Confidential Love [ One Shoot ]

wpid-tara+jiyeon.png

Title : Confidential Love

Author : Margareta Isabela

Genre : Romance, frienship

Rating : General

Type : One Shoot

 

( Main Cast )

-Park Jiyeon

-Choi Minho

 

( Other Cast )

-All

***

 

( Author Pov )

 

Seorang yeoja berlarian dengan riang sambil membawa balon ditangannya. Jiyeon Yeoja itu dengan wajah riangnya berlari kearah kelas barunya membuatnya menjadi pusat perhatian banyak orang., kini ia sudah duduk dibangku kelas 2 SMA..

“Jiyeon..Park Jiyeon.. tunggu aku” Dibelakang Yeoja itu seorang yeoja cantik berlari mengejarnya dengan wajah yang kelelahan.

Jiyeon menghentikan larinya lalu melepaskan balon ditangannya membuat Balon itu terbang dengan bebas.

“Jung Soo Jung, Kau kemana saja? Aku mencarimu sedari tadi” gerutu Jiyeon dengan senyum tanpa rasa bersalah membuat Jung soo Jung atau yang biasa dipanggil dengan nama Krystal menatapnya dengan tatapan kesal. Sekesal apapun Krystal, ia sangat menyayangi Jiyeon..

***

Terdengar suara teriakan menggema disepanjang koridor SMA SHINHWA HIGH SCHOOl. Seorang namja tampan dengan wajah dinginnya berjalan dengan santai. 2 Yeoja dan 2 Namja populer berjalan dibelakangnya. Namja itu adalah Choi Minho, pewaris tunggal Perusahaan Choi. Perusahaan terbesar di korea. Perusahaan yang mendirikan beberapa Mall besar dan Hotel berbintang serta Sekolah SHINHWA HIGH SCHOOL.

Sedangkan 4 Orang  yang berjalan dibelakang Minho adalah Suzy, Jia, Kim Kibum dan Byun Baekhyun . Orang-orang yang terlahir dari keluarga kaya raya..

***

Lonceng istirahat berbunyi, Jiyeon dan Krystal bersama-sama pergi ke Kantin untuk mengisi perut mereka. Mereka duduk disalah satu meja yang terlihat paling besar dari meja yang lainnya. Semua mata menatap mereka

“Mengapa semua orang menatap kearah kita? Apakah ada yang salah dengan kita?”Tanya Krystal dan Jiyeon menggeleng tanda ia tidak tahu. Hingga terdengar suara teriakan yeoja..

Krystal menepuk keningnya bodoh, ia baru menyadari suatu hal..

3 Orang Namja dan 2 Orang yeoja tengah berdiri didepan Jiyeon dan Krystal yang menatap ke Lima orang itu dengan tatapan bingung. Tatapan Jiyeon tertuju pada seorang namja..

Namja itu juga menatap Jiyeon seakan mereka sudah saling mengenal. Jiyeon sedikit mengedipkan matanya pada Namja itu membuat namja itu menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan.

“Pergi” Ucap Suzy dengan nada dinginnya dan nada memerintah.

“Kau tahu? Ini meja milik kami” Lanjut Jia. Jiyeon hanya dapat mengangguk..

“Mianhae Sunbaenim, tetapi bukankah masih banyak meja lain? Kita sesama murid disini, jadi aku mohon maaf. Aku tidak akan pergi” Ucap Jiyeon dengan nada yang sedikit kesal. Terdengar suara bisikan dari orang-orang yang mengerumbungi mereka. Bagaimana bisa seorang Hobae berani menjawab ucapan seorang Suzy..

“YA! KAU”

“Sudahlah.. sebaiknya kita cari tempat lain saja”Semua orang menatap kearah Sumber suara.

“Minho” Ucap Suzy dengan terkejut, biasanya Minho adalah orang pertama yang akan murka jika apa yang mereka miliki di ambil seenaknya tetapi sekarang. Namja itu seakan tidak rela Suzy membentak yeoja yang sudah dengan sopan mengambil tempat duduk mereka..

“Kajja..” Minho berjalan kesalah satu meja lalu duduk. Key , Baekhyun, Jia dan Suzy berjalan mengikuti Minho. Sedangkan Jiyeon dan Krystal hanya bisa bersikap tidak perduli.

