An Unexpected Love : Cinta Sebenarnya ( Part 3 )

wpid-jiyeon-t-ara-tiara-14530283-396-298.jpeg

Tittle : An unexpected love

Genre : Romance, Humor, Life Marriage

Rating : G

Type : Chaptered

Author : MarsaQuuens

( Main Cast )

  • Choi Minho ‘Shinee’
  • Park Jiyeon

( Support Cast )

  • Cari Di Cerita

( Perkenalan Tokoh )

  • Jiyeon : Yeoja baik, cantik, tetapi agak sedikit Pabo. Berkuliah di Universitas Biru, sangat tidak menyukai namja yang dijodohkan dengannya bernama Choi Minho  

tumblr_l0c3thwgkh1qbqqxyo1_400_thumb.jpg

  • Choi Minho : Namja tampan, dan kaya raya. Minho adalah pewaris satu-satunya Choi’s Grup menggantikan appanya

url

  • Bae Suzy : Yeoja cantik, tetapi mempunyai kata-kata yang sangat pedas membuat siapapun yang mendengarnya akan merasa sakit hati. Suzy adalah yeojachingu Minho. Tetapi karena ingin melanjutkan sekolahnya diluar negeri ia memutuskan untuk putus sementara dengan Namjachingunya itu

Bae Suzy

  • Kim Myungsoo : Namja baik, tampan dan sangat dingin. Jiyeon sangat mengagumi Myungsoo hingga akhirnya mereka berpacaran tetapi karena perjodohan itu Jiyeon memutuskan untuk menjalin hubungan diam-diam

flowerband-side-infinite-l

Pesan : Annyeong ^^ Me Comeback, ini adalah FF pesanan Park Ji Ah😀 Mian Kalau FF nya gak seperti yang saeng harapkan.. eonni sudah berusaha keras jadi seperti inilah..😀 Ini ff juga hasil Imajinasi dari Park Ji Ah😀.. O iya untuk para Riders jangan bingung dijalan cerita kali ini -,- rencananya author mau buat adegan mesra minji couple untuk part 4 dan 5 nya😀 Author sedih kalau buat FF sedih mulu ^^

***

( Jiyeon Pov )

Petir menggelegar!! Aku terus berjalan tanpa memperdulikan orang yang berlalu lalang dihadapanku dengan membawa payung, Aku terus menangis. Hatiku sangat sakit dan rapuh, tubuhku menggigil ditambah lagi hujan yang dengan deras mengguyurku!! Tuhan mengapa aku harus merasa kesakitan ini! Aku tidak sanggup

Tiba-tiba seseorang memelukku dengan erat, aku menangis didada bidangnya. Siapa namja yang memelukku saat ini? Aku terus menangis , seseorang yang memelukku tiba-tiba membelai rambutku lembut..

“Jangan menangis” ucapnya membuatku membulatkan mataku seketika, Choi Minho? Bagaimana bisa ia ada disini, aku menangis dengan derasnya hingga membuatnya mengeratkan pelukannya padaku..

“Appo”

Minho menggendongku, aku merasa sangat pusing dan lemah. Minho merebahkan tubuhku diatas ranjang, lalu membuka bajuku yang basah. Tidak kata malu saat ini, aku sudah tidak dapat bergerak lagi saat ini. Minho mengganti bajuku dengan baju tidur hangat yang biasaku pakai

“Minho-ah Appo!! Myungsoo akan dijodohkan” Tangisku

“Aku tahu”

***

( Choi Minho pov )

Aku menggandeng lengan Suzy dengan mesra, tetapi aku terdiam saat melihat Jiyeon dan Myungsoo bersama seorang ahjussi. Ahjussi itu terdengar marah-marah dan menunjuk Jiyeon, aku berjalan mendekat kearah mereka. Aku mendengar bahwa Myungsoo akan dijodohkan.. Jiyeon berlari sambil menangis, melihat hal itu aku melepaskan genggaman tanganku dari Suzy dan berlari mengejar Jiyeon..

Aku mendengar teriakan Suzy yang berusaha mengejarku, aku mencari keberadaan Jiyeon hingga aku melihatnya yang sedang terdiam sambil menangis ditengah-tengah keramaian. Jiyeon membiarkan hujan membasahinya.. aku berlari lalu memeluknya dengan erat, entah mengapa aku sakit melihatnya yang selemah ini..

