My Life ( Part 2 )

549690_533914473318002_30262162_n

Tittle : My Life

Author : Margareta Isabela

Rating : (G)eneral

Type : Chaptered

Genre : Sad, Marriage Life,Happy

Facebook : Margareta Isabela

WordPress : margaretaisabela.wordpress.com

(M)ain Cast

  • (C)hoi Minho
  • (P)ark Jiyeon

(Other Cast)

  • Cari DiCerita

Annyeonggggg.. adakah yang menunggu FF ini? T_T Mianhae jika author sekarang sangat jarang buat dan Ngepost ff.. karena kesibukan yang tidak bisa author katakan#Plak… jangan lupa RCL Ne ^^

****

( Jiyeon Pov )

Kicauan burung membangunkanku, aku merasakan sebuah tangan kekar memelukku. Seketika senyum muncul diwajahku saat tahu siapa yang tidur disampingku. Semalam hujan turun dengan derasnya, karena aku ketakutan jadi terpaksa Minho Oppa tidur bersamaku.. aku sangat takut akan petir, sewaktu kecil.. Jika ada petir eomma akan memelukku dan menenangkanku..

Aku merindukan kasih sayang eomma dan appa..

“Kau mengagumi ketampananku huh?” Tanya Minho dengan suara berat lalu membuka matanya

“Oppa,kau sudah bangun?”Tanyaku malu

“Sudah sejak sejam yang lalu”Ucapnya sambil menatapku lembut.. Aku memeluk tubuh kekarnya dengan sangat erat membuat ia terkekeh..

“Ada apa ? apakah kau memimpikanku?”Kekehnya

“Ne Oppa” Lirihku semakin erat memeluknya..

“Kau memimpikanku ? tetapi mengapa kau malah terlihat sedih?” Tanya Minho Oppa, aku menggeleng dan malah menangis didalam pelukannya. Mimpi yyang sangat buruk dan sangat menyiksaku.. aku masih ingat dengan jelas mimpi itu, mimpi yang sangat tidak ku ingini..

“Ayo ceritakan pada Oppa”Bisik Minho Oppa lembut

“Aku..hikz.. aku mempikan bahwa Oppa akan meninggalkanku, didalam mimpiku Oppa terlihat menatapku dengan pandangan lirih kemudian berbalik dan meninggalkanku sendiri diruangan kosong sendirian.. aku mencoba mengejar Oppa.. tetapi saat aku menggapaimu.. tiba-tiba cho kyuhyun muncul bersama appa dan membawaku pergi”Aduku manja membuat Minho Oppa terdiam lalu mengelus rambutku lembut

“Aku tidak akan pernah meninggalkanmu”

“Cho Kyuhyun atau siapapun yang akan merebutmu dariku tidak akan aku biarkan senang. Aku akan membuatnya menderita”Ucap Minho Oppa dengan serius membuatku terdiam. Aku merasa selama aku tinggal bersamanya ada yang berubah darinya. Minho Oppa semakin membuka sesuatu yang tidak kutahu selama aku menjadi kekasihnya.. yaitu tentang jati dirinya..

“Oppa kapan kau akan membawaku kedepan orang tuamu?”Tanyaku manja

“Tunggu waktu yang tepat, aku akan membawamu kedepan orang tuaku dan mengenalkanmu sebagai calon isteriku”Senyum Minho Oppa sambil memelukku

“Aku tidak sebaik yang ada dipikiranmu Chagiya, aku mempunyai sifatnya yang tidak jauh dari Kyuhyun. Tetapi sekarang aku sadar bahwa yeoja bukan untuk dipermainkan, juga karenamu aku berubah”Lanjut Minho Oppa membuatku bingung, sama seperti Cho Kyuhyun? Apa maksud Minho Oppa?

“Aku tidak mengerti Oppa”Celetukku polos

“Suatu saat kau akan mengerti”Senyumnya

***

@Party

Aku masuk kedalam rumah sambil menggandeng tangan Minho Oppa, semua mata memandang kami. Lebih tepatnya mereka memandang Minho Oppa. Apakah mereka menyukai namjachinguku? Aishh, seharusnya aku tidak membawa Minho Oppa kemari jika banyak yeoja yang menyukainya..