***

Minho berjalan masuk ke arah sebuah apartement mewah. Ia menatap sekeliling seakan mencari keberadaan seseorang.

‘Apakah ia sudah pulang?’ batin Minho lalu masuk kedalam kamarnya dan menemukan seorang yeoja tengah berbaring sambil membaca beberapa Novel.

“Kau sudah pulang Sunbae” Ucap Yeoja itu dengan menekan kata ‘Sunbae’ membuat Minho sedikit mendengus kesal. Minho melepaskan baju sekolahnya dan menggantinya dengan baju rumah. Lalu ikut berbaring disebelah yeoja cantik yang tidak lain adalah Isterinya itu..

Ya, Di umur yang semuda itu ia telah menikah. Menikah karena perjodohan beberapa bulan lalu. Tetapi biarpun begitu, ia sangat mencintai Isterinya itu. Bisa dibilang ia jatuh cinta pada pandangan pertama , begitupun sebaliknya..

Minho membelai lembut rambut yeoja cantiknya itu, Yeoja itu tersenyum dengan amat cantik padanya membuatnya sangat-sangat bersyukur mempunyai yeoja secantik itu.

“Jiyeonnie.. Mengapa kau meminta merahasiakan hal ini? Bukankah bagus jika mereka tahu bahwa kau adalah Isteriku?”

“Aku hanya tidak ingin mereka tahu. Aku tidak mau ikut didalam Gengmu Oppa. Aku takut melihat yeoja yang menatapku tajam siang tadi saat dikantin” Jawab Jiyeon dengan wajah polosnya.

“Arraseo.. tetapi kau harus ingat satu hal. Aku tidak suka kau dekat dengan namja lain.. “

“Nde Oppa.. aku tahu “

“Baguslah kalau begitu” Minho mengecup singkat bibir Anaenya itu lalu memeluknya dengan erat.

“Pelukanmu selalu hangat Oppa”

***

Jiyeon duduk disamping Krystal sambil membaca Novel yang ada ditangannya.

“Kalian aneh” Celetuk Krystal membuat Jiyeon menatap Krystal tanda tidak mengerti

“Kalian adalah Suami Isteri tetapi mengapa kalian seakan tidak mengenal satu sama lain dan satu hal lagi, bagaimana bisa kau pura-pura menjadi Fans fanatik Minho? Suamimu sendiri, jika aku menjadi kau aku akan menggandeng tangan Minho dan mengatakan bahwa ia hanyalah milikku. Kau tidak tahu? Banyak yeoja yang mengidolakan suamimu yang tampan itu” ucap Krystal. Jiyeon menatap sekitarnya, untung saja hanya ada mereka diruangan ituu.

“Itu permintaanku”

Krystal memang mengetahui bahwa Jiyeon dan Minho adalah Sepasang suami Isteri karena Jiyeon memberitahukannya beberapa hari yang lalu. Walaupun ia bersahabat dengan Jiyeon cukup lama, ia tidak pernah tahu bahwa Jiyeon sudah menikah.

“Lagi pula aku akan tetap dekat dengan Minho Oppa, disekolah aku akan menjadi Fans nya, tetapi jika dirumah.. aku adalah Isterinya” Ucap Jiyeon membuat Krystal menggeleng tanda tidak mengerti arah jalan pikiran sahabatnya yang cantik itu.

***

“Minho Oppa!! Fighthing!!!” Jiyeon berteriak layaknya Fans. Semua matanya menatapnya dengan tatapan tidak suka, tetapi Jiyeon tetap berteriak menyemangati Minho yang sedang memantulkan bola ditangannya dengan sangat lincah.

Suzy yang berada didepan Jiyeon hanya dapat menatap Jiyeon dengan tatapan tidak suka dan menggerutu kesal. Ya, Suzy mempunyai sebuah rasa pada Minho yang tidak pernah ia ungkapkan.

“Aaaaaaa” Jiyeon berteriak lagi saat Minho berhasil memasuki bola basket kedalam ring.

“Ya Jiyeon, kecilkan suaramu” Gerutu Krystal malu..

Jiyeon hanya dapat tersenyum bodoh lalu berkata..

“Ia hebat”

***

Jiyeon berjalan kearah sebuah ruangan , sebelum ia masuk. Ia melihat kesana kemari. Memastikan bahwa tidak ada yang datang. Saat ia masuk, ia menemukan Minho tengah duduk sambil membaca beberapa kertas. Minho adalah ketua osis disekolah itu..

