[ One Shoot Or Chapter ] Memory Of You [ Minji Couple ]

cats

Tittle : Memory Of You

Author : Marsa_Queens

Genre : Romance, Friendship

Type : One Shoot Or Chaptered

Rating : -16

Main Cast : Park Jiyeon, Choi Minho, Kim Jong In, Kim Ha Neul

Other Cast : All

 

Annyeongg Author bawa FF baru nih ^^ Jangan Lupa RCL Nee ^^ Mian kalau Ffnya gak bagus😀

Gomawoo~

***

( Jiyeon Pov)

Untuk kesekian kalinya aku melihatnya menampilkan wajah sedih itu. Aku sudah tidak sanggup lagi melihat namja yang kusuka menyukai Dongsaengnya sendiri. Aku berjalan menghampirinya, namja tampan yang sudah lama membuatku jatuh cinta Kim Jong In.

Aku duduk disebelahnya, seperti biasa ia hanya menanggapiku dengan wajah dinginnya.

“Apa yang kau lakukan disini”Tanyanya dingin

“Aku..”

“Jika sudah, aku harap kau cepat pergi”

Aku memandangnya dengan sedih. Bagaimana bisa ia bersikap seperti itu padaku? Aku hanya dapat menarik nafas dalam. Aku harus menerima kalau Kai menyukai Dongsaengnya sendiri Kim Ha Neul, Ha Neul memang sangat cantik. Kai juga sangat dekat dengan Dongsaengnya itu.

“Sampai kapan kau akan terus menyukainya”

“Apa maksudmu”

“Ha Neul”

“Diam!Bukankah aku sudah mengatakan bahwa kau harus tutup mulut?”Ucap Kai dengan nada dingin. Aku tahu bahwa ia sangat terpukul saat mendengar bahwa Ha Neul berpacaran dengan seorang namja bernama Oh Sehun.

“Dia adikmu”

“Aku tidak perduli”

“Kau Gila”Aku sudah mulai kehabisan kesabaran

“Jangan mengurusiku, urusi dirimu sendiri”Ucapnya dengan nada dingin lalu berlalu begitu saja. Aku hanya dapat menangis sambil memandang belakangnya yang perlahan menjauh. Sampai kapan? Sampai kapan kau tidak akan menganggapku ada? Apakah kau tidak menyadari bahwa aku selalu ada untukmu?

***

Hari ini aku pergi ke kediaman keluarga Kim, seperti biasa. Aku melihat pemandangan dimana Kai dan Ha Neul terlihat sangat mesra, mungkin Ha Neul hanya menganggap Kai sebagai seorang kaka yang sangat menyayanginya. Tetapi tidak dengan Kai, ia menganggap Dongsaengnya sebagai seorang yeoja yang ia cintai.

“Eonni”panggil Ha Neul saat menyadari keberadaanku, aku tersenyum kearahnya. Kai menatapku dengan tajam, seakan ia membenci kehadiranku dihadapan mereka.

“Jiyeon”Ucap Ahjumma

“Akhirnya kau datang, kajja bantu ahjumma memasak”Ucap Ahjumma dan ku jawab dengan anggukan sambil tersenyum. Bagaimana aku bisa dekat dengan keluarga Kim? Itu karena aku kursus memasak dengan Ahjumma dan tanpa sengaja aku berkenalan dengan Kai, dan jatuh cinta dengan namja itu.

Aku mengiris beberapa bawang, Kai juga ikut membantu memasak didapur. Ahjumma pergi entah kemana dan hanya menyisakan aku dan Kai. Tidak ada percakapan diantara kami.

“Kai-ah”

“Hm”

“Anniya”

“Tidak penting”Gumamnya

“Bisakah kau belajar mencintaiku?”tanyaku

“Kau tahu? Aku bahkan tidak pernah berpikir untuk mencintaimu, yeoja dengan kelakuan seperti anak kecil dan selalu membawa  boneka teddy bear kemana saja”Ucapnya membuatku hampir saja menangis. Sudah hampir kesekian kalinya ia mengatakan hal itu padaku dan hari ini ia mengatakan bahwa ia tidak akan pernah mencintaiku. Apakah aku memang tidak pantas untuknya?

***

Aku duduk sambil memandang kearah luar jendela Bus, bayangan Kai masih dengan setia memenuhi kepalaku. Wajahku sangat murung, aku sangat mencintai Kai. Tetapi mengapa ia harus mencintai Dongsaeng kandungnya sendiri?

Seorang namja duduk disebelahku, aku terdiam saat merasakan aroma parfum ini. Aku seperti mengenalinya, tetapi dimana?

Deg! Tatapanku dan Namja yang duduk disebelahku bertemu. Wajahnya terasa sangat familiar diingatanku tetapi ia siapa?

“Annyeong”Sapanya

“A..Annyeong”Ucapku gagap

“Siapa namamu”Tanyanya

“Park Jiyeon, kau?”

“Choi Minho, panggil saja aku Minho”Ucapnya dengan senyum tampannya. Aku seakan mengenalinya, tetapi siapa dia? Aku menatapnya dengan tatapan lekat. Entah bagaimana? Aku mengobrol dengan namja bernama Minho itu, kami seakan dua orang yang kenal dan sudah lama tidak bertemu.

“Kau mengenaliku”Tanyanya dan kujawab dengan gelengan.

“Sudah ku duga”Gumamnya

“Ne?”

“Anniya,,”Jawabnya

“Apakah aku boleh meminta nomor teleponmu”Tanyaku padanya, ia mengangguk lalu memberikan ponselnya. Siapa tahu kami bisa menjadi teman. Aku turun sedangkan namja bernama Minho itu akan berhenti di pemberhentian selanjutnya. Aku melambaikan tanganku padanya, ia seakan tidak asing bagiku..