Aku melihat-lihat sekeliling, dimana eomma dan appa? Sepertinya pesta kali ini sangat meriah dan sangat besar. Bagaimana tidak? Banyak pengusaha ternama disini termasuk keluarga Choi…

Keluarga kaya raya yang mempunyai Perusahaan dimana-mana, belum lagi.. hotel berbintang yang mereka miliki. Jika bisa dibilang, keluarga Choi adalah orang paling kaya saat ini diKorea dan mungkin akan menduduki peringkat ke 2 orang paling kaya didunia..Bukankah sangat memukau?

Appa sangat daebakk bisa mengundang mereka kemari. Aku menarik tangan Minho Oppa untuk bertemu appa, karena aku sudah menemukan dimana appa berdiri. Appa terlihat mengobrol bersama beberapa tamu..

“Jiyeon-ah,  Oppa pergi ke Toilet ne”Ucap Minho Oppa seakan menyembunyikan sesuatu dan aku mengangguk..

Aku menepuk pundak appa dan membuat appa menoleh, aku tersenyum lebar pada appa dan langsung memeluknya. Aigoo aku merindukan Appa, untung saja appa sudah tidak marah lagi padaku..

“Bagaimana kabarmu Chagiya”Ucap appa sambil menepuk punggungku

“Aku baik-baik saja appa”Jawabku riang, tetapi senyumku luntur saat melihat Cho Kyuhyun yang berjalan menghampiriku dan appa . Disusul dengan eomma yang terlihat tersenyum lebar padaku..

“Apa yang ia lakukan disini appa?” Tanyaku sinis sambil memandang Kyuhyun yang menatapku dengan tatapan mengerikan

“Tentu saja appa mengundangnya, bagaimanapun Kyuhyun adalah orang paling berjasa didalam perusahaan appa”Ucap appa membuatku hanya dapat mendengus. Aku sedang tidak ingin bertemu dengan namja itu aishh, mengacaukan hatiku saja..Dimana Minho Oppa..?

Sebuah tangan kekar tiba-tiba melingkar dipinggangku dan dengan cepat aku menoleh. Aku menemukan Minho Oppa tersenyum kearahku seakan mengatakan untuk tetap tenang walaupun aku harus melihat Cho Kyuhyun. Appa menatap Minho Oppa dengan tatapan malas dan sinis..

“Perhatian”Ucap appa membuat tamu-tamu yang hadir menatap kearah kami. Mengapa aku merasakan sebuah perasaan yang tidak enak? Apa yang akan terjadi?

Appa mulai tersenyum dan mengucapkan kata terimakasih serta kata-kata yang menyangkut perusahaannya tetapi sebuah kalimat membuatku langsung terbelalak

“Malam ini aku kedatangan seorang namja, namja yang mengatakan bahwa ia sangat mencintai puteriku. Kalau begitu, Choi Minho aku persilahkan kau untuk memperkenalkan siapa dirimu dan apa pekerjaanmu”Sinis Appa membuatku langsung terpaku, jadi ini rencana appa.. eomma terlihat sama terkejutnya sepertiku

“Jisung Oppa apa yang kau lak-“Seketika ucapan eomma terhenti saat melihat Minho Oppa yang malah berjalan kearah appa. Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi, yang bisa kulakukan saat ini hanyalah menutup mulut dan menangis. Aku tidak ingin appa menyakiti perasaan Minho Oppa dan mempermalukan Minho Oppa. Minho Oppa adalah namja yang baik..

“Uljima Jiyeon-ah”Ucap Minho Oppa dengan lembut padaku dan tersenyum padaku seakan semua akan baik-baik saja. Semua tidak akan baik-baik saja setelah ini Oppa.. mengapa kau bisa setenang itu?  Aku ingin menghentikan semuanya, tetapi tiba-tiba Kyuhyun menahan tanganku dan itu membuatku tidak bisa berbuat apapun..

