanku. Hari ini aku harus bertemu dengan puteriku. Biar bagaimanapun aku adalah appanya dan Tae Hee tidak berhak melarangku bertemu dengan puteriku. Aku duduk didalam mobil sambil memperhatikan sekolah itu. Tetapi sepertinya masih terlalu pagi. Mereka akan pulang sore dan tidak mungkin aku menunggu berjam-jam. Aku akan kembali nanti.

“ Kembali ke rumah”

“ Baik tuan”

Aku menatap kotak ditanganku dengan wajah murung. Entah kenapa, aku merasa benar-benar bersalah karena telah meninggalkan Tae Hee. Aku memang sepantasnya dibenci oleh Tae Hee, aku meninggalkannya dimasa sulitnya.

Aku benar-benar menyesal, coba saja waktu dapat di ulang. Aku akan berani menentang eomma. Walaupun nyawa taruhannya, seharusnya aku mempertahankan yeoja yang ku cintai. Bukan menjadi robot yang selalu menuruti permintaan eomma.

 

***

 

“ Puteri “ Eomma terlihat terkejut dengan pengakuanku. Ia menatapku dengan tatapan tidak percaya. Aku sudah memiliki alasan yang kuat untuk kembali pada Tae Hee. Ia melahirkan puteriku dan eomma seharusnya tidak bisa menentang hal itu. Aku sudah lelah menjadi robot yang selalu dikendalikan eomma

“ Apakah kau yakin bahwa ia adalah puterimu” Ucapan eomma seakan merendahkan Tae Hee seolah Tae Hee adalah seorang yeoja murahan. Aku menatap eomma sambil menghela nafas pelan

“ Ia puteriku eomma . Aku bisa merasakan hal itu”

“ Jangan mudah percaya akan sesuatu hal yang tidak mempunyai bukti kuat. Hanya karena kau mendengarnya dari suami Tae Hee, dan Tae Hee bukan berarti hal itu benar. Kau tidak mempunyai hasil test darah dan mungkin saja mereka memanfaatkan bocah yeoja itu untuk memperdayamu dan mengambil semua hartamu”

“ Eomma!”

“ Aku tidak suka dibentak!”

“ Yeoja itu adalah isteri dari Oh Sehun”

“ Mwo”

“ Puteriku menikah dengan Oh Sehun, cucu kesayanganmu itu”

“ Jadi yeoja yang menikah dengan sehun adalah orang yang kau bilang puterimu. Bagaimana bisa sehun mau menikah dengan yeoja seperti itu. Jika aku tahu yeoja itu adalah anak dari Kim Tae Hee, aku akan memaksa sehun untuk tidak menikah dengannya. Betapa malang nasib sehunku”

“ Eomma! Ji Yeon itu puteriku dan Ia cucumu!!”

“ Kau benar-benar polos. Tae Hee adalah yeoja yang licik dan mungkin saja ia sedang berusaha membuatmu jatuh berlutut dihadapannya. Aku akan bertemu dengan yeoja bernama Ji Yeon itu dan akan langsung menanyakan apa tujuannya dengan semua ini”

“ Jangan pernah menyakitinya eomma”

“ Aku tidak akan menyakitinya puteraku. Mungkin aku hanya memberikannya sedikit pelajaran”

“ Eomma!!”

“ Seorang penipu tidak pantas berada dikeluarga kita. Tae Hee tidak mungkin mengandung anakmu, jika memang saat itu ia mengandung anakmu. Seharusnya ia memaksa untuk menikah denganmu tetapi apa? Ia malah menikah dengan namja itu dan sepertinya Ji Yeon adalah anak namja pemabuk yang menikah dengan Tae Hee dan karena mereka kekurangan uang, mereka menipumu. Berpikirlah yang pintar”

“ Eomma!!!”

“ Tidak ada yang bisa menghalangiku , apalagi kau!”

 

***

 

[ Sehun Pov ]

 

Aku memantulkan bola basket ditanganku dengan semangat. Aku menatap kearah bangku penonton dan menemukan Ji Yeon disana. Ia tersenyum sambil melambaikan tangannya padaku.

“ Latihan untuk hari ini cukup “ Ucap Jang songsaengnim. Akhirnya, latihan melelahkan ini berakhir juga. Aku berjalan kearah Ji Yeon dengan keringat membasahi tubuhku, ia memberikanku sebotol air mineral lalu mengambil handuk yang ia bawa lalu membersihkan keringat yang ada didahiku.