Aku masuk kedalam rumah dan menemukan eomma dan appa sedang menikmati makan malam mereka.  Aku duduk disamping eomma

“Kau baru dari kediaman keluarga Kim lagi”Tanya eomma

“Ne”

“Jangan terlalu dekat dengan Kim Jong In”

“Wae?”

“Kau sudah mempunyai suami”

“eomma.. kau jangan bercanda. Bagaimana bisa aku mempunyai suami? Aku bahkan belum menikah”Ucapku mengelak, eomma terus mengatakan hal itu dan eomma serta appa terlihat sangat tidak suka jika aku dekat dengan Kai.

Aku masuk kedalam kamarku dan merebahkan tubuhku diatas ranjang empukku. Hari yang sangat melelahkan..

***

Aku berjalan melewati koridor kampus dengan langkah lesu. Sebentar lagi aku akan lulus dan berarti aku akan segera bekerja di Kantor Appa, padahal aku merasa aku ingin tetap duduk dibangku kuliah.

Aku masuk kedalam kelasku dan menemukan seorang namja tengah duduk sendiri sambil membaca buku ditangannya.. Bukankah itu namja kemarin? Choi Minho..?

“Hay”Sapaku

“Hay, kau kuliah disini?”Tanyanya dan kujawab dengan anggukan

“Berarti kita bisa menjadi teman”Ucapku dengan riang, aku memang tidak mempunyai banyak teman di Universitas ini, mungkin hanya IU dan Luna yang mau berteman dengan yeoja hiperaktif sepertiku.

Minho hanya tersenyum melihat kelakuanku, wajahku bersemu saat tangannya membelai rambutku lembut.

“Kau berubah”

“Ne?”

“Anniya”Jawabnya, aku merasa Minho mengenalku jauh sebelum aku mengenalnya. Apakah kami saling mengenal dulu? Ataukah Minho adalah salah satu chinguku. Sewaktu SMA , aku pernah mengalami kecelakaan hingga membuatku amnesia dan sebagian memoryku hilang.

“Kau mengenaliku? “Tanyaku dengan serius

“Anniya”Jawabnya pelan, sepertinya namja ini memang sangat hemat dalam berbicara. Aku penasaran dengan namja bernama Minho ini.. ia sangat terasa dekat denganku.

***

( Author Pov )

Kai memasuki gerbang Universitasnya dengan mobil mewahnya, semua mata memandangnya dengan tatapan terpana. Tetapi pandangan itu buyar saat sebuah mobil yang lebih mewah masuk, seorang namja dan seorang yeoja turun dari mobil mewah itu. Dua orang itu adalah Jiyeon dan Minho, entah mengapa beberapa minggu ini Jiyeon malah menempel seperti perangko pada Minho..

Tatapan jiyeon dan kai bertemu, Jiyeon hanya dapat memandang namja itu dengan tatapan sedih. Biar bagaimana pun ia masih tetap mencintai namja itu. Jiyeon sudah menceritakan semuanya pada Minho karena Jiyeon merasa Minho adalah sahabat namja paling baik dengannya.. ya , hanya sahabat..

“Kajja”Ajak Minho sambil menggenggam tangan Jiyeon..

“Kajja”Ucap Jiyeon dengan senyum yang ia paksakan..

***

Jiyeon berjalan sendiri sambil menggendong boneka kesayangannya, ya..Jiyeon memang tidak pernah ketinggalan membawa boneka kesayangannya itu kemanapun ia pergi. Hari ini ia akan bertemu dengan Minho, Jiyeon duduk disalah satu kursi yang ada di Sungai Han.

Mata Jiyeon terbelalak saat tanpa sengaja ia tengah melihat seorang namja dan seorang yeoja berciuman dengan liarnya.

“OMO”

Pipi Jiyeon merona merah, entah apa yang ia bayangkan. Dari kejauhan Minho datang sambil membawa dua es cream.  Minho terkejut saat melihat Jiyeon yang terlihat sangat menikmati pemandangan didepannya..

“YAK!”Marah Jiyeon saat merasakan sebuah tangan menutup matanya..

“Minho”

“Apa yang kau lihat”Ucap Minho sambil menatap Jiyeon penuh selidik..

Jiyeon menggeleng dengan wajah imutnya sambil tersenyum dengan polos dan bodohnya..

“Anak kecil tidak boleh melihat hal semacam itu”

“Minhoo-ah”

“Ne”

“Cium aku seperti namja itu mencium yeoja itu”Ucap Jiyeon dengan suara manjanya

“MWO”

“Kau tidak mau menciumku! Ya, Choi Minhoo… apakah kau tidak kasihan denganku? Aku belum pernah berciuman”Ucap Jiyeon dengan nada polosnya membuat Minho terdiam dan meneguk liur pahit.

“Kau sepertinya sedang sakit”

“Choi Minho..”Ucap Jiyeon merengek, sepertinya yeoja itu sudah sangat ingin merasakan yang namanya ciuman. Karena Jiyeon memang tidak pernah berciuman , bagaimana mau berciuman? Berpacaran saja tidak pernah, para namja terlalu takut untuk dekat dengan Jiyeon yang Hyperaktif itu..

Minho menatap lekat wajah Jiyeon, ia sangat merindukan yeoja yang mungkin sudah tidak mengingatnya lagi. Minho mengelus pipi Jiyeon dengan lembut, Minho seakan kembali ke masa beberapa tahun yang lalu saat yeoja itu masih mengingatnya sebagai seorang kekasih.

CUP! Minho mencium bibir Jiyeon dengan lembut, berbeda dengan apa yang dilakukan dua orang yang dilihat Jiyeon tadi. Jiyeon membuka matanya dan memperhatikan wajah Minho, Jiyeon merasa amat bahagia.. entah apa yang membuatnya sangat bahagia..