“Choi Minho Imnida, kalian bisa memanggilku Minho. Aku adalah namjachingu dari Jiyeon dan aku berencana untuk menikahinya .. Tetapi banyak halangan yang kulalui untuk mendapatkannya. Aku memang namja miskin yang hanya bekerja sebagai kuli bangunan, walaupun begitu aku mencintainya..”Ucapan Minho Oppa tiba-tiba terhenti, ia menunduk membuat Appa terkekeh sambil memandang Minho Oppa dengan tatapan merendahkan..

“Kau kira dengan cinta kau bisa memberinya makan?”Tiba-tiba Kyuhyun bersuara dengan suara lantang. Semua tamu menatap Minho Oppa dengan tatapan merendahkan membuatku merasa sangat sakit hati. Minho Oppa menatap sekelilingnya dengan pandangan sedih

“BERHENTI!”Aku berteriak dengan air mata yang sudah tidak dapatku tahan. Aku berlari lalu memeluk Minho Oppa..

“Oppa, kita pergi”Aku menangis sambil menarik tangannya..

“Jangan”

“Oppa” Aku memelas sambil berusaha menarik tangannya. Aku tidak mau orang-orang itu semakin menjadi.

“Gwenchana”Ucap Minho Oppa sambil menepuk punggungku.. aku menggeleng sambil terus menarik tangannya..

“Oppa.. Hikzz”aku menangis sambil terus berusaha menarik tangannya

Akhirnya aku berhasil, aku berhasil membawa Minho Oppa pergi dari pesta itu. Sepanjang perjalanan Minho Oppa terlihat terdiam sambil menatap luar..

“Apakah aku memang tidak pantas untukmu”Sedihnya

“Oppa”

“Aku tahu bahwa aku hanya namja miskin, tetapi apakah aku tidak pantas mencintaimu?”Sedihnya sambil menatap mataku dalam.

“Seharusnya aku tahu dari awal tentang hal ini Oppa.. Mianhae.. tidak seharusnya aku membawamu kesana”

“Gwenchana”Minho Oppa memelukku, aku tersenyum didalam pelukan hangatnya

***

( Author Pov )

Hyomin menangis setelah acara selesai, ia menatap Ji Sung dengan tatapan sedih sekaligus marah. Ia tidak menyangka suaminya akan sejahat itu pada calon menantu mereka.

“Oppa kau benar-benar tidak punya perasaan”Tangis Hyomin

“Tidak punya perasan? Aku hanya ingin yang terbaik untuk puteriku! Aku tidak ingin ia menderita.. Hanya itu”

“Oppa..kau”

“Wae?”

“Jika kau memaksa untuk menjodohkan Jiyeon dengan Cho Kyuhyun.. sebaiknya kita bercerai!”Tangis Hyomon sambil menatap Suaminyadengan tatapan mengancam membuat Jisung terdiam lalu menatap Hyomin dengan pandangan yang sulit diartikan

“Sampai kapanpun aku tidak akan menceraikanmu dan sampai kapanpun juga aku tidak akan membiarkan namja miskin itu memiliki puteriku!”

Jisuung pergi dengan senyum kecilnya, Hyomin yang melihat hal itu hanya dapat menangis. Ia tidak menyangka bahwa suaminya akan berubah sejahat itu

***

Minho duduk sambil menyelimuti Jiyeon. Ia menatap Jiyeon dengan tatapan lembut dan penuh kasih sayang. Sama hal nya seperti Minho, Jiyeon juga menatap Minho dengan tatapan penuh kasih sayang..

Minho mendekatkan wajahnya pada wajah Jiyeon, membuat Jiyeon gugup setengah mati..

“Oppa..”

“Kau tahu? Setiap detik aku selalu ingin memilikimu.. aku ingin menyentuhmu, tetapi aku tidak ingin merusak keindahanmu sebelum aku menikahimu. Aku tidak pernah ingin melihatmu menangis karena perbuatanku” Bisik Minho lembut lalu memeluk Jiyeon

“Biarkan seperti ini Chagiya, aku ingin tertidur dipelukanmu hanya sebentar. Aku merindukan eommaku ”Ucap Minho membuat Jiyeon terdiam. Baru kali ini Minho mengatakan bahwa ia merindukan keluarganya

Jiyeon tersenyum lalu memeluk namjanya itu dengan erat..