“ Kau sungguh hebat”

“ Jeongmalyo? Padahal aku masih biasa-biasa saja “

“ Mwo. Kau itu benar-benar hebat, tidak salah Jang songsaengnim mengangkatmu menjadi kapten tim basket sekolah ini”

“ Aku tahu sayang” aku memeluknya

“ Ya Sehun-ah, jangan memelukku disini. Masih banyak orang disini dan lihat para teman satu tim mu melihat kearah kita sekarang”

“ biarkan saja” Aku mencium keningnya lembut lalu menariknya untuk pergi. Kami sampai didepan perpustakaan tetapi tiba-tiba Kim songsaengnim memanggilku.

“ Kau tunggu diparkiran nde”

“ Arraseo”

 

***

 

[ Author Pov ]

 

Ji Yeon berjalan kearah parkiran dengan langkah pelan tetapi tiba-tiba beberapa yeoja datang dan menyeretnya kearah toilet sekolah. Ji Yeon mencoba memberontak tetapi tangan yeoja-yeoja itu mencengkram tangannya dengan keras.

Bruk!

Ji Yeon menabrak pintu toilet. Ji yeon menghela nafas saat tahu siapa yang menyeretnya. 5 Yeoja yang kemarin melabraknya.

“ Apakah kau tidak bisa mengerti! Bukankah kami sudah memperingatkanmu untuk tidak mendekati Sehun!”

“ apa hak mu melarangku mendekatinya” Tanya Ji Yeon dengan nada sinis. Entah kenapa ucapan sehun membuat matanya terbuka, ia seharusnya melawan jika ada orang yang menghina atau menyakitinya bukannya malah menangis dan meminta maaf.

“ Kau sekarang berani” Satu yeoja maju hendak menampar pipi nya tetapi Ji Yeon menahan tangan Yeoja itu lalu memutarnya membuat Yeoja itu berteriak kesakitan.

“ argh!” Ji Yeon mendorong yeoja itu. Ji Yeon berdiri dengan wajah marah ditengah-tengah yeoja itu lalu menunjuk wajah mereka satu persatu.

“ Kalian! Apakah kalian tidak tahu betapa memalukannya kalian! Memakai bedak tebal seperti hantu dan juga apakah kalian tidak menyadari bahwa kalian itu menjijikkan! Ah, seharusnya kalian malu pada diri kalian karena menertawakan orang yang lebih bagus dari kalian”

“ apa yang kau katakan!!”

Kelima yeoja itu langsung mengerumbungi Ji Yeon dan menarik rambut Ji Yeon. Karena merasa tidak terima, Ji Yeon ikut balas menarik rambut kelima yeoja itu. Dan terjadilah acara tarik menarik dan Ji Yeon berdiri sebagai pemenang dengan keadaan acak-acakan. Sedangkan kelima yeoja itu sudah merintih kesakitan dengan rambut yang sama acak-acakannya dan juga sambil memegang perut mereka.

“ Aku peringatkan kepada kalian! Jika kalian berani menyentuhku lagi! Aku benar-benar akan membunuh kalian” Ji Yeon menatap mereka satu persatu dengan tajam lalu mengambil tasnya dengan kesal.

“ omo, bagaimana bisa Ji Yeon menjadi kuat seperti itu. Aigoo perutku, bagaimana bisa ia mengalahkan kita berlima”

“ Sepertinya ia diajarkan jurus taekwondo”

“ siapa yang mengajarkannya”

“ siapa lagi kalau bukan Oh Sehun”

 

***

 

“ Apa yang terjadi padamu, eoh?” Sehun menatap Ji Yeon dengan pandangan aneh. Ji Yeon terlihat benar-benar berantakan. Rambut yang acak-acakan. Ji Yeon menatap kearah Sehun.

“ Yeoja yang kemarin melabrakku , mendatangiku lagi tadi. Jadi aku menghajar mereka, karena kau bilang jika ada yang menyakitiku aku harus melawan”

“ Jeongmalyo? Omo, sayang sekali aku tidak melihatnya”

“Yak!”

“ Aigoo, kajja.. kau terlihat benar-benar berantakan sayang”

“ Aku salut padamu. Apakah kau berhasil mengalahkan mereka?”

“ Tentu saja, tetapi aku baru tahu bahwa aku bisa memukul orang setega itu. Seperti seorang tiran kekeke” Canda Ji Yeon membuat Sehun berdehem kaget.