Jiyeon melingkarkan tangannya ke leher namja itu itu , ia menikmati ciuman pertamanya itu. Mungkin menurut Jiyeon itu ciuman pertamanya bersama Minho, tetapi tidak dengan Minho..

***

( Kai Pov )

Hari ini aku dan Ha Neul akan pergi ke Sungai Han , Ha Neul bilang ia bosan dirumah. Jadi aku membawanya untuk pergi ke Sungai Han. Entah mengapa, akhir-akhir ini aku merasa perasaan cintaku pada Ha Neul perlahan menghilang. Sekarang aku sudah menganggapnya sebagai dongsaengku sendiri.

Akhir-akhir ini aku merasa cemburu dengan kedekatan Minho dan Jiyeon. Sekarang Jiyeon juga sangat jarang pergi kerumahku ataupun menemuiku. Semua karena namja bernama Minho itu. Ya, aku harus mengakui bahwa perasaanku sudah tumbuh untuknya. Aku menyerah, aku sekarang sangat menyukainya..

Saat aku dan Ha Neul sedang berjalan-jalan, aku terkejut saat melihat Jiyeon dan Minho yang terlihat mengobrol. Minho terlihat terkejut saat Jiyeon mengucapkan sesuatu, selang beberapa detik mereka berciuman.. didepan mataku..

“Op..Oppa bukankah itu”Kaget Ha Neul

“Minho Oppa dan Jiyeon eonni”Ucap Ha Neul dengan air mata yang hampir saja keluar. Ya, Ha Neul menyukai Minho sejak dulu. Minho adalah Guru Les dari Ha Neul sejak beberapa bulan yang lalu..

“Oppa.. Appo”tangis Ha Neul

***

( Jiyeon Pov )

Aku berjalan sendiri melewati koridor Universitas, hari ini Minho tidak masuk karena ia mengatakan bahwa ia sedang tidak enak badan. Aku ingin mengunjunginya setelah kelasku berakhir nanti..

Srett!! Seseorang menarik tanganku membuatku terkejut dan menemukan Kai sudah berada didepanku dengan tatapan yang tidak biasa.

“Jauhi Minho”Ucapnya dengan suara lantang. Hey! Enak saja ia memintaku menjauh dari namjachinguku. Ya, setelah kejadian itu Minho menyatakan perasaannya padaku dan aku menerimanya karena aku juga sudah menyukainya

“Shireo!”

“Ha Neul menyukai Minho!”

“Apa perduliku? “

“Aku menyukaimu”

Deg! Aku terdiam mendengarnya, aku menatapnya dengan tatapan tidak percaya. Bagaimana bisa? Bukankah ia?

“Cih! Aku sudah tidak menyukaimu”Ucapku sambil menatapnya dengan tatapan tidak suka

“Aku mohon jauhi Minho demi Ha Neul”

“Kau tidak bisa memintaku untuk menjauhi Minho, kau tahu bukan? Bahwa perasaan tidak dapat dipaksakan”Ucapku dengan suara yang keras dan menggema dikoridor sepi ini. Kai menatapku dengan pandangan tajam, tiba-tiba ia mendekatkan wajahnya padaku sepertinya ia berniat menciumku. Aku mencoba meronta sambil menjauhkan wajahku darinya.. Hingga

BUGH! Kai terpental karena seseorang memukulnya, Aku menoleh dan mendapati Minho sedang berdiri dengan wajah pucat dan mata yang tajam menatap Kai.

“Minho-ah”ucapku

“JANGAN LAGI AKU MENYENTUH ANAE KU! ATAU AKU AKAN MEMBUNUHMU!”Ancam Minho lalu menarikku pergi. Tunggu dulu? Anae ? apa maksudnya?

***

Aku tidak berbicara sama sekali pada Minho, aku berkutat pada pemikiranku sendiri. Hingga aku merasakan sebuah tangan menggenggam tanganku erat. Aku menatap Minho yang juga menatapku.

Tiba-tiba ia menepikan mobilnya dan ia menghela nafas pelan. Wajahnya terlihat sedang memikirkan sesuatu.

“Apa maksudmu tadi?”

“hah?”

“Saat kau mengatakan bahwa aku adalah isterimu”

“Kau memang Anaeku Park Jiyeon”Ucap Minho sambil menatapku dalam

“Aku tidak mengerti”

“5 Tahun yang lalu kita menikah. Ya, mungkin umur kita terbilang sangat muda. Awalnya appamu tidak menyetujui lamaranku untuk menikahimu, setelah berkali-kali meyakinkan appamu. Akhirnya ia setuju, tepat 3 hari sesudah pernikahan kita.. aku lulus dan ternyata orang tuaku sudah membeli tiket untukku bersekolah diluar negeri. Ya, itu adalah perjanjianku bersama appa.. Kau mengantarku dengan tangis yang tidak berhenti , saat itu kau berjanji akan menungguku sampai aku kembali dan menjadi Anae yang setia untukku. Setelah sebulan aku diLuar Negeri, aku mendapatkan kabar yang mengejutkan bahwa kau kecelakaan.. saat itu aku bersih keras untuk pergi ke Korea untuk menjengukmu.. tetapi semua luntur saat aku mendengar kau kehilangan ingatanmu.  Appa melarangku untuk kembali ke Korea, appa mengatakan bahwa kau mungkin tidak akan mengenaliku dan tidak akan menerima kenyataan bahwa kau sudah menikah. 1 Tahun yang lalu , aku kembali ke Seoul untuk bertemu denganmu. Appa benar, kau banyak berubah.. aku seakan tidak mengenalimu yang sekarang… “

“Minho-ah”

“Satu hal yang membuatku sangat sakit.. saat aku mengetahui bahwa namja bernama Kim Jong In itu sudah menjadi namja yang kau cintai. Setiap hari aku melihatmu bersama Kim Jong In, hingga aku memberanikan diri untuk muncul dihadapanmu”Ucap Minho sambil menatapku dengan tatapan berkaca-kaca. Tuhan, aku sangat bersalah.. mengapa aku bisa melupakannya? Mengapa aku tidak mengingatnya? Mengapa aku malah jatuh cinta pada namja selain dirinya..