“jangan menangis” Ucapku

“Appo” tangisnya

Aku membawa pulang, keadaannya terlihat sangat lemah. Aku prihatin dengannya, aku merebahkan tubuhnya diatas kasur empuk kami. Aku membuka bajunya, ini harusku lakukan jika tidak ia akan kedinginan. Setelah itu akan mengganti bajunya dengan baju tidur yang biasa ia gunakan

“Minho-ah Appoo!! Myungsoo akan dijodohkan” tangisnya

“Aku tahu”

“Kau harus kuat, masih ada aku disini” Lanjutku membuatnya menatapku dengan air mata yang berlinang. Jebal jangan menangis dihadapanku, aku tidak sanggup melihatmu menangis. Aku menghapus air matanya pelan, ia terlihat sangat tersiksa karena ini semua..

Aku mengompresnya, suhu tubuhnya sangat panas. Jiyeon mengigau, ia terus memanggil nama Myungsoo dan itu membuatku merasa sangat sakit. Apa apa sebenarnya? Apakah aku mulai menyukai dan mencintaimu Park Jiyeon? Aku tidak mau perasaan ini terus tumbuh dan membuatku tidak akan rela melepaskanmu

Aku tidur disampingnya lalu memeluknya erat, apakah aku mulai mencintai Anaeku? Biarpun ia pabo, selama ini ia selalu menemaniku dan memberi warna pada hari-hari yang kujalani..Apakah aku harus memilih Suzy atau dirimu?

~

Aku bangun dan mendapatkan Jiyeon masih dalam keadaan sakit, aku memutuskan untuk membuatkan bubur untuknya. Aku berjalan kearah Jiyeon dengan semangkuk bubur ditanganku, ia terlihat sangat menderita..

Jiyeon melamun, aku duduk disampinya lalu meletakan lenganku dikeningnya, apakah kau menderita menikah denganku? Aku menghapus air mata yang tiba-tiba saja mengalir dari mata indahnya. Tadi pagi Myungsoo kemari dan aku tidak mengijinkannya untuk bertemu Jiyeon, Jiyeon masih ingin sendiri dan mungkin kedatangan Myungsoo akan membuatnya bertambah sakit hati

“Apakah kau yakin bahwa Myungsoo adalah jodohku?” Tiba-tiba Jiyeon bertanya membuatku langsung menatapnya.

“Kau tahu Pabo? Aku menangis bukan karena aku patah hati “ Ucapnya membuatku menyerit bingung, sebuah senyum tampak terlihat dari bibir pucatnya

“Aku menangis karena aku tidak tahu bagaimana perasaanku padanya, aku terus memaksa diriku dan itu membuatku sakit” ucapnya sambil menangis, ia memelukku dan menenggelamkan wajahnya didada bidangku. Jadi ia bimbang dengan perasaannya sendiri? Sangat sulit.

Aku mengelus pipinya membuatnya menatap kearahku, aku mendekatkan wajahku padanya lalu melumat Bibirnya pelan, ia hanya diam kemudian membalas ciumanku. Ciuman ini hanya sebatas ciuman Oppa pada Dongsaengnya. Ia mengalungkan lengannya dileherku dan aku melingkarkan lenganku dipinggangnya. Semakin lama ciuman ini semakin memanas , aku merebahkan tubuhnya dan mulai menciumi lehernya tetapi semua pudar saat terdengar sebuah suara mengagetkan kami..

“OMOO!!”

Aku dengan cepat bangun dan menemukan eomma sedang menatap kami dengan terkejut, aku mengancing bajuku yang sempat terbuka begitu pula dengan Jiyeon. Eomma tersenyum penuh makna ..

“Mian eomma mengganggu adegan romantis kalian, rencananya eomma ingin membawa Jiyeon untuk pergi kedokter karena mendengar bahwa Jiyeon sakit tetapi sepertinya itu tidak perlu” Ucap eomma dan aku hanya mengangguk lalu pergi meninggalkan mereka. Aku duduk sambil meneguk air mineral… Hampir saja..

***

( Kim Myungsoo Pov )

Sudah ratusan kali aku mencoba menelepon jiyeon. Tetapi ia tidak mengangkatnya, aku merasa sangat marah dengan ini semua. Appa dengan seenaknya menjodohkanku dengan Sulli yeoja yang tidak lain adalah yeojachinguku sebelum jiyeon..Kemarin aku mengejar Jiyeon tetapi apa yang ku lihat? Ia sedang berpelukan dengan Minho ditengah hujan deras yang mengguyur mereka

Aishh!! Aku membenci perjodohan konyol ini, aku tidak menginginkannya.. aku mengurung diriku dikamar dan tidak berniat keluar sedikitpun walaupun aku mendengar beberapa pelayan mencoba membawaku keluar.