“Saranghae Minho Oppa”

***

( JiyeonPov )

Hari ini aku mengantarkan Minho Oppa pergi ketempat kerjanya, aku tersenyum lalu duduk disalah satu tempat para kuli beristirahat. Aku menatap Minho Oppa yang terlihat sangat giat bekerja. Aku beruntung mempunyai kekasih sepertinya , seorang namja tiba-tiba duduk disampingku dan semakin mendekat kearahku membuatku sedikit ketakutan dan duduk menjauh.

“Annyeong Noona , siapa namamu? Mengapa yeoja cantik sepertimu berada disini? Ah aku lupa, perkenalkan aku Kim Jin Jae , pemilik tempat batuan ini. Kau tahu bukan aku sangat kaya”Ucapnya mencoba meraih wajahku tetapi dengan cepat aku menapik tangannya dengan kasar

“Kau menolakku? Apa yang kau lihat dari namja miskin itu? Ia sama sekali tidak bisa membiayai hidupmu”Bentak namja itu padaku, membuatku ketakutan dan Minho Oppa yang tadinya terlihat sibuk tiba-tiba menoleh kearahku dan namja itu..

“Oppa!!”Aku menangis lalu memeluk Minho Oppa yang berkeringat. Minho Oppa memandang namja itu dengan tatapan murka

“WAE!! Kau ingin memukulku? Kau tahu bukan bahwa aku bisa saja memecatmu !! Kau hanya kuli disini !! Kau lupa bahwa aku adalah pemilik tempat ini !! Dasar Namja Miskin”Ucap Namja itu sambil mencibir Minho Oppa dengan wajah sinisnya. Minho Oppa hanya dapat menunduk menahan amarahnya

Aku merasa tangan Minho Oppa yang mengepal kuat dan ingin menghajar namja itu, tetapi dengan cepat aku menahannya dan menariknya pergi. Aku tak ingin Minho Oppa semakin terbebani dengan memukul namja keparat itu

***

Minho Oppa terlihat bersiap-siap. Ia memakai sebuah baju pelayan, ia mengatakan bahwa mulai hari ini ia akan bekerja disebuah Cafe.

“Doakan Oppa Ne?”Ucapnya sambil mengecup keningku

“Ne Oppa, aku akan selalu mendoa’kanmu”Ucapku dengan tersenyum. Aku berjinjit lalu mencium bibirnya sekilas membuatnya menatapku terkejut. Sedangkan aku hanya dapat menampilkan wajah maluku

“mian”

“G..Gwenchana”ucapnya gugup

“Oppa pergi ne”Senyumnya lalu berjalan keluar dari rumah. Sedangkan aku hanya dapat berteriak senang. OMONA! Seperti mimpi saja. Aku tersenyum senang lalu berjalan kearah daput rumah kecil ini dan mulai memasak. Ya, aku sudah mulai belajar memasak dan sekarang aku bisa memasak.

Tok…tok..tok

Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu rumah, dengan cepat aku membukanya dan menemukan seorang yeoja tengah menatapku dengan tatapan bingung dan bertanya

“Siapa kau?”Tanyanya, yeoja ini terlihat sangat menawan. Dari gaya berpakaiannya ia, terlihat seperti anak orang kaya

“Aku.. aku yeojachingu Minho”Jawabku pelan

“Jeongmalyo? Apakah Minho Oppa ada”

“Ne, wae? Minho Oppa sedang bekerja”

“Anniyoo.. katakan pada Minho Oppa, aku mencarinya. Bilang saja bahwa namaku adalah Choi Jinri.. senang bisa berkenalan denganmu eonni. Kau sangat cantik”Ucapnya dengan senyum lalu pergi begitu saja. Aku hanya dapat memandangnya dengan tatapan bertanya

***

( Author Pov )

Minho tersenyum senang, ia diterima kerja disebuah Restauran Ramen.. Yang mungkin bisa menghidupi dirinya dan Jiyeon..

Minho mengangkat beberapa mangkuk makanan untuk beberapa pelanggan setia Restaurant Ramen itu.