“Oppa”

“Kau sudah datang, Kemarilah”

Jiyeon berjalan kearah Minho, lalu duduk dipangkuan namja itu dengan manja.

“Aku sangat bersemangat saat mendengar teriakanmu” Ucap Minho.

“Aku kira Oppa akan marah.. menurut beberapa orang yeoja yang ada diruangan. Oppa sangat tidak suka di soraki seperti itu”

“Anni,aku tidak akan marah Jika itu isteriku yang cantik” Pipi Jiyeon merona merah mendengar ucapan Minho, Minho sepertinya sangat suka menggodanya dan membuat pipi Jiyeon merona.

***

Suzy terus mendengus, membuat Baekhyun , Jia dan Key menatapnya dengan tatapan aneh.

“Ada apa denganmu?”tanya Jia

“Aku hanya kesal dengan yeoja bernama Jiyeon itu. Ia sepertinya sangat menyukai Minho”

“Kau tenang saja , Minho sangat anti pada yeoja seperti itu” Ucap Jia menghibur. Key memangguk tandai ia menyetujui ucapan Jia. Tetapi tidak dengan Baekhyun yang mengetahui siapa Jiyeon.

“Sebaiknya kau jauhi Minho “Celetuk Baekhyun

“Wae?”Suzy menatapnya tajam

“Kau tidak cocok dengannya” Jawab Baekhyun santai,

“Kau lebih cocok dengan Jang Wooyoung, Fans beratmu itu” Lanjut Baekhyun dengan mimik tanpa rasa bersalah membuat Suzy bertambah kesal.

***

Jiyeon keluar dari kelasnya sendirian dan menatap langit yang mulai gelap. Ya, ia dihukum karena tertidur saat jam pelajaran bahasa.

“ Huft! Otthokae? Aku harus bagaimana? Aku tidak berani melewati lorong itu” Gumam Jiyeon yang masih berdiri didepan kelasnya.

Ia memutuskan tetap berdiri didepan kelasnya, berharap ada seseorang yang lewat. Tetapi nihil.. hampir setengah jam, tidak ada orang yang lewat. Jiyeon bertambah ketakutan saat merasakan hawa lain didekatnya..

Jiyeon duduk berjongkok sambil menutup wajahnya. Ia menangis, Jiyeon memang sangat takut akan gelap. Ia ingin menghubungi Minho, tetapi sangat disayangkan. Baterai Ponselnya habis..

“Hey” Sebuah suara mengejutkan Jiyeon. Ia hampir saja berteriak girang saat Minho berdiri didepannya. Tetapi ia mengurungkan niatnya saat melihat Suzy, Jia , Baekhyun, Key berdiri dibelakang Minho.

“Apa yang kita lakukan disini? Kajja kita pergi” Ucap Suzy yang seakan tidak suka dengan Jiyeon. Baekhyun, Jia, dan Key berjalan mengikuti Suzy tetapi kemudian mereka berbalik karena Minho masih berdiri didepan Jiyeon yang kini masih menangis.

“Minho-ah, apa yang kau lakukan disana? Kajja.. bukankah kau berjanji akan mengantarku pulang” Tanya Suzy dengan nada manja.

“Mianhae Suzy-ah, Baekhyun aku bisa minta tolong padamu? Antarkan Suzy pulang.. aku masih ada berkas yang tertinggal” Ucap Minho

Suzy hanya mengangguk sedih dan berjalan pergi diikuti dengan Jia, Key dan Baekhyun.

***

( Jiyeon Pov )

Setelah mereka pergi, Minho Oppa berjongkok lalu memelukku. Aku menangis didalam pelukannya.

“Aku takut”

“Tenanglah, ada aku disini”

Setelah beberapa menit berpelukan. Minho Oppa berjongkok didepanku ..

“Naiklah”

“Kau akan menggendongku Oppa?”

“Ne, kajja”

“Tetapi aku berat”Ucapku dengan nada malu. Minho Oppa menatapku dengan tatapan lembut.

“Aku cukup kuat untuk menggendongmu” Akhirnya aku naik ke Gendongan Minho Oppa. Aku memeluk tubuhnya dengan erat..

“Aigoo.. Isteriku”

***

( Suzy Pov )

Saat kami tiba diparkiran , aku terdiam. Ada hal ganjil dengan Minho dan Yeoja itu?