Cinta begitu menyakitkan, terlebih lagi aku harus menikahi yeoja bernama Sulli itu. Satu-satunya yeoja yang ingin kunikahi saat ini hanyalah Jiyeon tidak ada yang lain. Aku merasa sangat bersalah pada Jiyeon atas insiden kemarin saat appa membentaknya..

PRANGGGG!! Aku menampar kaca yang ada didepanku,darah segar mengalir dari tanganku. Aku mendengar teriakan khawatir eomma, aishhh..aku merindukan jiyeon sekarang, aku sangat khawatir dengan keadaannya sekarang.Choi minho melarangku untuk bertemu dengan jiyeon dan aku mengerti hal itu..

~

( Jiyeon Pov )

Aku duduk dibalkon rumah sambil memandang langit  biru diatasku, hatiku sangat resah dan sangat tidak semangat saat ini. Ada rasa sedih dan ada rasa bimbang dihatiku saat ini dan itu membuatku sangat tersiksa.. sebuah lengan memelukku dari belakang, ia menyandarkan kepalanya dipundakku..

Choi Minho, hentikan semua perhatianmu yang selama ini kau berikan padaku. Aku tidak ingin perasaanku bertambah padamu, ia mencium pundakku lalu memelukku semakin erat. Bisakah pelukan ini menjadi lebih lama?

“Suzy mengajakku untuk berkencan”

“Setujui saja, bukankah Suzy sudah bersedia kembali padamu. Kemarin aku bertemu dengannya dan ia mengatakan bahwa ia akan selalu ada disisimu” ucapku mencoba tersenyum

“bagaimana dengan Myungsoo? Apakah kau sudah bertemu dengannya?”

“Sudah satu minggu ini aku tidak pernah bertemu dengannya, aku selalu menghindarinya dikampus ataupun ditempat lain. Aku ttidak ingin menjadi penghancur perjodohan itu,aku akan menerima semuanya. Aku akan baik-baik saja , saat kau akan meninggalkanku dan Myungsoo akan menikah dengan yeoja lain” Lagi-lagi air mata ini terus ingin keluar..

“Aku tidak akan pernah meninggalkanmu” Ucap Minho lalu membalikkan tubuhku untuk menatapnya, Aku menatapnya dengan mata yang berlinang. Minho memelukku dengan sangat erat

“Aku berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu, mulai sekarang kau harus kembali menjadi dirimu yang periang. Jangan karena namja kau menjadi selemah ini, kau tidak ingat bahwa kau masih mempunyai seorang Nampyeon tampan” ucapnya

“aku tahu” aku tersenyum lalu memeluknya erat, mengapa hubungan kami menjadi seromantis ini?  Aku tidak tahu..

***

( Bae Suzy Pov )

Sakit! Hatiku sangat sakit, beberapa hari yang lalu Minho Oppa meninggalkanku demi mengejar Jiyeon dan ia memeluk Jiyeon ditengah hujan deras tanpa memperdulikanku yang berdiri tidak jauh darinya. Aku menangis melihat kejadian itu, bagaimana bisa sahabatku sendiri merebut namja yang sangat kucintai..

Minho Oppa berubah padaku, ia seakan tak betah berada disampingku. Setiap kami berkencan ia selalu memikirkan Jiyeon, bahkan ia membeli cincin untuk Jiyeon saat kami pergi berbelanja beberapa waktu lalu.. sangat menyakitkan..

“yoboseyo” aku menghubunginya

“waeyo Chagiyya?”

“Oppa, kita berkencan ne. Aku merindukanmu”

“Umh, Mian Chagiya.. sepertinya aku sedang sibuk saat ini, aku harus menemani Jiyeon untuk pergi kerumah kelurganya dan aku juga harus mengantarnya untuk pergi berbelanja beberapa bahan makanan”

“Sepenting ittu kah Jiyeon dibandingkanku?”