Aku memeluknya dengan erat, ia menangis didalam pelukanku. Aku tahu bahwa ia bukan namja cengeng.. ia hanya takut kehilanganku lagi dan aku yakin.. ia adalah namja yang selama ini selalu hadir dalam mimpi-mimpiku..

***

Aku masuk kedalam rumahku sambil menggendong boneka teddy bearku. Sedangkan Minho sedang mengambil barang-barang yang kubeli tadi di Super Market..

“Jiyeon”Eomma dan appa sudah berdiri didepanku

“Wae?”

“Sekarang kau dekat dengan siapa lagi? Bukankah eomma sudah katakan bahwa kau sudah-“

“Aku sudah mempunyai Nampyeon”

“Ne”Ucap eomma

Minho masuk dengan menenteng beberapa bungkus makanan, eomma dan appa terlihat terkejut dengan kehadiran Minho.

“Kau mengenalnya Jiyeon”tanya eomma

“Ne, ia namjachinguku”Jawabku dengan senyum lebar..

“Bukankah Kai-?”

“Bukan appa, ia hanya chinguku”Ucapku dan membuat appa mengangguk..

***

( Author Pov )

Kai memasuki rumah besarnya dengan wajah memar, Ha Neul yang melihat Oppanya pulang dengan keadaan seperti itu sangat terkejut.

“Oppa”

“Apa yang terjadi padamu? “tanya Ha Neul dengan wajah panik dan prihatin. Kai bukannya menjawab, namja itu malah berlalu dengan mimik wajah kesal membuat dongsaengnya itu menyerit bingung. Tidak biasa Oppanya itu bersikap seperti itu padanya..

Kai hanya diam, membuat eomma dan appanya memandang puteranya itu dengan tatapan khawatir. Sedari tadi Kai hanya mengaduk makanannya tanpa terlihat bernafsu makan.

“ada apa denganmu”

“Anniya”

“Oppa”

“aku kekamar dulu, banyak tugas yang belum ku kerjakan”Ucap Kai dengan wajah dinginnya lalu beranjak tanpa menjawab pertanyaan eomma dan appanya. Ha Neul serta Nyonya dan Tuan Kim hanya dapat menarik nafas panjang.

***

Minho merebahkan tubuhnya di kasur empuk milik Jiyeon, hari ini ia akan menginap dikediaman keluarga Park. Tidak ada yang salah bukan? Jika ia sekamar dengan Anaenya sendiri. Lagipula Nyonya dan Tuan park terlihat sangat bahagia dengan kehadiran Minho dihidup Jiyeon..

Jiyeon keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju Mickey Mouse nya , Minho terkekeh pelan melihat yeoja-nya itu.

“Wae Oppa”

“Sejak kapan kau memanggilku Oppa”

“Tentu saja sejak hari ini, kau lebih tua dariku beberapa bulan Choi Minho”

“Cih, padahal aku berharap kau memanggilku dengan panggilan yeobo”

Jiyeon merebahkan dirinya disamping Minho sambil membuka buku yang ia ambil dari tasnya. Minho melingkarkan tangannya dipinggang Jiyeon sambil menyandarkan kepalanya pada pundak terbuka Jiyeon.. Ya, baju yang dipakai Jiyeon terlalu kebesaran dengannya jadi baju itu terlihat longgar untuk Jiyeon dan menampilkan bahu terbuka dan putihnya..

“ahh..iss”Jiyeon mendesah saat merasakan bibir Minho mulai menciumi bahunya dengan liar hingga ke telinganya..

Cup…Cup..Cup .. Minho membaringkan tubuh Jiyeon dan melemparkan buku yang tadi dipegang oleh Jiyeon. Minho membalikkan tubuhnya dan Jiyeon, hingga jiyeon berada diatasnya..

Minho melumat bibir jiyeon dengan rakus, ia sungguh sangat tergila-gila pada yeojanya itu. Terlebih lagi bibir itu sangat manis untuk dicicipi

SKIP>>>>>

***

( Jiyeon Pov )

Aku terbangun saat merasakan cahaya masuk melalui celah-celah jendela kamarku. Aku terkejut saat melihat diriku dalam keadaan tidak menggunakan apapun , hanya selimut yang menutupi tubuh polosku. Aku menoleh kesamping dan menemukan Minho tengah tertidur dengan nyenyaknya sambil memeluk guling. Pipiku memerah padam jika mengingat kejadian malam tadi.

Dengan cepat aku beranjak dari tempat tidurku dan menuju kamar mandi. Beginikah rasanya mempunyai Suami?

Setelah selesai mandi, aku turun dan menemukan eomma dan appa tengah menyambutku dengan senyum merekah. Aku hanya dapat tersenyum malu, terlebih Minho Oppa yang tengah menatapku dengan tatapan tampannya..

“Jiyeonnie”Sapa eomma

“Eomma dan appa sampai tidak bisa tidur mendengar kegaduhan kalian semalam”Ucap eomma menggodaku

“Mwo”

“Appa harap kau cepat memberikan cucu untuk kami”

“Appa.. bukankah appa melarangku untuk dekat dengan namja? Mengapa sekarang appa tidak marah ataupun menghajar Minho yang telah menyentuhku?”tanyaku dengan wajah pabooku membuat appa dan Minho Oppa terkekeh geli.