“ Seorang tiran lebih tega dari pada itu sayang, kau hanya memukul orang karena melindungi dirimu”

 

***

 

“ Ji Yeon-ah”

“ Tae Hee ahjumma” Sapa Ji Yeon dengan canggung. Ji Yeon duduk di sofa yang berada didepan Tae Hee dengan canggung.

“ Jangan memanggilku ahjumma, kau membuatku merasa sesak dengan panggilan itu nak”

“ Mianhae”

“ kau tidak perlu meminta maaf eomma”

“ Mianhae karena meninggalkanmu dan membuatmu menderita dibawah asuhan namja pemabuk itu. Aku benar-benar eomma yang jahat. Mian, aku seharusnya berada disampingmu”

“ Gwenchana eomma, aku tahu bahwa kau tidak pernah bermaksud meninggalkanku seperti itu. Aku sudah memaafkanmu eomma” Ji Yeon tersenyum dengan lembut lalu berjalan kearah Tae Hee dan memeluknya. Tae Hee terisak didalam pelukan Ji Yeon sedanngkan Sehun hanya bisa tersenyum.

“ eomma, bogoshipo..”

“ Nado, eomma juga merindukanmu Ji Yeon-ah”

 

***

 

“ Yoochun?”

“ annyeong Taeyeon” Taeyeon menatap Yoochun dengan senyum lalu mempersilahkan Yoochun masuk.

“ Jonghyuk Oppa sedang tidak berada di Seoul”

“ aku kemari bukan untuk mencari Jonghyuk”

“ Nde? Jadi?”

“ Aku mencari Ji Yeon, apakah dia ada?” Taeyeon menyerit bingung kemudian tersenyum.

“ Ji Yeon ada di ruang keluarga, kau mau bertemu dengannya? Tetapi ia kedatangan tamu”

“ Gwenchana, apakah aku boleh?”

“ tentu saja “

Taeyeon berjalan kearah ruang tengah dan Yoochun mengikuti Taeyeon dari belakang tetapi seketika langkah kakinya tercekat. Jantungnya seakan berhenti berdetak saat sepasang mata menatapnya dengan tatapan tajam.

“ Ji Yeon, ada yang mencarimu”

“ Ahjussi “ Ji Yeon tersenyum kearah Yoochun. Ia beberapa kali bertemu Yoochun tanpa sengaja, ia pernah sekali bertemu dengan Yoochun tanpa sengaja saat ia pulang dari super market dan yoochun memberikannya tumpangan.

“ Annyeong Ji Yeon, Sehun, dan Tae Hee”

“ Ahjussi , apa yang kau lakukan disini?”

“ aku hanya ingin mengunjungimu dan ini..” Yoochun mengeluarkan sebuah kotak dari kantong jasnya lalu memberikan kotak itu untuk Ji Yeon. Ji Yeon menatap Yoochun dengan bingung tetapi ia mengambil kotak itu dan membukanya.

“ Omo”

“ Bukankah kau pernah bilang bahwa kau menyukai kalung buatan perancang terkenal itu?  Jadi aku membelinya untukmu”

“ ahjussi, benda ini sangat mahal dan aku merasa sangat tidak enak”

“ gwenchana. Anggap saja aku adalah appamu yang memberikannya untukmu” Tae Hee tersenyum kecut sambil menatap Yoochun dengan kesal sedangkan sehun hanya bisa diam dan menatap reaksi Ji Yeon.

“ Nde? Ahjussi kau benar-benar terlalu baik padaku”

 

***

 

[ Sehun Pov ]

 

Makan malam kali ini terasa begitu canggung. Yoochun ahjussi dan Tae Hee eommonim saling menatap dingin tetapi lembut. Aku bisa melihat dengan jelas kerinduan dari sorot mata mereka. Yoochun ahjussi sepertinya mencintai Tae Hee eommonim dan begitupun sebaliknya.

Seandainya Ji Yeon tahu bahwa ia dilahirkan dari keluarga yang begitu sempurna ia pasti akan sangat bahagia. Yoochun ahjussi yang sangat tampan dan kaya raya dan Tae Hee eommonim yang kecantikan alaminya.

“ Sehun-ah”

“ Nde”

“ Jangan melamun saat makan” Tegur eomma. Aku mengangguk pelan. Ji Yeon tersenyum kearahku.