“Ne? Aku harap kau dapat mengerti chagiya”

“Oppa aku lelah”

“Aku mohon mengertilah”

“Aku sudah lelah Oppa, kau tidak mencintaiku lagi.Kau lebih memperdulikan Jiyeon dibandingkanku, kau selalu ada disisinya saat ia sedih maupun senang. Sedangkan aku? Kau tidak bersamaku saat aku berduka maupun aku sedang sedih” Aku menangis terisak

“Mian”

“Hanya itu Oppa”

“Aku akan menemuimu secepatnya” ia mematikan sambungan ponselnya. Apakah ini yang ia namakan cinta? Tanpa ia sadari ia sudah menaruh sebuah perasaan yang istimewa untuk Jiyeon. Aku menangis sambil mengacak rambutku, semua salahku. Jika saja aku menerima lamaran itu mungkin aku sudah menikah dengan Minho Oppa dan memiliki seorang anak.. aku menyesal telah menyia-nyiakan kesempatan yang sangat berharga..

~

( Author Pov )

Minho menutup matanya, ia juga bingung apa yang terjadi padanya? Ia merasa jenuh pada suzy dan ia merasa selalu ingin dekat dengan Jiyeon. Minho menatap Jiyeon yang saat ini terlihat sedang memilih beberapa bahan makanan.. Minho berjalan disamping Jiyeon sambil melihat beberapa cemilan

“Yak!!kau jangan mengambil banyak cemilan, aku tidak mau membayar tahu” ucap Jiyeon mencibir

“Kau pelit sekali”

“Memang, kau baru tahu :p Aku tidak mau uangku terpakai olehmu”

“Jebal, aku ingin cemilan ini. Kau tega dengan suamimu yang tampan ini”

“Cih percaya diri sekali kau? Masih banyak namja yang lebih tampan”

“Aigoo.. jebal”

“yasudah, aku akan membayarnya. Tetapi ingat aku tidak mau kau mengambil banyak barang” Ucap Jiyeon dan Minho mengangguk lalu memasukan beberapa cemilan kebelanjaan mereka.Setelah selesai berbelanja Minho dan Jiyeon memutuskan untuk kembali ke Apartement mereka, Jiyeon terlihat lebih ceria walaupun hatinya masih sangat sedih dan sakit tetapi ia tidak menunjukannya..

Jiyeon mengeluarkan beberapa belanjaannya,sedangkan Minho? Ia terlihat sedang sibuk berkutat dengan Laptopnya. Jiyeon mengambil beberapa cemilan dan duduk disebelah Minho sambil melihat apa yang dikerjakan oleh nampyeonnya itu..

“Cih… kau masih punya tanggung Jawab Pabo!”

“Biarpun begini aku adalah pewaris perusahaan appa, aku tidak boleh semena-mena diperusahaan itu walaupun aku sudah menjadi direktur utama” Ucap Minho masih fokus dengan laptopnya

“Ternyata cemilan yang kau ambil lumayan enak”

“Mwoya! Kau mengambil cemilanku”

“Aku yang membayarnya, jadi aku berhak memakannya” ucap Jiyeon dengan kekehan kecil. Minho kembali terfokus ke layar Laptopnya, Jiyeon kembali memperhatikan apa yang sedang Minho kerjakan hingga..

Ting..tongg..tengg bel apartement mereka berbunyi, Jiyeon bangun dan membukanya. Seketika itu matanya terbelalak, Myungsoo berdiri dihadapannya dengan tatapan rindu. Seketika itu tangis Jiyeon meledak dan itu membuat Minho terkejut

“Chagiya, dengarkan penjelasanku dulu” ucap Myungsoo sambil menggenggam lengan jiyeon erat, Jiyeon berbalik dan menatap Myungsoo dengan air mata berlinang.

“Myungsoo-sii, sebaiknya kau pergi dari sini. Jiyeon masih sangat terpukul, lepaskan dia” Minho menatap Myungsoo dengan tatapan tajam

“Shireo, Jiyeon-ah dengarkan penjelasanku dulu. Jebal” Myungsoo menangis dan itu membuat Jiyeon tidak tega dan akhirnya mengangguk dan mengikuti Myungsoo tanpa memperdulikan Minho yang saat ini sedang menatap kepergian mereka..

***

( Park Jiyeon Pov )

Kami duduk di Taman yang sangat dekat dengan Apartementku, aku hanya dapat diam. Saat ini semua menjadi bimbang, disatu sisi aku tidak ingin melepaskan Myungsoo dan disisi lain aku sudah mulai tidak merasakan cinta padanya. Aku mencoba memikirkan semuanya, apakah ini akhir dari hubungan kami atau tidak..