“KAU KEMANA” aku mendengar suara teriakan Jia saat melihatku berlari kembali kearah sekolah. Aku terus berlari hingga aku tiba ditempat Minho tadi berada.

‘Deg’ Aku melihat Minho memeluk yeoja itu. Sakit! Aku merasa sangat sakit..

Beberapa menit kemudian, Minho berjongkok dan yeoja itu naik ke Gendongannya.

“Aigoo Isteriku..” Aku melangkah mundur, terkejut dengan apa yang kudengar. Isteri? Apa maksudnya? Apakah Minho..

“Suzy” Aku mendengar suara Minho. Ia sepertinya terkejut dengan kehadiranku begitu juga dengan yeoja itu yang terlihat menatapku dengan tatapan terkejut..

***

( Author Pov )

Kini Minho, Jiyeon, Suzy, Jia , Baekhyun dan Key duduk disalah satu kursi yang ada di Sebuah Cafe. Suzy, Jia dan Key menatap Minho seakan meminta penjelasan.

“Bagaimana bisa kau menikah tanpa memberitahukan kami” Ucap Key menatap Minho dengan tatapan kecewa.

“Mian, tetapi aku merasa ini Privasiku” Ucap Minho dengan nada dingin. Begitulah ia, ia tidak pernah bersikap lembut pada siapapun kecuali eommanya dan Jiyeon.

“Aish” Key hanya dapat menghela nafas kesal.

“Kau Kejam” Suzy yang tadi hanya diam , kini menatap Minho dengan tatapan kecewa. Minho terlihat sedikit merasa bersalah, karena ia terlanjur mengetahui bahwa Suzy menyukainya.

“ Sudah, jangan terus menyalahkannya. Kalian seharusnya dapat mengerti.. kalian hanya sebatas sahabatnya jadi, Kalian tidak bisa mengetahui apa yang bersifat rahasia bagi Minho” Ucap Baekhyun dengan santai.

“Ya Byun Baekhyun..”

“Wae”

“Jangan-jangan kau sudah mengetahui bahwa Minho dan .. Siapa Namamu?” Key terhenti mengucapkan kata-katanya dan malah menanyakan nama Jiyeon.

“Jiyeon” Jawab Jiyeon pelan

“Nde, Minho dan Jiyeon sudah menikah” Ucap Key melanjutkan ucapannya.

“Memang” Jawab baekhyun Santai.

‘TUK’ Key menjitak kepala Baekhyun membuat Baekhyun meringis kecil sambil mengelus kepalanya. Sedangkan Jia terlihat hanya dapat diam sambil menatap Jiyeon tajam dan mengelus rambut Suzy yang sudah meneteskan air mata. Jia tahu bagaimana terlukanya hati Suzy sahabatnya.

“Choi Minho, kau sangat beruntung! Kau tahu? Padahal aku berniat mendekati Jiyeon karena aku merasa jatuh hati padanya. Tetapi ternyata.. aish” Celetuk key membuat Minho terkekeh kecil.

***

-Keesokan Harinya..

Jiyeon menggeliat kecil didalam pelukan Minho. Ia menatap jam, ternyata sudah jam 6 pagi.

Jiyeon bangun dan memutuskan untuk menyiapkan sarapan pagi untuk Minho.

“Minggu pagi yang cerah” Gumam Jiyeon saat membuka jendela.

Jiyeon membuka kulkas dan menepuk dahinya. Ia lupa membeli bahan makanan. Jiyeon berjalan kearah kamarnya dan mengambil jaketnya, ia berencana untuk pergi ke Super Market yang berada tak jauh dari Apartement yang ia dan Minho tempati.

Saat Jiyeon akan menggapai pintu keluar, sebuah suara mengejutkannya..

“Kau ingin pergi kemana pagi-pagi seperti ini ?”

“Oppa, kau sudah bangun? Aku ingin pergi ke Super Market untuk membeli beberapa bahan makanan. Kau mau ikut?” Tawar Jiyeon.

“Ne, tunggu dulu” Minho berjalan kearah kamar mereka lalu keluar menggunakan Jaket.

“Kajja” Minho menarik Jiyeon sambil menggenggam tangan Jiyeon.