Seorang yeoja menatap Minho dengan pandangan terpesona. Karena baru kali ini ia menemukan namja setampan Minho..

“Suzy, Gwenchana?”tanya seorang yeoja menegur yeoja yang tadi terpana dengan ketampanan Minho. Yeoja bernama Suzy itu hanya dapat menggeleng pelan

“a..aniyo”

“Kau menyukai namja tampan itu?”

“Anni,, aku tidak menyukainya.. “

“Kau bohong”

“Aku serius”Ucap yeoja bernama Suzy itu sambil menatap Chingunya

“Aku merasa kau menyukainya”

“Son Naeun”

“Kekek”

Minho berjalan kearah meja suzy dan Naeun dengan membawa menu makanan. Minho menatap Suzy dengan senyum..

“Ini menu makanannya Nona..”Senyum Minho

Setelah selesai menuliskan daftar makanan yang Suzy ingini, Minho pergi untuk melayani meja yang lain..

“Ia tampan”Celetuk Naeun

“Diam”

“Kau sudah menyadarinya dari tadi Nyonya Bae”

***

Kyuhyun memandang sebuah foto di Laptopnya , sedari tadi ia hanya dapat mendengus kesal. Pikirannya terus berputar pada yeoja yang telah menarik perhatiannya.. wajahnya terlihat dingin sambil memandang foto yeoja cantik itu

“Apakah namja itu sangat istimewa hingga kau menolakku?”

“Aku tidak akan tinggal diam sayang, aku pastikan akan mendapatkanmu cepat atau lambat”Senyum evil Kyuhyun muncul. Ia terlihat merencanakan sesuatu untuk memisahkan Jiyeon dan minho

“Kita tunggu saja tanggal mainnya”

Kyuhyun berdiri dari kursi yang sedari tadi ia duduki,tangannya bergerak mengambil sesuatu dari saku celananya..

“Yoboseyo?”

“Apakah kau sudah melihat keadaan Jiyeon?”

“Sudah tuan, ia baik-baik saja. Saat ini ia sedang duduk sendirian didepan rumah kumuh itu Tuan.. sepertinya ia sedang menunggu seseorang”

“Baiklah,, pantau terus keadaannya.. aku tidak ingin ada orang yang menyakitinya”

“Baik Tuan”

Kyuhyun mematikan sambungan teleponnya dan menatap ponselnya dengan tatapan kecewa dan sedih

“Kapan aku bisa mendapatkan hatimu”Gumamnya pelan

 

***

Jiyeon berjalan disamping Minho sambil mengapit tangan namjachingunya itu dengan mesra. Wajahnya tersenyum senang, pasalnya minho mengajak Jiyeon berjalan-jalan untuk menikmati uang hasil kerja Minho selama sebulan ini..

Minho menggenggam tangan Jiyeon untuk masuk ke Bianglala..

Dengan wajah takutnya Jiyeon mengikuti Minho..

“Gwenchana”Ucap minho seakan menyadari ketakutan kekasihnya itu. Minho menggenggam tangan Jiyeon dengan erat, tanpa menyadari seorang yeoja tengah memperhatikan mereka

‘apakah ia sudah memiliki yeojachingu? Aigoo,padahal aku sudah menyukainya’Batin yeoja itu dengan sedih. Wajahnya terlihat murung, yeoja itu berbalik.. awalnya ia ingin menaiki bianglala itu tetapi ia mengurungkan niatnya..

Bae Suzy

“Suzy-ah, mengapa kita malah kembali”Tanya seorang namja pada yeoja itu

“Aish! Diamlah”

“Suzy-ah”

“Wae?”

“Kau sudah mempertimbangkan apa yang ku katakan kemarin?”

“Mianhae Seung gi-ah , sepertinya aku tidak bisa”

“Mwo”

“Aku menyukai seseorang”

“Nugu”

“Namja itu”Ucap Suzy sambil  menunjuk bianglala yang di naiki Minho dan Jiyeon. Mata Lee Seung Gi membulat..

“Namja itu? Kau menyukai namja dengan baju seperti itu? Apakah kau gila?”

