l’ll Be There [ One Shoot ]

collage

Tittle : I’ll be There

Author : Margareta Isabela

Genre : Sad Romance

Type : One Shoot

Rating : General

( Main Cast )

  • Choi Minho
  • Park Jiyeon
  • Im YooNa

( Other Cast )

  • All

Annyeong ^^ Author kembali membawa Fanfiction One Shoot Milik Author.. Semoga Fanfiction ini berkesan ne ^^ Gomawooo ~

 

***

( Author Pov )

Seorang yeoja terlihat memetik beberapa bunga indah didepannya. Senyum tak lepas dari wajahnya, yeoja yang terlihat sangat ceria..

Yeoja itu berlari kesana kemari dipadang rumput yang menyimpan sejuta kenangan bagi yeoja itu.

Dari kejauhan terlihat seorang namja tengah menggonceng yeoja dibelakangnya membuat yeoja yang berlarian di padang rumput itu terdiam..

Ada rasa sakit dihatinya, tetapi apa daya? Ia hanya teman bagi namja tampan itu. Yeoja itu melambai pada dua orang yang terlihat saling mencintai dan terlihat tidak menanggapinya.

‘Tenanglah Park Jiyeon’Batin yeoja itu menyemangati dirinya..

Perlahan dua orang itu menghilang dari pandangan yeoja bernama Park Jiyeon itu. Jiyeon tersenyum kecil. Ia kembali ke kegiatan awalnya memetik bunga-bunga indah yang ada dipadang rumput besar itu..

***

Aku mencintaimu..

Walaupun kau hanya menganggapku teman..

Yeoja itu, Park Jiyeon menatap namja didepannya dengan senyum yang dipaksakan. Lagi-lagi namja itu menceritakan tentang gadis kota yang datang ke Desa mereka. Jiyeon hanya dapat tersenyum kecil..

‘Dulu kau bilang aku adalah yeoja yang selalu ada dihatimu, Choi Minho kau Pabo’ Batin jiyeon sambil menatap namja didepannya

Namja itu terus bercerita hingga hari sudah semakin larut dan namja bernama Minho itu pamit untuk pergi menemui gadis kota yang datang ke desa mereka bernama , Im Yoona.

Setelah namja itu pergi, Jiyeon menangis dengan derasnya. Hatinya sungguh sakit mendengar cerita dari namja yang sudah lama ia cintai itu, ia sakit mendengar namja itu mengatakan bahwa namja itu mencintai Im Yoona.

‘Babo!Babo! Mengapa kau tidak menyadari perasaanku’ Batin Yeoja itu sambil menghapus air matanya.

‘Babo!Babo! Mengapa kau tidak menyadari perasaanku’ Batin Yeoja itu sambil menghapus air matanya.

Jiyeon berjalan pergi meninggalkan Padang Rumput tempat ia dan Minho sering bertemu. Tempat mereka bertukar cerita dan saling tersenyum satu sama lain. Jiyeon berjalan dengan tertatih..

‘Tuhan, tolong sampaikan pada-nya bahwa aku sangat mencintainya’

***

Please look at me, look at me, look at me

I feel you, I feel you, I feel you like this

I tried to hold onto the way you speak, your smile

I tried to hold on to you

 

Jiyeon terpaku melihat namja didepannya yang tengah tertawa dengan riangnya. Yang terlihat sangat bahagia

“Yoona menerimaku, Gomawoo Jiyeon-ah. Aku yakin semua ini karena doa dan dukunganmu. Kau adalah sahabat terbaikku dan aku tidak akan pernah melupakanmu”Ucap Minho sambil menatap Jiyeon dengan tatapan bahagia dan berterimakasih.

Minho memeluk tubuh mungil Jiyeon dengan erat seakan Jiyeon adalah yeoja yang sangat berjasa akan hubungan percintaannya dan Yoona..

In the place we were together

In the moments that I started to resemble you

I was so happy just by walking in the rain with you

But you’re not here, you’re not here

How can I live as I erase you?