***

( Jiyeon Pov )

Aku berjalan mengelilingi Super Market, mencari beberapa bahan makanan untuk ku masak. Aku menatap sekelilingku, banyak ibu-ibu yang berada disini. Aku bahkan tidak melihat anak-anak seumuran denganku disini..

Aku sepertinya memang menikah terlalu muda.. -,-

Aku berbalik dan tidak menemukan Minho Oppa dibelakangku. Kemana ia?

Terdengar suara teriakan membuatku menoleh dan mendapatkan Minho Oppa tengah dikelilingi oleh Ahjumma-ahjumma..

“Jadilah menantuku..”

“Puteriku sangat cantik.. cocok denganmu”

“Aigoo kau sangat tampan”

Aku mendengar beberapa celotehan dari ahjumma-ahjumma itu. Aku hanya dapat tersenyum kecil melihat wajah Minho Oppa yang terlihat terganggu. Aku berjalan kearah mereka lalu menggandeng tangan Minho Oppa.

“Mianhae, tetapi ia adalah suamiku”

“Suamimu? Ya anak muda, kalian masih sangat muda untuk menikah.. jadi jangan menipu kami.. “

Aku hanya dapat menghela nafas kecil .. Mempunyai Nampyeon tampan memang sangat menyusahkan -,-

***

( Krystal Pov )

#BRUK!!

Pantatku dengan sukses mendarat dilantai dingin sekolah. Aku menatap kesal Park Han Byul, ia dengan sengaja mengaitkan kakinya pada kakiku membuatku yang sedang berjalan bersama Jiyeon terjatuh.

“YA!” Ucap Jiyeon tidak terima. Han Byul adalah musuh bebuyutan kami sejak kami masuk ke sekolah ini..

Ia selalu saja mencari masalah denganku, dan yang paling menyebalkan ia selalu menuduhku dan Jiyeon merebut kekasihnya –Lee Joon yang sangat Playboy itu. Han Byul dan kedua temannya yang centil itu menarik rambut Jiyeon membuat Jiyeon meringis.

Aku bangkit dan menarik rambut HanByul hingga terjadilah tarik menarik diantara kami.

Tanpa kami sadari, kami menjadi pusat perhatian..

“Jiyeon.. Jiyeon..”

“Han Byul.. Han Byul” Aku mendengar sorakan beberapa murid. Apakah mereka kira ini pertarungan..!!

“CUKUP!!” Suara Choi Minho sang Ketua Osis menggema. Dengan cepat Han Byul dan gengnya melepaskan tarikannya pada rambutku dan Jiyeon ..

“Argh.. kepalaku sakit” Han Byul pura-pura kesakitan sedangkan aku dan Jiyeon hanya dapat menatapnya bingung.

Jiyeon terlihat sangat berantakan dengan rambut yang terlihat acak-acakan..

“JUNG SOO JUNG, PARK JIYEON, PARK HAN BYUL, JUNG HYERIN, KIM HYEMI, IKUT AKU KE RUANGANKU !! “ Suara Minho menggelegar dengan sangat tegas. Jiyeon hanya dapat menunduk lalu berjalan mengikuti Minho diikuti denganku serta 3 trio centil itu.

***

( Author Pov )

Jiyeon, Krystal, Han Byul , Hyerin dan Hyemi duduk sambil menunduk saat Minho membentak mereka. Selain sebagai Ketua Osis , Minho diberikan wewenang untuk menghukum murid-murid yang membuat keributan atau kerusuhan di sekolah itu.

“Sebagai hukumannya , Han Byul, Hyerin dan Hyemi. Kalian membersihkan Toilet sekolah dan Park Jiyeon dan Jung Soo Jung, kalian akan aku beri hukuman untuk membersihkan ruangan olahraga” Ucap Minho.

“Tapi bukankah Ruangan Olahraga sudah diber-“ Han Byul membuka mulut ingin protes tetapi Minho dengan cepat memotongnya.

“Anni,, walaupun begitu, masih ada debu yang tertinggal” Ucap Minho. Jiyeon dan Krystal tersenyum penuh kemenangan, Jiyeon tahu bahwa Minho tidak ingin memberikan hukuman yang terlalu berat padanya.

Han Byul , Hyerin dan Hyemi keluar dari ruangan OSIS dengan wajah kesal..