“Jiyeon-ah”

“Umh”

“Mian”

“Gwenchana oppa, aku dengar sulli adalah yeoja cantik. Seharusnya kau senang, aku bahagia jika kau bahagia Oppa. Berjanjilah tidak akan menolak perjodohan itu”

“Jiyeon-ah aku tidak mau, aku hanya menginginkanmu” Myungsoo Oppa menangis sambil memelukku. Myungsoo Oppa Mian, aku memang yeoja jahat yang tidak mengerti perasaanmu sama sekali. Aku memang sangat jahat padamu, aku tidak pernah memperdulikan perasaanmu sama sekali..

“Oppa inilah saatnya kau menjadi anak yang berbakti pada orang tuamu. Aku rela melepaskanmu, kau harus membahagiakan kedua orang tuamu Oppa. Mereka telah membesarkanmu dan bagaimanapun mereka juga perduli dengan masa depanmu” aku menangis sambil mengatakan hal itu

“Shireo, aku tidak mau berpisah denganmu. Mungkin ini terdengar egois tetapi aku benar-benar mencintaimu Jiyeon. Aku ingin memilikimu, aku berjanji akan melamarmu didepan orang tuamu”

“Oppa jangan gila, aku sudah menikah”

“Minho tidak mencintaimu, kau kira aku tidak tahu? Kau sudah menyimpan rasa pada Minho selama ini. Terlihat jelas, tetapi kau juga mempunyai rasa sayang padaku. Aku akan menikahimu dan mungkin Minho akan bersedia menceraikanmu, IA TIDAK MENCINTAIMU SAMA SEPERTIKU MENCINTAIMU”

“Oppa”kali ini air mata tumpah dengan derasnya dari mata indahku. Aku terlalu mengharapkan Minho, Myungsoo Oppa benar.. Minho tidak akan pernah mencintaiku .. yang ia cinta hanyalah Bae Suzy

“Oppa aku butuh waktu” aku pergi begitu saja sambil menangis, sesampai diapartement aku dikejutkan lagi. Minho terlihat memeluk Suzy dan mengecup rambut panjang suzy..sakit!! sangat sakitt.

“Uljima, aku masih tetap mencintaimu.. tenanglah..Jiyeon sudah aku anggap sepperti adikku sendiri aku tidak tega melihatnya yang sedang putus cinta.. kau harus percaya padaku Chagiyaa “ Minho Oppa memeluk Suzy dengan erat. Aku berjalan melewati mereka, tanpa memperdulikan Minho yang sudah mengetahui keberadaanku.. aku masuk kedalam kamar dan menangis..Appooo!! mengapa cinta begitu rumit?

Aku menenggelamkan wajahku didalam bantal empukku, aku tidak ingin ada yang mendengar tangisku. Samar-sama aku mendengar seseorang berjalan kearahku dan mengelus punggungku..

“Bagaimana? Apakah kau sudah memutuskan sesuatu?”

“Aku.. aku akan menikah dengan Myungsoo, dan kau bisa menikah dengan Suzy.. bukankah ini yang sudah kita berdua cita-citakan sejak awal? Bersama pasangan masing-masing” Aku menangis sambil mengatakan hal itu, hatiku benar-benar sakit.. disatu sisi aku sudah menyadari bahwa aku mencintai Minho dan disisi lain aku harus menyadari bahwa aku tidak berarti baginya.

“Kau akan meninggalkanku?” Minho terlihat bergetar, entah apa yang terjadi padanya. Minho pergi begitu saja meninggalkanku membuatku menyerit bingung. Ia menutup pintu dengan kasarnya, sangat sulit mengatakan hal itu tetapi aku harus  mengatakannya demi kebaikan bersama saat ini.

***

( Choi Minho Pov )

Sudah beberapa teguk Wine yang ku minum, hatiku terasa sangat sakit terlebih lagi aku merasa sangat frustasi saat Jiyeon mengatakan bahwa ia akan menikah dengan Myungsoo. Ada apa denganku? Apakah perasaan itu tumbuh padaku? Aishh, semua membuatku gila..

Aku merasakan ponselku bergetar dan aku melihat siapa yang memanggil. Ternyata Bae Suzy? Cih, aku tidak menyukainya saat ini.. Ia terlalu sensitive dan semaunya sendiri.PARK JIYEON!!AKU MENCINTAIMU

“Tuan Sudah cukup, anda sedang mabuk” Tuan Jung mencoba menghentikanku

“Urusi saja urusanmu, jangan mencampuri urusanku sekarang!!” aku membentaknya membuat pelayan jung terdiam tidak berkutik. Aku tidak mau berpisah dengan Jiyeon, sekarang aku terlalu mencintainya.. mengapa Myungsoo malah mengambilnya disaat aku sudah mulai menaruh hati pada Jiyeon?