“Kau dan Minho sudah dewasa dan memang seharusnya kalian melakukan hal itu.. kalian adalah sepasang suami isteri dan tidak ada salahnya”Ucap Appa dan kujawab dengan anggukan

“Mulai hari ini kau akan tinggal bersama Minho, barang-barangmu akan eomma siapkan. Eomma pasti akan sering mengunjungimu”ucap eomma dengan nada sedih. Aku hanya dapat menatap eomma sedih sambil mengusap air matanya. Aku tahu pasti eomma sangat berat melepaskanku..

***

Aku masuk bersama Minho Oppa ke apartement yang terlihat sangat mewah ini. Jadi selama ini Minho Oppa tinggal sendiri di Apartement besar ini? Daebakk.. Aku duduk disalah satu kursi sambil menatap sekitarku.. hingga..

“Apakah ini aku?”

“Ne, itu kau”

“Ternyata aku banyak berubah.. bagaimana bisa aku tidak tersenyum saat foto pernikahan kita”Ucapku

“Saat itu kau sedang kesal padaku, karena aku memeluk salah satu sahabat wanitaku”

“Pantas saja”Gerutuku

Minho duduk disampingku lalu menyenderkan kepalanya dibahuku. Ia mengenggam tanganku dengan sangat erat membuatku sangat gugup dan jantungku berdetak dengan kencangnya

“ Berjanjilah padaku, bahwa kau tidak akan pergi kemanapun lagi, ataupun melupakanku.. kau tahu bahwa aku sangat sakit saat mendengarmu mengatakan bahwa kau mencintai namja itu didepanku”

“Mian Oppa”

“Gwenchana”

“oppa”

“Ne”

“Bisakah kau menceritakan bagaimana awal pertemuan kita? Hingga kta bisa menikah?”Tanyaku sambil menatap Minho Oppa dengan tatapan manjaku. Aku memeluk tubuhnya, aku sangat senang bermanja-manjaan dengannya..

Minho Oppa mulai menceritakan awal pertemuan kami, sangat lucu.. dulu aku dan Minho Oppa tidak sengaja bertemu saat tanpa sengaja aku tergelincir dan jatuh tepat diatas tubuh Minho Oppa. Dan Minho Oppa juga mengatakan bahwa aku adalah yeoja super dingin di SMA. Aku merasa itu bukan aku, karena aku adalah gadis periang untuk diam semenit pun aku tidak sanggup.

Minho Juga mengatakan bahwa dulu banyak yeoja (fans) dari minho memusuhiku saat tahu aku berpacaran dengan Minho. Aku terkekeh mendengarnya, tidak heran jika Minho mempunyai banyak penggemar.. ia sangat tampan..

***

( Author Pov )

Jiyeon dengan bangganya menggandeng tangan Minho memasuki gerbang Universitas.  Banyak pasang mata yang menatap mereka dengan Iri. Mereka terlihat seperti pasangan yang sangat sempurna.

Jiyeon dengan cerianya mencium pipi kanan Minho, Minho merangkul yeojanya itu dengan gemas.

“Bagaimana bisa namja setampan itu mau dengan yeoja Hyperaktif seperti Jiyeon”Ucap beberapa yeoja sambil memandang Iri Jiyeon yang masih dengan manjanya memeluk Minho.

Dari kejauhan, Kai hanya dapat memandang sedih Jiyeon. Ia baru menyadari perasaannya pada yeoja itu setelah yeoja itu pergi darinya. Seandainya ia bisa lebih cepat menyadari perasaannya , mungkin ia sudah memiliki Jiyeon..

Kai masuk kedalam ruang kelas mata kuliahnya, dan lagi-lagi ia melihat ke romantisan pasangan Minji itu.. Ya, mereka mengambil jurusan yang sama..

Kai duduk lalu memasang heandseat ditelinganya, ia tidak mau mendengar ocehan manja Jiyeon yang hanya ditujukan untuk Minho.

***

Ha Neul memandang Sehun dengan tatapan bersalah, ia sangat merasa bersalah dengan menerima sehun dan menjadikan namja itu tempat pelampiasannya. Kini sehun tahu bahwa Ha Neul menyukai namja yang mungkin sudah berumur diatas mereka.

“Siapa namanya?”

“Choi Minho”Jawab Ha Neul dengan menunduk

“Kim Ha Neul, aku berdoa supaya kau bahagia dengan namja yang kau sukai dan aku berharap kau akan mendapatkannya”

“Sehun Sunbae, Mianhae”ucap Ha Neul pelan, tanpa sadar air matanya jatuh begitu saja. Mengapa cinta harus begitu rumit?

Ha Neul berjalan meninggalkan koridor sekolah itu dengan langkah gontai, ia sangat sedih melihat wajah Sehun yang menatapnya dengan kecewa.

***

 

( Choi Minho Pov )

Aku dan Jiyeon masuk kedalam Apartement yang kami tinggali berdua. Jiyeon duduk sambil membaca buku ditangannya, akhir-akhir ini ia menjadi sangat suka membaca.

Aku duduk disampingnya sambil memainkan PsP ditanganku, sore nanti aku harus pergi ke kediaman keluarga Kim untuk mengajari Ha Neul beberapa pelajaran yang belum ia mengerti.

Karena tidak mempunyai banyak pekerjaan dulu, jadi aku menerima tawaran darii Nyonya Kim untuk mengajari anaknya Les. Aku bukannya tidak mempunyai uang ataupun ingin mencari keuntungan.. Appa dan eommaku adalah orang yang mempunyai harta yang melimpah.

“Jiyeonnie”

“Wae?”

“Sore ini aku akan pergi ke rumah keluarga kim, kau mau ikut”

“Kau akan mengajari Ha Neul ? aku memang berencana kesana untuk belajar memasak dengan ahjumma”tanyanya dan aku mengangguk.

“Ne”

“Minho-ah”

“Umh?”