“anni, aku masih sangat waras.. ia terlihat sangat tampan”

“Aish jeongmal”Kesal Seung Gi

***

( Choi Minho Pov )

Aku memeluk Jiyeon sambil melihat pemandangan indah dari bianglala ini.  Jiyeon tersenyum senang dan bahagia. Aku sangat menyukai senyumnya, Jiyeon tersenyum dengan sangat indah dan terlihat lepas..

Aku sangat menyukai dan mencintainya..

“Jiyeon-ah”

“Ne Oppa”

“Bagaimana jika suatu saat kita berpisah?”

“Shireo! Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi Oppa.. aku sangat mencintaimu”

“Nado Chagiya..”

“Oppa”

“Ne”

“Apakah kau berpikir appa akan menerima hubungan kita?”

“Ne, aku yakin Ahjussi akan menerima hubungan kita.. Aku yakin 100%. Lagipula aku lebih baik dari Kyuhyun, aku lebih di bidang manapun darinya”Ucapku dengan nada candaan..

“aku tahu Oppa”Kekehnya

“Chagiya”

“Ne oppa”

“Bagaimana kalau kita menikah”

“Mwo”

“Kita menikah”

“Kau serius Oppa?”Tanyanya lalu berbalik dan menatapku dengan mata indahnya yang berkaca-kaca. Aku mengangguk sambil tersenyum kearahnya, wajahnya terlihat sangat bahagia. Jiyeon lalu memelukku tanpa ingin melepaskannya..

“Oppa.. aku menerima lamaranmu”Tangisnya dengan deras

“Aku yakin aku akan bahagia bersamamu Oppa”Ucapnya sambil mempererat pelukannya..

***

( Jiyeon Pov )

Aku dan Minho Oppa berjalan-jalan sambil berpegangan tangan. Hingga kami melewati sebuah toko perhiasan. Aku menatap sebuah kalung yang sangat indah, tetapi sangat disayangkan.. harganya terlalu mahal..

“wae chagi?”

“Anniyo Oppa”

“Kau menginginkannya?”Tanya Minho Oppa

“anni Oppa.. aku hanya berpikir bahwa kalung itu sangat bagus”

Aku tersenyum pada Minho Oppa, ia menatapku dengan tatapan curiga tetapi ia mencoba menyembunyikannya. Aku tidak mau Minho Oppa mengeluarkan banyak uang hanya untuk membeli kalung itu..

Tiba-tiba seorang ahjumma muncul..

“Aigoo.. kalung ini indah”

“Kalung ini baru saja datang dan barangnya pun terbatas.. apakah anda berniat membelinya Nyonya”Tanya Pegawai toko perhiasan itu.. aku bisa mendengarnya karena kami berdiri tidak jauh dari tempat itu..

Aigoo aku merasa sangat sedih, aku sangat menginginkan kalung itu..

“Kajja Oppa”

“Tunggu dulu”

“Ne?”

“Kau tunggu disini sebentar ne.. Oppa akan segera kembali” Minho Oppa berlari pergi .. kemana ia??

***

( Author Pov )

Minho berlari ke Atm terdekat dan mengeluarkan sebuah kartu dari dompetnya..

‘apakah uangku masih ada’ batin Minho..

Senyumnya muncul..

‘Apakah Ahjussi sudah mengirim uang ke Atmku?? Daebak,, syukur saja ahjussi mengirim uang itu pada saat yang tepat.. Gomawoo ahjussii.. aku akan segera mengganti uangmu jika aku sudah mendapatkan banyak uang dari gajihku ’batin Minho menarik beberapa uang..

Minho berlari kembali, Jiyeon menatap namjachingunya itu dengan tatapan bingung seakan bertanya dari mana namja itu..

“Kajja”Minho menarik tangan Jiyeon..

“ Aku ingin membeli kalung ini”Ucap Minho sambil menunjuk kalung yang hampir saja dibeli oleh seorang ahjumma.. ahjumma itu memandang Minho dengan kesal

“Aku akan membayar dua kali lipat jika kau memberikan kalung itu padaku”Ucap Ahjumma itu.. Ahjumma itu memandang minho dan Jiyeon dengan tatapan merendah. Terlebih lagi saat ia melihat baju yang dipakai oleh Minho dan Jiyeon

‘Mereka orang-orang miskin dan mungkin uang mereka tidak akan mampu menandingi uang yang ku tawarkan untuk membeli kalung  itu’batin ahjumma  itu sambil tersenyum kecut..