Aku tidak akan menyerah, tidak semudah itu Jiyeon pergi dariku. Aku harus memilikinya,aku tidak akan membiarkan apa yang sudah menjadi milikku dirampas begitu saja!! Aishhh..Jiyeon kau tidak akan bisa pergi dariku.. INGAT ITU!!

***

( Author Pov )

Jiyeon merasa sangat cemas pada Minho saat ini,entah mengapa ia sangat menghawatirkan Nampyeonnya itu.Hingga terdengar ketukan pintu yang keras membuat Jiyeon terkejut dan dengan berjalan kearah pintu dan menemukan Minho yang kini terlihat berdiri lunglai,Minho tersenyum kemudian berbicara aneh..

“Aigoo kau mabuk”

Jiyeon memapah Minho tetapi tiba-tiba Minho mendorong Jiyeon  dan mengunci yeoja itu, ia menatap wajah Jiyeon dengan mata memerah membuat Jiyeon terkejut dan menjadi sangat gugup ditatap seperti itu..

“Saranghae” ucap Minho, Jiyeon membulatkan matanya kemudian menatap Minho dengan tatapan mata berkaca-kaca. Ia tidak mempercayai apa yang baru saja keluar dari mulut Minho. Jiyeon menutup mulutnya tidak percaya..

“Kau sedang mabuk, jadi bicaramu mulai aneh. Aku bukan Suzy” Jiyeon mencoba menghilangkan perasangka buruknya..

“Siapa yang mengatakan kau Suzy? Apakah aku mengatakan bahwa kau Suzy? Aishhh.. Park Jiyeon Aku mencintaimu”Minho mulai menciumi Jiyeon membuat Jiyeon merasa sangat terkejut terlebih lagi Minho yang mulai membuka kancing bajunya. Jiyeon mendorong Minho dan menatap namja itu dengan tatapan sedih

“AKU BUKAN SUZY” Jiyeon menangis sambil berlari kearah kamarnya dan hendak menutupnya tetapi terlambat. Bagaimanapun kekuatan namja lebih besar dari pada kekuatan yeoja. Minho seperti seseorang yang tidak sadarkan diri.. ia menahan Jiyeon dan menciumi Jiyeon..Jiyeon yang merasakan dicium secara paksa mencoba melawan tetapi ia tidak dapat menolaknya karena ia memang menginginkan sentuhan dari Nampyeonnya itu..

***

Kicauan burung membangunkan kedua sejoli yang terlihat tengah berpelukan dengan mesranya. Jiyeon membuka matanya perlahan dan menatap namja yang kini tertidur didepannya. Air mata menetes perlahan dari mata indahnnya.. ia merasa semua yang ia lakukan dengan Minho adalah hal yang sangat fatal.. ia merasa tengah menghianati Myungsoo.

Tetapi ia juga tidak bisa menghindari sebuah kenyataan, bahwa ia telah menerima Minho dihatinya.. ia sudah sangat mencintai namja yang terus menghiburnya saat ia sedih. Jiyeon tidak tahu siapa lagi yang akan menghiburnya selain Minho.

Mendengar isakan jiyeon, Minho membuka matanya. Ia menatap Jiyeon dengan tatapan sedih, ia berpikir bahwa Jiyeon sangat membencinya setelah kejadian semalam,ia berpikir bahwa Jiyeon tidak akan mau melihatnya lagi setelah ini.

“Oppa, apakah ini pertama kalinya aku memanggilmu dengan sebutan Oppa? Kekeke😀 mungkin malah indah yang kita lalui semalam adalah tanda perpisahan antara kita. Kau bahagia Oppa? Aku juga bahagia bisa mencintaimu, tetapi.. aku harus bersama Myungsoo saat ini. Bukankah ini cita-cita kita untuk bersama pasangan masing-masing” Jiyeon mulai menangis

“Uljima”

“Aku sedih harus berpisah denganmu, tetapi aku tidak mau menyakiti perasaan Myungsoo” Jiyeon menangis dengan derasnya

“Aku juga mencintaimu” Minho memeluk Jiyeon

“Tetapi kau harus bersama Bae Suzy oppa, aku tidak mau kau menyakiti perasaan yeoja. Suzy adalah sahabatku Oppa, dan aku mau kau membahagiakannya. Walaupun kita sekarang saling mencintai, tetapi kita harus berpisah..Cinta tidak harus memiliki”

“Aku mencintaimu”

“Aku juga mencintaimu Oppa”

***

( Choi Sooyoung Pov )

Aku tersenyum jika mengingat putera satu-satuku sudah menikah dengan yeoja yang tepat. Aku berharap Minho akan memberikan keturuna untuk menjadi cucuku. Aigooo aku tidak sabar menuggunya.