“Sepertinya ketua osis berpihak pada mereka”- Han Byul

“Padahal aku berharap Minho Sunbae membela kita dan memberi hukuman berat untuk yeoja-yeoja menyebalkan itu” -Hyerin

***

Jiyeon dan Krystal duduk disalah satu kursi yang ada diruangan Olahraga.

“Tidak ada debu ataupun sampah disini.. ruangan ini terlihat bersih” Gumam Krystal

“Ternyata ada gunanya juga kau menjadi isteri Choi Minho” ucap Krystal lagi. Jiyeon hanya dapat terkekeh kecil..

Beberapa menit kemudian, Minho muncul dengan makan ditangannya. Jiyeon tersenyum kecil..

“Oppa”

“Ini untukmu, dan ini untukmu”

“Gomawo Sunbae”

“Nde..”

Minho duduk disamping Jiyeon yang terlihat dengan semangat memakan roti berselai keju itu.

“Oppa.. “

“hmm?”

“Aku kira Oppa benar-benar marah saat Oppa membentak kami tadi. Tetapi sungguh, bukan aku dan Krystal yang memulai perkelahian itu” Ucap Jiyeon disela makan-nya.

“Aku tahu..Jangan berbicara saat makan, nanti kau tersedak” Jawab Minho dengan senyum dan terlihat sangat perhatian pada Jiyeon.

‘Baru kali ini aku melihat Choi Minho sang ketua Osis tampan yang dingin bersikap selembut itu. Park Jiyeon kau Daebak’ Batin Krystal.

***

( Krystal Pov )

Aku berjalan dengan langkah pelan melewati tangga yang ada dikoridor sekolah. Tanpa sengaja aku tergelincir membuatku hampir terjatuh, untung saja sebuah tangan kekar dengan sigap menahanku.

‘Deg’ Wajah Minho berada sangat dekat dengan wajahku dan itu membuatku sangat gugup, Minho sunbae terlihat sangat-sangat tampan. Aku mengedipkan mataku beberapa kali sambil menatap mata belo-nya.

Ckrek! Terdengar bunyi kamera, dengan segera Minho Sunbae melepaskan pegangannya pada pinggangku.

“Omo Kalian sangat romantis, apa kalian berpacaran. Sempat-sempatnya saja berciuman” Ucap Mir dengan suara yang besar sambil memperhatikan foto-foto yang ia foto menggunakan kameranya, pasti terjadi kesalah pahaman.. Tanpa kami sadari, kami menjadi pusat perhatian.. Entah mengapa, pipiku menjadi memerah..

“Aku ingin lihat..” Beberapa murid mengerumbungi Mir, sedangkan aku masih menunduk menyembunyikan pipiku yang memerah dan tanpa sadar aku tersenyum.

“Omo Jung Soo Jung dan Choi Minho berciuman difoto itu” Ucap Salah satu murid dengan suara yang sangat besar. Aku dengan segera mengambil kamera Mir dan benar saja, didalam foto itu aku terlihat sedang berciuman dengan Minho Sunbae. Tetapi kenyataannya kami tidak berciuman sama sekali..

Aku menatap kearah Minho sunbae yang terlihat terpaku dan menatap kearah depan. Aku mengikuti pandangannya dan kini Jiyeon tengah berdiri dengan air mata yang membasahi pipinya..

“Ji..Jiyeon”

Apa yang ku lakukan? Ada apa denganku dan mengapa ..? Mengapa jantungku berdebar.. apa aku menyukai Minho Sunbae..

Jiyeon sudah berlari pergi. Minho sunbae terlihat mengejarnya dan itu membuatku merasa sakit..

Jiyeon-ah Mianhae.. L aku tidak tahu mengapa tiba-tiba perasaan itu muncul kembali. Ya, Dulu aku begitu menyukai Minho sunbae. Tetapi saat mengetahui bahwa ia akan menikah dengan sahabatku aku berusaha mengubur perasaan itu..

***

( Jiyeon Pov  )

Aku terus berlari dan berlari. Jantungku seolah tertusuk beribu jarum tajam. Aku tidak dapat menahan tangisku.. Aku tidak menyangka Minho Oppa dengan tega menghianatiku.. aku tidak menyangka mereka benar-benar jahat padaku hikzz..

“ Hikz..”

Aku memutuskan untuk pergi ke rumah orang tuaku. Sesampai dirumahku yang sederhana, aku masuk kedalam kamarku dulu lalu menutupnya. Aku mendengar suara eomma yang memanggilku.