“Aku akan membayar 3 kali Lipat”Ucap Minho sambil menaruh uang yang baru saja ia ambil tadi diatas meja. Jiyeon yang melihat hal itu hanya dapat menatap Minho dengan tatapan tidak percaya

Pelayan itu terlihat menatap ahjumma yang terlihat sudah mati kutu..

“Oppa..sebaiknya kita pergi.. “

“Jangan”

“Oppa”

“Aku akan membelikannya untukmu”Ucap Minho sambil tersenyum.Pelayan itu membungkus kalung itu lalu memberikannya pada Minho..

“Gomawoo”

***

( Hyomin Pov )

Aku berjalan dengan anggun dengan Jisung Oppa disampingku. Walaupun kami sedang bertengkar, kami tidak akan menunjukkan pertengkaran kami didepan orang-orang yang ada disekitar kami..

Pesta yang sangat mewah, bahkan bisa dibilang ini adalah pesta termewah yang pernah aku kunjungi dan yang pernah ada. Pesta ini adalah pesta yang dirayakan oleh Keluarga Choi dalam rangka merayakan Ulang Tahun putera pertama mereka, Keluarga Choi sangat sempurna dan mereka memiliki segala-galanya..

Rumah sebesar istana, perusahaan besar dimana-mana, Mobil mewah , mereka sangat menawan..

Aku dan Jisung Oppa duduk disalah satu kursi..

Acara dimulai dengan beberapa sambutan dari Nyonya dan Tuan Choi, Nyonya Choi terlihat tampil dengan wajah elegan dan wajah bersahabatnya.. mereka memang dikenal dengan sifat baik yang mereka miliki..

“Seandainya saja putera keluarga Choi tertarik pada jIyeon, aku pasti akan sangat bahagia”Celetuk Jisung Oppa membuatku hanya dapat terdiam. Ia terus memikirkan uang.. apakah diotaknya hanya ada uang eoh??

***

( Jiyeon Pov )

Aku membersihkan rumah kecil yang kutempati bersama Minho  Oppa. Hari ini Minho akan pulang telat karena ia mempunyai sebuah pekerjaan yang entah apa itu.. Padahal hari ini adalah hari ulang tahunnya..

Sebuah kertas tiba-tiba saja jatuh mengenai kakiku..

‘Undangan Ulang Tahun’ Batinku

Aku membukanya dan seketika itu mataku terbelalak..

“Apakah Minho Oppa memiliki hubungan dekat dengan keluarga Choi hingga ia memiliki surat undangan ini? Minho Oppa memang daeebakk”Gumamku..

Aku membuka lemari tua itu, dan menemukan banyak barang-barang. Minho Oppa tidak pernah membiarkanku untuk membuka lemari itu. Karena Minho Oppa mengatakan bahwa isi lemari ini sangat penting untuknya, tetapi tidak apa bukan jika aku membukanya?? Siapa tahu aku dapat mengetahui siapa orang tua Minho Oppa sebenarnya, karena aku memang sangat penasaran dengan jati diri Minho Oppa..

Deg!

Bukankah ini fotoku? Sejak kapan Minho Oppa mengenalku? Bukankah saat itu aku tidak mengenal Minho Oppa..

wpid-Av43cE6CIAEI1kK.jpeg

Aku membuka foto selanjutnya dan menemukan foto seorang yeoja..

Bukan kah ini adalah yeoja tempo hari yang datang kemari?? Aku membalik foto itu dan menemukan sebuah tulisan dibelakangnya

‘Choi Jin ri, anak kedua dari Keluarga Choi’

Aku mulai merasa perasaan yang tidak enak.. apakah Minho Oppa mendapatkan uang dari keluarga Choi? Ataukan Minho Oppa memeras mereka? Apakah minho oppa tahu rahasia terbesar mereka? Apakah Minho Oppa melakukan sebuah kejahatan??