“Kau guru privat Ha Neul dari beberapa bulan yang lalu bukan? Tetapi aku tidak pernah melihat keberadaanmu dirumah keluarga Kim. Padahal dulu aku setiap hari ke sana”

“Mungkin kau kurang beruntung”Candaku membuatnya terkekeh..

***

Aku dan jiyeon memasuki gerbang rumah besar itu. Saat kami masuk, aku menemukan keheningan dirumah ini. Tidak biasanya? Bukankah biasanya Ha Neul dan Kai selalu membuat keributan dirumah ini?

“Minho oppa, Jiyeon eonni kalian sudah datang”Ucap Ha Neul yang entah datang dari mana.

“Jiyeon kajja”Ucap Nyonya Kim yang juga tiba-tiba muncul. Jiyeon melepaskan tautan tangannya padaku dan berjalan mengikuti Nyonya Kim.

***

( Jiyeon Pov )

Aku memotong beberapa sayur sedangkan Ahjumma menyediakan beberapa bahan lainnya. Kai tiba-tiba masuk dan tanpa sengaja pandangan kami bertemu, aku dengan cepat mengalihkan pandanganku kearah lain..

“Jiyeon-ah , kau mempunyai hubungan dengan Minho”Tanya Ahjumma Kim tiba-tiba, aku hanya dapat mengangguk.

“Minho adalah Nampyeonku”Jawabku kecil, Kai terlihat menatapku

“Jeongmalyo? Padahal aku berharap kau bersama Kai, kapan kalian menikah? Menngapa tidak mengundang ahjumma”

“5 Tahun yang lalu”

“Mwo? Sudah lama, bukankah saat itu seharusnya kau baru saja lulus dari SMA?”

“Ne.. Minho melamarku sangat cepat”Kekehku..

“Kalian pasangan yang serasi, ahjumma berharap kau cepat-cepat mendapatkan keturunan..”

Kai tiba-tiba pergi begitu saja setelah mengambil air mineral dari kulkas. Ahjumma terlihat menatap kai yang sudah berjalan menjauh.

“kau tahu Jiyeon-ah, akhir-akhir ini bocah itu berubah. Ia tidak lagi memperhatikan dongsaengnya dan kau tahu.. sekarang ia lebih sering membentak Ha Neul”

“Aku sangat sedih dengan perubahan puteraku, apakah kau tahu apa yang terjadi Jiyeon-ah”Aku hanya dapat meneguk liur pahit. Apakah harus aku mengatakan pada ahjumma bahwa Kai menyukai Ha Neul dahulu. Akhirnya aku memutuskan untuk menceritakan semuanya, Nyonya Kim hanya dapat menangis mendengarnya.. ia sepertinya sangat terpukul mengetahui kebenaran ini..

Hari sudah mulai sore aku dan Minho Oppa memutuskan untuk cepat pulang. Didalam mobil aku hanya diam sambil berkutat dengan pikiranku yang melayang entah kemana..

“Wae?”

“Ne?”

“Ada apa denganmu”

“Aku sudah mengatakan semuanya pada Nyonya Kim”

“MWO”

“Aku sudah mengatakan bahwa Kai menyukai Ha Neul, apakah aku salah?”

“Anni, kau benar. Jika nanti Kai marah dan murka padamu, aku akan melindungimu chagiya”

***

( Kai Pov )

Sedari tadi eomma memandangku dengan tatapan lekat. Karena merasa tidak enak dengan pandangan eomma, aku hendak berdiri dan berjalan kearah kearah kamar.

“Kai-ah eomma ingin bicara padamu”Ucap eomma, aku berjalan mengikuti eomma hingga kami sampai dikamar eomma dan appa.

“Wae eomma?”

Eomma tiba-tiba saja menangis sambil menatapku, aku tidak tahu apa yang harus kukatakan. Apa yang membuat eomma menangis? Aku terdiam cukup lama, hingga aku memegang pundak eomma..

“eomma, gwenchana?”

“Kau menyukai Ha Neul”

Deg! Seketika aku terkaku, bagaimana eomma bisa tahu? Bahwa dulu aku menyukai Ha Neul

“mengapa tidak pernah mengatakan hal ini pada eomma?”

“Eomma Mianhae”

“Gwenchana, seharusnya eomma mengatakan hal ini padamu. Ha Neul bukan anak kandung eomma dan appa”

“Mwo.. kau bohongkan eomma”

“Anni.. eomma jujur padamu, Ha Neul memang bukan darah daging eomma dan appa. Ha Neul adalah anak dari sahabat eomma, ia hamil diluar nikah dan ia menitipkan Ha Neul pada kami dan pergi entah kemana”

“eomma”

“eomma takut, suatu saat ia akan kembali mengambil Ha Neul lagi”Ucap eomma dengan wajah sedihnya. Jadi Ha Neul bukan dongsaeng kandungku. Tetapi tetap saja, aku sekarang sudah tidak menyukainya.

Tetapi dari mana eomma tahu tentang hal ini? Apakah ada yang mengatakannya pada eomma?

Apakah Jiyeon yang mengatakannya? Aku hanya dapat menutup mataku sambil memeluk eomma. Aku bisa merasakan bagaimana kesedihan eomma, jika anaknya akan diambil dari dirinya.

( Jiyeon Pov )

Minho Oppa menutup mataku saat kami tiba didepan Apartement, apa yang ia lakukan ? Hingga aku harus menutup mata..

“Oppa”

“Diamlah”

“Ya! Kau membuatku takut Minho-ah”

Akhirnya ia melepaskan tangannya dari mataku, mataku seketika berkaca-kaca melihat pemandangan didepanku. Banyak lilin dan bunga bertaburan dilantai apartement. Sebuah papan besar terlihat terpampang jelas dengan tulisan ‘Saranghae My Jiyeon’

“Oppa”Ucapku lalu berbalik dan memeluknya dengan sangat erat. Aku tidak pernah menyangka akan bertemu namja seromantis Minho Oppa. Aku memeluknya sambil menangis terharu…

“Hey..hey.. aku tidak ingin melihatmu menangis”Ucap Minho Oppa sambil menatap mataku dalam.