“ Yoochun-ah, sepertinya hubunganmu dan Ji Yeon lumayan dekat” Celetuk eomma dan Yoochun ahjussi menjawab dengan anggukan

“ kami pernah bertemu beberapa kali tanpa sengaja dan kami adalah teman” Ucap Yoochun ahjussi dan mendapatkan anggukan dari Ji Yeon. Entah mengapa melihat Ji Yeon yang terlihat bahagia membuat hatiku damai dan tenang. Ketakutan akan kehilangannya sirnah seketika tetapi aku tetap merasa ketakutan itu, ketakutan Yoochun ahjussi bisa mengambilnya kapanpun

“  Ji Yeon, apakah kau sudah menemukan eommamu?” Yoochun ahjussi membuka pembicaraan membuat Ji Yeon mengangguk dengan semangat

“  Ini eommaku, Kim Tae Hee” Jawab Ji Yeon dengan senang.

“ Begitu cantik dan mirip denganmu lalu appamu? Apakah kau sudah bertemu atau menemukannya” Aku langsung menatap kearah Yoochun ahjussi begitu juga dengan Tae Hee eommonim.

“ Untuk apa aku mencari appaku. Appa selalu ada jika ia butuh uang, pasti ia mendatangiku”

“ Maksudku appa kandungmu”

“ Nde?”

“ YOOCHUN CUKUP!!” Tae Hee eommonim menghentakkan meja dengan kesal lalu menatap Yoochun ahjussi dengan tatapan tajam. Ji Yeon dan eomma terkejut dengan tingkah Tae Hee eommonim.

“ Ji Yeon , kau ikut eomma keatas” Eomma, Ji Yeon dan Tae Hee eommonim berjalan ke kamar Ji Yeon yang ada dilantai atas menyisakan aku dan Yoochun ahjussi. Aku menatap Yoochun ahjussi yang terlihat juga menatapku.

“ Ia sangat membenciku”

“Hmm?”

“ Tae Hee, ia sangat membenciku. Apakah ia tidak mempunyai pintu maaf untukku? Apakah ia tidak bisa melihat ketulusan ku ingin berubah? Apakah ia tidak bisa membiarkanku menghabiskan waktu bersama puteriku”

“ Ahjussi”

“  Aku tahu aku salah karena meninggalkannya saat dalam keadaan hamil”

“ Berikan Tae Hee eommonim waktu. Ia perlu memikirkan ini semua dan juga, untuk sementara waktu kau tidak perlu menunjukkan siapa dirimu ahjussi. Ji Yeon masih terlalu rapuh untuk menerima kenyataan bahwa ia adalah anak diluar pernikahan”

 

***

 

Ji Yeon meletakkan kepadanya diatas dada bidangku dengan tangannya yang memelukku. Aku mengelus rambut cokelatnya sambil menciumnya lembut. Ji Yeon tersenyum, entah apa yang membuatnya tersenyum.

“ Waeyo”

“ Jantungmu berdetak dengan keras” Gumamnya

“ Itu tandanya aku gugup berada didekatmu dan setiap berada didekatmu, jantung ini selalu berjalan tidak sesuai”

“Berarti kau mencintaiku”

“ Kau tidak perlu menanyakan hal itu lagi. Bukankah kau sudah tahu jawabannya? Bahwa aku begitu mencintaimu, aku selalu menahan perasaan ini dan menolak untuk mengakuinya. Mianhae, aku tidak memperlakukanmu dengan baik selama ini”

“ Anniyo. Kau sudah memperlakukanku dengan baik, biarpun kau dingin. Kau begitu perhatian padaku”

“ Aku sungguh mencintaimu Ji, jangan pernah berpikir untuk meninggalkanku karena aku bisa gila jika kau meninggalkanku”

“ Aku tidak akan melakukan hal itu. Kau suamiku dan tempatku adalah disisi mu”

“ Gomawoo Ji Yeon-ah, aku berjanji akan selalu melindungimu”

 

***

 

“ Apa itu?”

“ Aku ingin mengajakmu memancing. Hari ini cuaca sangat indah” Ucapku sambil menyiapkan beberapa peralatan. Ji Yeon menatapku kemudian kembali menatap alat-alat itu.

“ Apakah kita tidak turun sekolah?”

“ tentu saja, biarkan kira membolos sehari. Aku ingin menghabiskan waktu bersamamu” Ji Yeon tersenyum dengan pipi yang merona.