In the times we walked together

In the places where the memories and lingering attachments were made

I’m standing there because I miss you so much

***

( Jiyeon Pov )

08 Desember 2002

Aku duduk sendiri di tengah Padang rumput menunggunya, hari ini adalah hari ulang tahunnya dan ia berjanji akan merayakannya bersamaku. Tetapi aku tidak menemukannya sama sekali, tidak ada tanda-tanda kehadirannya ..

Aku menoleh kesana kemari mencari kehadirannya..

Sudah ku duga,, ia tidak akan datang, ia pasti merayakannya bersama Yoona. Belakangan ini ia jadi melupakanku seolah aku tidak ada, ia sering melanggar janjinya padaku. Aku tahu bahwa aku hanya ‘Sahabatnya’ tetapi apakah ia bisa menghargai diriku sedikit..?

Ada hal yang ingin ku katakan padanya, aku ingin mengatakan bahwa aku mencintainya. Waktu ku tidak lama lagi, aku tidak ingin meninggalkannya saat ia tidak tahu perasaanku padanya.. ia harus tahu perasaanku ..

Sakit! Rasa sakit yang luar biasa, aku memegang jantungku dengan sangat kuat. Aku mengambil sebuah obat dari kantung bajuku.. Obat ini pun sudah tidak berfungsi, rasa sakit itu semakin menjadi.. Minho Jebal.. datanglah

Aku tidak ingin, maut merenggut nyawaku sebelum aku bertemu denganmu..

***

( Author Pov )

“Jangan pergi”

“Yoona-ah , Jebal.. aku harus pergi , Jiyeon menungguku”

“Ia pasti sudah pulang, temani aku disini saja.. aku yeojachingumu sedangkan ia hanya sahabatmu! Ia tidak penting untukmu” Ucap Yoona yang sudah setengah mabuk sambil memegang tangan Minho dengan manja. Ya, sekarang mereka sedang berada dirumah Yoona sambil merayakan ulang tahun Minho dengan Soju..

Ucapan Yoona seakan membuat Minho menyadari sesuatu. Namja itu menatap Yoona dengan lekat. Namja itu terus memandang wajah Yoona seakan mencari sesuatu..

“Lepaskan aku”

“Shireo!”

“Jebal..”

“Kau pilih yeoja itu atau aku”

“Aku… Aku” Minho menghela nafas pelan, ia yakin pilihannya kali ini sangat tepat..

“Aku memilih Jiyeon”

“Mwo”

“Aku..Aku tidak ingin kehilangannya, sejak awal aku sudah berjanji pada diriku sendiri. Jika aku jatuh cinta, aku tidak akan mengobrankan Jiyeon aku tidak akan ingin kehilangannya, ia satu-satunya orang yang mengerti diriku. Mianhae Yoona-ah”Minho pergi dengan hati yang sakit..

Ia mencintai Yoona, tetapi baginya Jiyeon adalah hal paling berharga didalam hidupnya..

Minho berlari dengan cepat , walaupun udara sangat dingin. Ia yakin bahwa Jiyeon masih menunggu dirinya. Langkahnya terhenti saat melihat seorang yeoja tengah berbaring dengan tangan memegang sebuah kertas..

***

Seorang namja terlihat berjalan ditengah hujan deras yang membasahinya. Tidak ada senyum diwajah namja itu, ia memegang sebuah kertas ditangannya.. kertas yang hampir luntur terkena hujan.

Mianhae Minho-ah aku tidak bisa menunggumu lebih lama lagi. Kau Pabo! Kau membiarkan yeoja menunggumu ditengah malam yang dingin.. hehe aku hanya bercanda ..

Aku senang jika kau memang bahagia dengan pilihanmu.. aku ingin mengatakan sesuatu..

Aku.. Aku menyukaimu.

Ah… aku malu, kau pasti sangat merasa jijik padaku. Aku tahu, dan aku ingin meminta maaf padamu. Maaf jika selama ini aku bukanlah sahabat yang baik untukmu. Aku hanya ingin kau tahu bahwa aku sangat mencintaimu dari kita kecil sampai sekarang..

Mungkin saat kau membaca surat ini, aku sudah tidak disampingmu. Tapi percayalah bahwa aku akan selalu hidup dihatimu.. O Iya.. selama aku pergi, aku berharap kau selalu menjaga Padang Rumput itu dan jangan lupa untuk merawat bunga-bunga yang ada disana..