“Jiyeon-ah, Gwenchana?” Ucap eomma yang terdengar khawatir.

“Eomma.. hikzz.. tolong tinggalkan aku sendiri” Ucapku dengan suara serak.

“ Arra, eomma harap kau baik-baik saja. Panggil eomma jika kau membutuhkan eomma” Aku mendengar suara prihatin eomma. Perlahan aku mendengar suara langkah kaki menjauh.

***

( Choi Minho Pov )

 

Beberapa hari ini Jiyeon terus menghindariku. Beberapa hari ini juga ia tidak pernah pulang ke Apartement, saat aku ingin menemuinya dikediaman keluarga Park. Ia menolak bertemu denganku..

Krystal juga terlihat berusaha dengan keras menjelaskan semuanya pada Jiyeon. Tetapi sepertinya Jiyeon sudah terlanjur salah paham dengan semua yang terjadi.

“ Choi Minho! Apakah benar kau berpacaran dengan Krystal? Kau tahu? Berita ini menjadi berita Populer disekolah ini?” Celetuk Baekhyun yang baru saja datang.

“aku sempat melihat foto yang menunjukkan kau dan.. Krystal ..” Jia terlihat takut untuk melanjutkan ucapannya.

“Kau Napeun Namja” Suzy yang sedari tadi diam kini mengeluarkan suaranya sambil menatapku dengan tatapan datar. Aku tahu bahwa ia masih marah padaku..

“Aigoo.. Choi Minho, mengapa kau berselingkuh dengan sahabat Anae mu sendiri? Aigoo.. pantas saja belakangan ini Jiyeon menjadi murung. Berikan saja Jiyeon padaku dan aku akan setia. Kau Napeun Namja!” Celetuk Key sambil menatapku tajam.

BRAK!! Aku menggebrak meja Kantin membuat semua mata menatap kearah kami. Tepat saat itu, Jiyeon memasuki kantin bersama Krystal disampingnya, apakah mereka sudah berbaikan? Aku melihat tangan Krystal melingkar ditangan Jiyeon.

“Park..Jiy-“ Krystal berhenti berbicara saat menyadari suasana kantin yang diam.

“Kau kira kau siapa!! Walaupun kau adalah sahabatku jangan kira aku tidak bisa melakukan hal jahat padamu! Kau tahu sendiri bukan bahwa aku tidak akan membiarkan seorang pun memiliki apa yang ku punya termasuk Yeojaku!” Bentakku dengan suara keras membuat Key yang awalnya berdiri kini terduduk dan menunduk takut.

“ Aku tidak akan membiarkan kau mengambilnya karena ia hanya milikku. Park Jiyeon adalah milikku dan selamanya akan menjadi milikku” Ucapku dengan nada penuh emosi. Seketika kantin menjadi riuh, beberapa yeoja terlihat menangis mendengarnya. Sepertinya Patah hati..

Aku melihat banyak orang mengerumbungi Jiyeon dan Krystal seakan meminta penjelasan. Jiyeon terlihat bingung dengan pertanyaan yang dilontarkan orang-orang itu.

Dengan langkah cepat aku berjalan kearahnya lalu menarik tangannya pergi..

***

( Baekhyun Pov )

Sedari tadi Key tidak berhenti menangis. Bagaimana bisa ada namja secengeng ini? Aku , Jia dan Suzy hanya dapat menatap Key dengan tatapan malas, sudah berbagai cara kami lakukan agar membuatnya berhenti menangis dengan wajah sejelek itu.

“Siapa yang menyuruhmu berkata seperti itu pada Minho.. kau tahu sendiri ia sangat sensitive saat ini” Gumam Jia dengan wajah santai.

“Apa yang harus aku lakukan .. hikz.. otthokae.. Minho pasti akan membunuhku”

“Aku mengenal Minho, ia tidak mungkin membunuhmu hanya karena itu. Kau tenang saja, mungkin ia hanya akan memberikan satu lingkaran hitam dimatamu” Ucap Suzy membuat tangisan Key bertambah nyaring.

Aku , Jia dan Suzy menahan tawa kami..

“AKU HARUS BAGAIMANAAAAA” Teriak Key dengan Frustasi..