“ Kalau begitu ganti bajumu dan jangan lupa untuk membawa jaket”

“ Arraseo Sehun-ah’’

Beberapa menit berlalu dan Ji Yeon sudah siap dengan pakaian memancingnya. Ia tersenyum dengan riang lalu menggandeng tanganku sedangkan aku hanya bisa tersenyum gemas sambil mengangkat alat-alat mancing lalu meletakkannya dibagasi mobil.

“ Kajja kita berangkat” Teriak Ji Yeon dengan senang.

 

***

“ Sehun-ahh, bisa kah kita berhenti di Super Market sebentar? Aku ingin membeli sesuatu” Aku mengangguk.

“ Aku akan menunggu disini..”

“ Nde, aku tidak akan lama” Ji Yeon tersenyum lalu berjalan memasuki Super Market. Aku memutar lagu sambil memainkan ponselku.

Tatapanku terhenti pada sebuah mobil yang terparkir disebelah mobilku. Sepertinya aku mengenali mobil ini, tetapi mobil siapa?

Setelah beberapa menit berpikir, mataku langsung terbelalak. Omo! Ini Mobil Halmeoni Park.

Gawat jika Ji Yeon bertemu dengannya. Yoochun ahjussi sudah memperingatkanku untuk menjauhkan JI Yeon dari Halmeoni Park . Apakah Halemoni Park mengikuti kami. Aku dengan segera keluar dari mobilku dan masuk kedalam super market. Omo! Terlalu banyak orang disini dan aku tidak bisa melihat Ji Yeon dimana pun.

 

***

 

[ Author Pov ]

 

Ji Yeon memilih beberapa buah-buahan dengan semangat. Ia mengendus apel didepannya seakan memilih apel yang terbaik.

“ Kau suka mengendus “

“ Ah..” Ji yeo menatap yeoja tua disampingnya lalu tersenyum dengan malu

“ Aku tidak bisa memakan apel yang tidak ku pilih sendiri. Aku bisa merasakan apel yang berkualitas tinggi dan memiliki rasa enak hanya dengan mengendusnya”

“ Jeongmal? Aku juga begitu” Jawab Halmeoni tua itu.

“ Halmeoni, kau juga menyukai apel?”

“ Bisa dibilang begitu. Ini, apel yang ini memiliki bau yang enak. Bagaimana?” Halmeoni itu memberikan Apel itu pada Ji Yeon dan Ji Yeon mengendus apel itu. Dan mengangguk dengan semangat.

“ Kau sepertinya yeoja yang sangat bersemangat , aku bisa melihat dengan jelas hal itu dimatamu. Dulu sewaktu masih muda, aku juga sama bersemangatnya sepertimu. Matamu mengingatkanku pada seseorang” Halmeoni itu berjalan disamping Ji Yeon dengan senyum yang jarang ia perlihatkan. Mereka berjalan kearah kasir untuk membayar belanjaan mereka.

“ Nugu halmeoni?”

“ Putera ku”

“ Jeongmalyo” Ucap Ji Yeon dengan ceria. Entah mengapa, Ji yeon merasa akhir-akhir ini dia menjadi begitu ceria. Bagaimana tidak? Kebahagiaan terus berdatangan menghampirinya sekarang.

Dari kejauhan seseorang berjalan kearah mereka dengan langkah khawatir. Langkah orang itu tercekat tetapi ia terus berjalan walaupun ia sudah sangat khawatir.

“ Ji Yeon “ Ji Yeon berbalik, begitu juga dengan Halmeoni tua itu.

“ Sehun “ Ucap Ji Yeon dan Halmeoni tua itu bersamaan membuat kedua yeoja itu saling menatap. Halmeoni tua itu lalu menatap Ji Yeon dengan tatapan lekat dan beralih menatap Sehun

“ Apakah dia…”

 

 

TBC

148 thoughts on “Know Yourself : Hate or Love [ Part 5 ]

  1. daebak My Girl Ku Itu.Itu Baru Tipe Yeoja Yang Gwe Suka,
    Sehun Hyung Gumawo Sudah Mengajarkan Ji yeon Untuk melindungi dirinya..
    Dan Kuharap Kau Membahagikan Dia Layaknya Seorang Istri Yang Sayang Suami ..