Aku sangat menyukai bunga-bunga itu, Mian jika merepotkanmu..

Selamat Tinggal..

Namja itu berlari kearah sebuah makam, namja itu menangis diderasnya hujan. Namja itu terduduk disebuah makam yang bertuliskan ‘Park Jiyeon’ ..

“Mianhae..”

“Aku salah..”

“Jiyeon-ah,, Saranghae”

“Jiyeon-ah aku mohon kembalilah, aku janji akan selalu berada disisimu.. jangan tinggalkan aku..”

“Jebal..”

“Tidak ada yang bisa menggantikanmu.. aku mohon kembalilah”Minho terus berbicara sendiri. Seakan ucapannya bisa kembali menghidupkan Jiyeon.Tanpa Minho sadari seorang yeoja memperhatikannya dari jauh… ada sorot kesedihan diwajah yeoja itu..

‘Choi Minho.. cukup.. mengapa kau menangisi yeoja yang belum tentu akan kembali’batin yeoja yang tidak lain adalah Yoona.. Yoona menatap Minho dari kejauhan tanpa berniat mendekatinya.

“Walaupun aku sudah tidak berada didunia, aku akan selalu berada dihatinya. Dihati Choi Minho”-Jiyeon

“Jika aku bisa, aku ingin mengulang waktu. Aku ingin kembali ke Masa lalu yang indah saat aku bersama Jiyeon”-Minho

“Aku mencintainya, tetapi aku sadar bahwa ia hanya menatapku sebagai seseorang yang ia sukai bukan orang yang ia cintai..”-Yoona

END

Akhirnya Fanfiction yang author buat selesai juga, Mian Jika Fanfiction yang Author buat agak sedikit kurang jelas dan kependekkan karena Fanfiction ini Author buat dalam waktu setengah jam..

Mian juga kalau Ada kesamaan cerita, Fanfiction ini benar-benar buatan author dan bukan Plagiat ! Mohon Komentar dan Saran nya Gomawo~

#Buing-Buing

 

 

37 thoughts on “l’ll Be There [ One Shoot ]

  1. minho ,, minho,, orang yg berada didekatmu tak kau perhatikan ,, setelah dia pergi penyesalan yg akan dtang ,,
    next chingu,, keren nih

  2. minho kenapa ngga peka banget sih sama perasaannya jiyeon…….iss nyebelin kenapa harus sad ending ……..neeeext eonnni kelanjutan my life kapan di publis……

  3. Minho baabo babo babo hufttttt hwaaaaaa jiyeon meninggal😦
    Minho sadar tp disaat jiyeon udh ga ada di dunia.. Pasti nyesel nya ampun2 deh si minho

  4. kupikir bkal happy ending….
    ternyata,,,,,,,
    dasar minho klo udh tau cinta ma jiyeon knp nggk ngomong dr dlu aja….
    aaaiiissshhh….
    bikin geregetan…..
    d tnggu eonn ff yng lain…..
    jgn lma”yyyyyaaaaa…..🙂

  5. 😥 minho jhat !!!!
    knpa membuat jiyeon menunggu ???
    pdhl jiyeon b’than demi minho, tp syang pertahanan jiyeon sia” krna minho baru dtang saat jiyeon udh pergi utk selama’y

  6. Eoniiiiiiii.. Mianhae aku br smpt cek wp eonni lg😦 jeongmal mianata.. Nih aku mau kejar bc ff2 eonni.. Wah knp sad eon??😦 dasar minho keroro babo!!! Aigo (╮°-°)╮┳━┳ (╯°□°)╯ ┻━┻ jiyi jd meninggal😥

  7. Huaaaaa :”
    Sad endinggg u.u
    Dan ending nya pasti ada rasa penyesalan u.u
    Minho-ah, neo pabboyaa!
    Ternyata ji meninggal karna penyakitnyaa :”
    Minho kenapa harus telat sihh menyadari perasaan nya k ji, iss..
    Nice ff eon, d tunggu ff ji yg lainnyaa🙂

  8. Sad ending huaaaa :”(
    Minho msh belum bisa bedaion mana cinta mana suka, jiyi tegar bgt sama minho yg udah jd milik orang lain :’)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s