Tetapi itu sangat tidak mungkin, mengingat Minho Oppa adalah namja baik-baik. Jiyeon kau harus berpikir positif, mungkin saja yeoja itu adalah teman dari Minho Oppa.. Lagi pula yeoja itu terlihat tidak ada masalah tempo hari dengan Minho Oppa..

***

( Author Pov )

Seorang Namja dengan wajah dinginnya memasuki sebuah ruangan. Ia berjalan dengan pelan hingga ia melihat seorang yeoja tengah menunggunya dengan tersenyum..

“Oppa.. kau datang” Senyum yeoja itu

“Ne”Jawab dingin namja itu lalu merangkul yeoja itu dengan lembut..

“Oppa aku merindukanmu”

“Nado”

“Aish.. jeongmal! Bagaimana bisa kau memiliki sifat sedingin itu”Omel yeoja itu

“Begitulah”Jawab namja itu tanpa tersenyum..

Yeoja itu hanya dapat memutar matanya kesal, bagaimana tidak? Semenjak ia kecil, ia tidak pernah melihat namja itu tersenyum..

“Aku sudah mengatakan bahwa tidak perlu membuat pesta bukan?”

“Oppa,, kau harusnya menghargai apa yang eomma dan appa siapkan.. mereka menyayangimu”Celetuk yeoja itu

“Kau tahu bukan? Aku tidak suka dengan kemewahan yang kita miliki.. Aku tidak ingin orang-orang mengenaliku” Dingin namja itu

“Oppa.. Bagaimanapun kau adalah pewaris perusahaan appa kelak”

“Apakah aku pernah menyetujui hal itu?”

“Oppa.. Yeoja itu sangat hebat hingga membuatmu bisa tersenyum saat bersamanya.. kau tahu Oppa? Aku tidak menyangka bahwa kau mau mempermalukan dirimu didepan banyak orang hanya karena yeoja itu.. “

“Dia Istimewa.. bukankah kau bisa merasakannya?”

“Ne.. Oppa.. ia memang istimewa”

***

( Choi Minho Pov )

Aku membawa beberapa bungkus makanan. Aku yakin jiyeon lapar saat ini, aku masuk tanpa mengetuk..

“Oppa”Ucap Jiyeon yang terlihat sedang melipat baju, aku tersenyum padanya..

Lalu duduk didepannya..

“Wae Chagiya?”

“Ah..anni”Jawabnya gugup

“Wae?”Aku merasa curiga, aku menganggam tangannya..

Tiba-tiba saja Jiyeon mengeluarkan beberapa barang yang kubelikan selama ini untuknya.. mengapa ia??

“Dari mana kau mendapatkan uang ? “

“Apa maksudmu?”

“Aku bertanya Oppa! Dari mana kau mendapatkan uang? Apa hubunganmmu dengan keluarga Choi? Apakah kau melakukan tindakan kriminal?” Ucapnya sambil menatapku sinis

“Aku..aku”Aku menjadi sangat gugup..

Jiyeon menghempaskan tanganku yang menggenggam tangannya tadi..

 wpid-528153_10151018982280642_722427892_n.jpeg

TBC

Aigoo.. Otthokae?? Apakah jelek?? Aish T_T Mianhae soalnyaa Mood author lagi bener-bener buruk jadi Ffnya ketularan buruk deh.. mohon Kritik dan sarannya .. Gomawoo ^^

66 thoughts on “My Life ( Part 2 )

  1. Jiyeonni aniii.. Minho tdk jht dy hny anak org kaya yg brpr2 mnjd org miskin krn tdk mau org memandang uangx.. Aigo tuan park lihat sj kau akan terkejut nanti (╮°-°)╮┳━┳ (╯°□°)╯ ┻━┻

  2. Ck trnya minho hya pura2 jd rakyat biasa ya pdhl..huh apa reaksi tn park stlh tau ini.tp ap motif minho knpa hrus brpura2 hdp miskin.jiyi pkranya negatif.minho cpat bongkar pnyamaranmu.

  3. jadi minho pura2 jadi orang miskin ya….
    aduh…kenapa appa jiyeon ngk stuju…meski ngk stuju mereka akan tetap bersama….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s