Aku bersenandung sambil menyiram bunga dihadapanku, hari yang begitu indah. Tetapi senyumku pudar saat aku melihat bae suzy yang tengah berdiri dihadapanku dengan sebuah kertas dilengannya. Aku menyerit sedikit lalu berjalan kearahnya, yeoja ini lagi -_- . Aku tidak menyukainya

“ Annyeong Ahjumma”

“Ne”

“Aku membawakan sesuatu untukmu” ia tersenyum mengerikan dan mengeluarkan sebuah kertas dan memberikannya padaku. Awalnya aku menyerit bingung, tetapi saat melihatnya aku terkejut dan menutup mulutku tak percaya.. pernikahan Kontrak? Jadi selama ini mereka tidak saling mencintai? Aku menangis

“Ahjumma,seharusnya kau mengerti bahwa Minho Oppa hanya mencintaiku. Kau orang tua yang egois dan tidak memperdulikan perasaan anakmu”

Aku tidak memperdulikan yeoja itu dan dengan cepat masuk untuk menemui Junsu Oppa..Aishh, apa-apaan ini? Apakah mereka menderita dengan pernikahan mereka? Aku merasa sangat bersalah telah menikahkan mereka karena kehendakku dan eomma.

***

Aku bersama yeoja bernama Suzy itu pergi ke Apartement Jiyeon dan Minho, air mata terus bercucuran dari mataku. Apakah mereka tidaksaling mencintai? Mengapa mereka malah menyembunyikan hal ini? Apakah mereka mengira kami akan memaksakan kehendak kami untuk menikahkan mereka?

Sepanjang berjalanan aku tidak menghiraukan Bae Suzy yang seolah-olah bersikap baik padaku. Aku tidak mau yeoja ini menjadi menantuku, aku tidak akan pernah mau Minho memiliki isteri seperti yeoja ini

Sesampai di Apartement mereka, aku melihat Minho dan Jiyeon yang terduduk dalam diam, apa yang terjadi pada mereka? Jiyeon tersadar dan menyadari kehadiranku. Tanpa pikir panjang aku memeluknya, aku tidak mau kehilangan menantu sebaik Jiyeon..

“Eommonim”

Junsu Oppa mengatakan bahwa ia akan segera sampai bersama eomma dan appa Jiyeon untuk memperjelas semua ini. Aku duduk dihadapan Minho dan Jiyeon lalu menyerahkan sebuah kertas yang kubaca tadi

“Apa ini”

“Dari mana eomma mendapatkannya” Minho terlihat terkejut

“Yeojachingumu itu, bagaimana bisa kalian? Eomma sangat sedih saat mengetahui hal ini, jadi kalian tidak saling mencintai” Aku menangis sambil tetap memeluk Jiyeon. Jiyeon, kau adalah menantu terbaik saat ini. Aku tidak rela jika puteraku melepaskanmu, kau terlalu berharga dibandingkan Bae Suzy..

“ Dari mana kau mendapatkan kertas ini” Minho menatap Suzy dengan tatapan marah sambil mencengkram keras lengan yeoja itu, ada apa dengan Minho? Mengapa ia sekasar itu dengan Suzy?Bukankah dulu ia sangat menyayangi Suzy?

“Arghh, sakit Oppa. Aku mendapatkannya dari tasmu”

“Aku tidak suka jika kau mengganggu privasiku” Minho terlihat benar-benar marah tetapi dengan cepat Jiyeon menahan tangan Minho saat Minho hendak pergi.

“Kita harus menyelesaikan semua ini Oppa”

***

( Park Jiyeon Pov )

Aku duduk didepan eomma, appa , eommonim dan abeoji. Mereka menatapku dan Minho Oppa secara bergantian, air mata terasa hendak mengalir dari mataku tetapi aku harus bisa menahan air mata ini.