  2. perang benar-benar dimulai, aku kira hyerin beneran ikhlas lepasin sehun ternyata tsk *smirk* konfliknya makin bertambah ya belum lg masalah antara yoochun dgn taehee ditambah park halmeoni yg bener2 kejam.. Jadi ga sabar utk baca next part hehe

  3. Owh owh critanya makin seru…… Thor part 6 nya di protek yah minta pw nya dong please….kalau aku mati gmana kan msih pnasaran sma kelanjutannya aku gentayangin loh thor please kasih tau pw nyah…

  4. So sweeet Banget tuuhh sehun oppa nyaaa….. aaaaaaaaa👏👏👏„„„„tapi ada yg sdang di khawatirkan niihh… bakalan gimana yahh respon dari nenek ituuu???? 😱..ahhh udah gak sabaran nihhh😍..post next story nyaaa ceepaaatt yaahh🙏🙏…hwaiting😉

  5. Hai eonni, aku baru nemu wp ini langsung baca part ini, aku sukaaaaaa… Jadi bacanya harus mundur lagi:D chap6&7 nya boleh minta pwnya? :)) gomawooo c:

  6. eonni minta PW part 6 sm 7 dong ..
    ini nomer aku 082388315574 please thor aku gabisa baca setengahsetengah hrs smpe end nnt aku mati penasaran kalo ga dikasih kalo ngga aku minta alamat email fb author deh biar aku inbox *bbuingbbuing ^^

  7. haha suka bnget tuch saat jiyeon berani melawan kelima yeoja centil itu dan mengalahkan mereka semua🙂
    memang darah tiran dari appanya sudah mengalir pada diri jiyeon🙂
    ,,,,
    waduuch gawat tuch si jiyeon tanpa sengaja bertemu dengan helmoninya , kira2 apa yg akan terjadi ya dan apa yg akan dilakukan oleh eomma yoochun terhadap cucunya ?

  8. haha aq suka bnget saat jiyeon dengan berani melawan kelima yeoja centil itu bahkan ia bisa mengalahkan mereka semua #daebaaakk nah gitu donk jiyeon kau memang harus sesekali berani melawan mereka semua agar mereka tdk berani macam2 lagi denganmu 😀

    darah keluarga tiran dari sang appa memang sudah menurun pada diri jiyeon🙂

    waduuch gawat tuch si jiyeon tanpa sengaja bertemu dengan nenek park ,,,
    apa yg akan terjadi ya ? dan apa yg akan dilakukan oleh nenek park pada jiyeon ?
    makin penasaran nich🙂

  9. haha jiyeoon daeebaak ia berani melawan yeoja2 centil itu bahkan ia bisa mengalahkan mereka semua seorang diri😀 nah gitu donk eon km harus berani melawan mereka agar mereka tdk berani macam2 lagi padamu😀

    darah dari keluarga tiran sang appa memang sudah menurun pda diri jiyeon🙂

    waduuch gawat jiyeon bertemu dgn nenek park , dan nenek park sudah tau kalau jiyepn adalah anak kin tae hee ,, lalu apa yg akan dilakukan oleh nenek park pada jiyeon ?

  10. yah gawat nih halmeoni nya udah ketemu deluan sama jiyeon. tapi semoga aja tuh halmeoni berubah pikiran ya setelah kejadian di super market itu😀 wkwk

  11. Hallo eonn, salam kenal^^ . aku reader baru disni eonn dan aku minta ijin buat bca” ff yng lainnya yaa eonn🙂 . Seblumnya aku minta maaf baru koment di part ini, soalnya bru nemu ff ini jdi langsng sistem kebut semalam bcanya, ceritanyaaa baguss eonn, sukaaa . apalagi sma tokoh sifat sehunnya ke jiyeon>< . ditunggu ff jiyeon yang lainnya eonn. Semngat!

  12. annyeong thor.. aku baru baca ff ini.. cerita.y keren bangettt apa lgi cast.y hunji couple,, mian baru comen di part ini.. minta pw part 6 & 7.y dong thor?boleh yah?boleh yah? klo boleh kirim lewat fb ini aja yah thor : tya mutya nur asry .. atau lewat no.hp : 085256073401.. gomawo thor. ditunggu karya ff jiyeon.y ne.. fighting!!^^

  13. aku suka bgt ff ini baru liat bikin mati penasaran setiap kali baca lanjutanya^^ terbawa suasana bgt bacanya,, maaf ya baru koment soalnya aku baru liat ni ff,, minta PW 6 & 7ÿ dongss plisss :’) kirim ke email aku yah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s