***

( Jiyeon Pov )

Krystal sudah menceritakan kejadian yang sebenarnya dan aku merasa menjadi mahluk paling jahat. Bagaimana bisa berperasangka buruk terhadap Krystal dan Minho. Terlebih lagi aku meragukan rasa cinta Minho Oppa yang sangat besar padaku. Aku benar-benar bersalah kali ini, aku akan menerima jika minho oppa akan membentakku lalu marah padaku.

Minho oppa terus menarik tanganku hingga kami sampai di Ruangan Osis. Akhirnya Minho Oppa mengendorkan pegangan tangannya ..

“Oppa, Mian” Ucapku dengan mendunduk

“Untuk apa?”

“Aku telah salah paham”

“Kau sudah mengetahui semuanya?”

Aku hanya dapat mengangguk men’iyakan’ pertanyaan Minho Oppa. Aku merasakan sebuah tangan mengelus pipiku lembut lalu menatap mataku dalam. Aku membalas tatapan Minho Oppa..

“Gwenchana…”

“Aku senang kau sudah tidak salah paham lagi, aku merindukanmu” Ia memelukku dengan sangat erat.

“Aku hampir saja bunuh diri karena aku pikir kau akan meninggalkanku” Celetuknya dan itu membuatku sedikit merinding. Minho Oppa ternyata mempunyai sedikit sisi yang mengerikan..

“Jangan pernah meninggalkanku lagi”

***

( Krystal Pov )

‘Deg’ Aku hanya dapat menatap pedih Jiyeon dan Minho yang terlihat berpelukan. Aku kembali menutup pintu itu dan berjalan pergi. Aku harus melupakan dan menghapus perasaan ini, aku tidak ingin Jiyeon meninggalkan sahabatnya yang bodoh ini..

Bruk! Tanpa sengaja aku menabrak seseorang. Huft, aku benar-benar sangat ceroboh.

“Gwenchana..?”

‘Deg’ Kang Minhyuk,apa yang ia lakukan disini? Bukankah ia masih berada di Australia..

“Kau?”

“Krystal-ahh” Ia memelukku. Beginilah Kang Minhyuk, ia terlalu tergila-gila padaku dan itu kadang membuatku merasa ia menjijikan -,-

“Ya lepaskan!”

“Aku merindukanmu”

“Aish!”

END~

Gantung ya? Atau Gak Jelas gituhh -,- Mian, Author lagi gak fokus jadi beginilah fanfiction Abal2 inihh -,-

 

58 thoughts on “Confidential Love [ One Shoot ]

  1. ceritanya baguus tapi kurang gimana gitu permasalahannya kkkk mian aku kritik *bow*
    tapi aku suka sama ceritanya :3
    keep writing thor ^^

  2. Aaah annyeong thor …

    Aku baru baca ni ff … Dan aku menumukan kesamaan dngn ff di blog lain … Cast yeoja nya emng masih ttp jiyeon tapi cast namja nya bukan minho … Dan klo arthor oneshoot .. Klo yg onoh chapter ..

    Dan kerakter namja juga gk sama … Kesamaan yg benar benar sama itu ada di bagian – Teman cast yeoja yg jatuh dari tangga ,terus di tanggkep sama cast namja .. Sampai .. Tmn cast yeoja ngebujuk cast yeoja (jiyeon ) .. Nah bagian itu bener mirif thor …

    Setelah di liat liat tgl post nya … Kyanya dluan arthor deh .. yg post … Sepertinya kalian mempunyaii kesamaan imajinasi .. Hehe /??

    Next ff lain ~

  3. Annyeong😀
    nae reader baru..
    FF ini menipu :3
    Nae kira ceritanya mirip BBF, eh! Taunya lebih keren dari BBF😀
    FFnya keren banget, pertamanya gak nyangka kalau si Jiyeon istrinya. Tapi pas ada kalimat menunggu-menunggu yeoja diapartment nae pikir jangan-jangan jiyeon dan ternyata benar /yeah!!!/
    Endingnya kurang mengigit thor, ini sepertinya akan muncul chapter 2nya😀
    ditunggu thor chapter 2nya😀
    mian kalau ada salah kata😀

  4. Nie emanj gantung eon,,
    Tapi bnran dech
    Story_ny sweeeeeeet
    Bangeeetttt…Kkkk
    Next ff MinJi_ny q tunggu
    Selalu eooon…😉😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s