“oppa, aku benar-benar terharu”

***

( Author Pov )

Minho menatap dalam mata Jiyeon. Ia tersenyum dengan sangat lembut pada yeoja dihadapannya, yeoja yang sangat ia cintai dan selalu memenuhi pikirannya itu. Minho mendekatkan wajahnya pada Anaenya itu sambil menatap Jiyeon dengan tatapan dalamnya..

Hidung mereka bersentuhan.. Mata mereka saling menatap satu sama lain.

“Oppa”

“Aku mencintaimu”Ucap Jiyeon dengan nada malu

“Nado Chagiya” Minho memiringkan kepalanya supaya dapat leluasa mencium yeojanya itu. Minho melumat lembut bibir Jiyeon sedangkan Jiyeon menutup matanya pelan, ia melingkarkan tangannya dileher Minho sedangkan tangan Minho menggerayangi tubuh Jiyeon..

Minho membuka satu persatu kancing baju yang dipakai Jiyeon, perlahan ia mengangkat tubuh kecil yeojanya itu .. lalu membaringkannya dikasur empuk mereka.

Minho melepaskan tautan bibir mereka lalu menatap yeoja dihadapannya dengan penuh cinta..

“Walaupun ingatanmu mungkin tidak akan kembali , tetapi aku yakin Chagiya.. bahwa hatimu hanyalah untukku”Bisik Minho dengan lembut. Lalu membenamkan wajahnya dileher Jiyeon ,, membuat Jiyeon mendesah dengan liarnya..

Jiyeon menutup matanya menikmati apa yang dilakukan Nampyeonnya itu. Tanpa ia sadari, setetes air mata bahagia keluar dari mata indah Jiyeon. Hatinya sangat bahagia bisa memiliki Minho..

‘Selamat tinggal Kim Jong In dan masa lalu’batin Jiyeon

END or TBC

Ini FF Dilanjutin atau END Di Part ini aja? Author tunggu pendapat para riders ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

44 thoughts on “[ One Shoot Or Chapter ] Memory Of You [ Minji Couple ]

  1. Jong In suka dongsaengnya sendiri?? itu awalnya. tapi setelah kedatangan Minho. eh!! bawa kejutan!! ternyata Minho sama Jiyeon udah nikah 5 tahun yang lalu.. Minho bikin aku melting.. kkkkk.. Jong In relakan Jiyeon untuk Minho. cari yang lain😀 daebaak authoor😀

  2. tbc or end gmna ya, jiyeon sdah mncintai minho unt minji sih tbc karna udh berbaikan vuman unt kai ha neul blum crita mrka blum slesai kai blum mngakui prsaanny ke ha neul. buat satu part lgi eon kai haneul jadian dn minji pumya anak. hehe

  3. ternyata jiyeon ntu hilang ingatan..dan jiyeon ternyata udah punya Nampyeon,,dan suaminya minho..
    kyaa MinJi melakukan hubungan suami istri beberapa kali..semoga mereka cepat dapet momongan..
    kai semoga dapet yeoja lain yang lebih baik..dan relakan jiyeon..
    next part eonn jangan end dulu ya🙂

  4. haaaaa
    kai kena karma krna kasar ama jiyeon !!!
    akhir’y setelah jiyeon dpat pengganti kai, baru dech kai jdi gila”an

    next next next

  5. haaaaa
    kai kena karma krna kasar ama jiyeon !!!
    akhir’y setelah jiyeon dpat pengganti kai, baru dech kai jdi gila”an
    kasian
    next next next

  6. ya tteh jgn end dulu,,, dilanjut oke oke…. ahh yadong yesss aq suka tehhh minji mesea bener ampe dakdikduk bacanyan#miancurhat

    ternyata jiyi ilang ingatan tohh… kl cinta wlwpun ingatan ilang tetp yah hati ga karuan

  7. wah ngga nyangka kalo jiyi tuh pernah hilang ingatan….sukur deh jiyeon mulai nerima kehadiran minho meski dia bulum inget….neeeeeex bikin squel dong eonni…..neeeeeext

  8. aaaach
    eon MINJI_ny kok sweet bnget siiiich…hehe
    sumpah bikin envy dech jiyi dpet cinta yang bgitu bsar dri minho…🙂
    TBC donk eooooon…hehehe
    mau lagiiii moment rmantis_ny MINJI…😀
    my Life_ny jga q tunggu sangat eon…😉

  9. duh duh duh, eon,, kenapa namja namjaku kaubuat galau,, KAI andweee gak mau gak suka Kai di pasangin yeoja lain, pas aku baca cansnya aku rada lemes ada Jonginku tercinta, ehh dan gak atunya ada Sehuni, ommooo, T_T malam ini aku gak tidur nyenyak, udah judul KTI ku gk di acc ini lagi eonni kau kejam pokony kau kejam ,, Suamiku ,,

    Minji romantic,, kurang eon butuh sequel

  10. Padahal jiyeon blm pulih ingatannya tapi dy udh yakin dan sayang sama minho ahhhh sweeett nya polllll

    Lanjut donk chinguu.. Kan masih banyak yg ngegantung..
    Ingatan jiyeon blm kembali.. Kai dan ha neul juga masih ngegantung.. Dan yg paling di tunggu ya kemesraan minji donkkk
    Heheheeee

  11. aaahhhh dr sekian perjuanganku untk mmbaca ff ini akhirnya ke baca jg…..
    lanjut lanjut lanjut….
    kurang puas klo ending….
    pngen bnyk” moment mereka lagi….
    d tnggu eonn kelanjutannya….
    jgn lma”yyyyyaaaaa….🙂

  12. Wuaah minho dan jiyeon udah nikah 5 tahun yg lalu,,so sweet nya Minji Jjang:)!
    Nasib kai gmna? Masih pnsaran eonnie :O tmbah sequel atau 1 part lagi Eon,,,
    Dri ceritanya daebakk,,
    Dtunggu nextt next next eoniee,,, fighting !!

  13. bang minmin setia amettttt sih,,, wah sk karakter nya tp knp jiyi d cwe hyperaktf gtu???? agak bgug g bayanginya apa ky di GOS tp jiyi nya uda kuliah gmn tuh y,,, bkin bgug nih eke bayanginya ,,, btuh gmbrn fisikk jiyi yg jls eon. biar di tiap ff aq pny gmbrn beda ttg jiyi. skrg jarag eon author yg dekripsiiin karakter dan fisik tokoh di awal,, pdh; pntg loh eon… biar jd karangan yg perfect,, heeee fighting eon aq sk scene roamnticnya,,, bang min ganassssssss. dtggu kry ff minji yg lainya

  14. Tadi udah baca yang my life chap 3,, takut command nya gak ke postt aku command disini aja… Intinya ceritannya keren semoga minji cepet menikah,,, dan ayah palsu jiyi cepet lenyap

  15. Lanjut..buat sequelnya ja..hihi..ternyata jiyeon tuh dah punya suami dan ternyata dia mengalami amesia pantes aja,tpi syukurlah q pikir awalnya jiyeon bakal dicampakan ma kai ternyata udah ada pangeran siap menerimanya wkwkwkw…..o_O

  16. haduh awalnya sempet mikir kalau jiyeon bakalan sama minho,
    duh seneng plus ngiri deh ngliat minji couple romantiss bgt..
    lucu jg yah tp, kalau jiyi minta cium gara2 enggak pernah ngrasain ciuman. hahahhaha
    untung mintanya sama minho..
    minjiiiiiii makin suka ama nih couple..
    eonni fighting bkin ff nya ^ ^

  17. Eonni lanjutin ajaaa😀
    kai patah hati </3 aku turut bersedih

    aku tau minho itu suka sama jiyeon, tapi aku belom puas, soalnya jiyeon belom pulih ingatannya tentang minho. Semoga ff ini ada lanjutannya yaaa~^^

  18. Eonni, mianhae bru comment..
    Bru sempat, eon..

    Eonni,,
    DAEBAK DAEBAK DAEBAK bgt..
    Ah, sayank bgt klo harus end skrang eon..
    TBC ajjah dech..
    Sumveh, minho oppa kece baik buanget deh..
    Jdi pngen pnya nampyeon kayak minho oppa ^.^

  19. Lanjutin eon,..
    Khan kisah nya haneul sma kai blum jelas, ditmbh minji blon punya aegy,.. Hehe,.😀
    Eonnie,.! Eonnie khan baik hati dan tdk sombong serta rajin menabung (?) jadi lanjutin eaa eon… Ne?? Jebal🙂 *aneh -_-*

  20. Suka sama nihh ff ><
    Apalagi pas minho udah menunjukkan batank hidunk nya..
    Wahh..
    Moment minji nya juga langsunk ada, kekeke..
    Lumer ngeliat keromantisan nd so sweetann mereka..
    Suka pas minji pertama kali ketemu d bus, hanya dengan mencium parfum yang d kenakan minho..
    Ji serasa kayak kenal minho walaupun dia bingunk apakah dulu mereka salink kenal or nda..
    Apalagi pas ji dengan polos nya minta d cium sama minho, aigoo..
    Itu bener" dahh😀
    Pokoknya semua moment" nya minji itu sukses ngebuat aku senyum" gaje nd ngefly eon..
    Aku nda nyangka nya lagi pas tau ji itu udah punya nampyeon..
    Dan nampyeon nya itu adalah minho :O
    Ji juga waktu itu hilank ingatan makanya dia lupa dengan semua masa lalu nya, termasuk minho..
    Tapi walaupun begitu tohh akhirnya ji bisa menerima minho kembali..
    Wahh..
    Kai baru menyadari kalo dia cinta sama ji..
    Emank kok yahh, penyesalan itu selalu datank palink akhirr..
    Dan kita sebagai orank yang telah menyesalinya, tohh kita juga nda boleh begitu..
    Penyesalan itu nda usah d sesali..
    Eon, berharap nih ff berlanjut dengan chapter dehh..
    Soalnya kurank puas kalo cuma oneshoot u.u
    Kalo perlu nanti untuk chapter selanjutnya hanya mengisahkan tentank kehidupan rumah tangga minji aja nd moment" keromantisan mereka, kekeke..
    D tunggu nde eon, FIGHTING! ^0^

  21. ff ini bagus untuk menjadi oneshot!
    alur cepat. jelas dan menarik!!!
    memang dari awal bikin bingung bingung gitu.. namun berlanjut dan semua menjadi jelas..
    tapi dg sequel juga boleh.. karena ini berasa komplit buat minji >_< hehehe
    minho emang top! cintanya pada jiyeon tak lekang oleh waktu!!!!
    yah meski jiyeonnya langsung mau mau aja sama minho aiggooo mana jiyeon mulai genit dulu minta cium ama minho.. hahahaha
    daebakk!!

  22. Kasian kai, sewaktu di cinta sm adikny, dy gk bs mengungkapkanny krn dy pikir mereka sodara kandung, eh disaat perasaan cintany sdh ilang, malah dy tw yg sebenernya klu mereka bukan sodara kandung…
    Akhh aku harap mereka gk mengganggu kehidupan minji nantiny…
    Minji romantisnya…
    Hehehheeh btw gomawo bwt pwny..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s