“ Sebaiknya kalian bercerai” Appa mengangkat pembicaraan membuatku langsung menatap appa. Bukankah ini yang ku mau? Bukankah ini yang kami cita-citakan dari awal? Tetapi mengapa harus sesakit ini? Mengapa? Aku ingin menangis dengan kencang saat ini

“Appa”

“Bukankah ini yang kalian inginkan dari awal? Minho-ah abeoji tahu kau tidak mencintai Jiyeon , karena dari itu Abeoji memutuskan untuk menceraikan kalian berdua. Dan Jiyeon, appa akan merestui hubunganmu dan Myungsoo” Appa berbicara dengan nada berat

Minho terdiam sambil menatap lurus kedepan tetapi aku bisa melihat jelas raut kesedihan diwajahnya. Eomma memelukku seakan tahu apa yang kurasakan.

“Oppa, kita bisa menikah” Suzy berteriak senang, sedangkan aku hanya dapat menatap mereka dengan raut kesedihan yang mendalam..

“Apakah tidak ada jalan keluar lain Junsu-ah” Abeoji bertanya dengan suara berat

“Mian Siwon-ah , mereka tidak akan bahagia. Bagaimana pun juga mereka pantas mendapatkan kebahagiaan mereka masing-masing”

Setelah eomma, appa, abeoji dan eommonim pergi. Hanya tinggal aku, Suzy dan Minho dirumah ini. Semua menjadi begitu diam, seminggu lagi appa akan mengurus surat perceraian kami. Mengapa aku harus bersedih, Jiyeon bukankah ini keinginanmu. Suzy membuka suara..

“Aigoo mengapa kita menjadi diam seperti ini? Minho Oppa temani aku” suzy dengan manjanya merangkul lengan Minho.

“Aish, kau sendiri saja aku sedang tidak mood “ Minho melepaskan dengan paksa tangan Suzy yang melingkar dilengannya, apakah Minho benar-benar telah menyukaiku? Aku berjalan mengikuti Minho tetapi tiba-tiba saja Suzy menahan tanganku dan menarikku keluar..

Kami duduk diTaman sambil memandang sungai dihadapan kami. Tidak ada yang membuka pembicaraan antara kami..

“Aku mencintai Minho” Suzy membuka pembicaraan

“Aku mencintai Myungs..soo” Terasa sangat berat aku mengucapkan hal itu

“Kau tidak mencintainya sekarang, terlihat jelas” Suzy mencoba tersenyum walaupun terlihat jelas ia hendak menangis. Ia tiba-tiba saja memelukku membuatku terkejut, ia menangis dipundakku

“Kau mencintai Minho? Mengapa harus mencintai namja yang sama? Mengapa sahabatku harus mencintai namja yang ku cintai” Suzy menangis sambil memelukku membuatku terdiam cukup lama dan membalas pelukannya

“Mianhae Suzy-ah, aku tidak tahu mengapa aku bisa mencintainya.. aku bersalah, aku sangat merasa bersalah telah merebutnya darimu.Tetapi aku sudah memutuskan semuanya, kami akan bercerai” Aku menangis sambil memeluknya

“Jiyeon-ah Mian jika aku menyakiti perasaanmu”ia menangis, Suzy memang yeoja yang baik. Tetapi mungkin ia tidak bisa mengendalikan emosinya..

Bae Suzy

***

( Minho Pov )

Berpisah? Aku tidak pernah menginginkan hal ini, aku sudah mencintai Jiyeon. Mengapa perasaan ini harus muncul? Mengapa? Mengapa perasaan ini harus menyakiti banyak orang? Aku menginginkan Jiyeon , aku sangat menginginkannya menjadi yeoja yang akan selalu mendampingiku.

Aku menatap sedih foto pernikahan kami. Aku sangat menginginkannya menjadi isteriku , yeoja yang selalu berada disampingku sampai kami tua. Aku menghapus kasar air mataku, aku tidak boleh menyerah.. tidak boleh, Jiyeon hanya untukku dan hanya milikku.. aku harus mendapatkannya..

Aku bangkit dari tempat tidurku dan mengambil kunci mobilku , aku harus melakukan sesuatu.  Jiyeon tidak boleh bersama Myungsoo, Jiyeon hanya milikku!! Hanya Milikku!!..

Aku mencari keberadaan Jiyeon, dan aku berhasil menemukannya. Ia berjalan dengan tatapan kosong. Dengan cepat aku menariknya, awalnya ia melawan tetapi kekuatannya tidak lebih kuat dariku. Aku mengikat tangannya dan menutup mulutnya, aku memang sudah gila!! Aku gila karena yeoja yang kucintai!! Jiyeon memberontak mencoba melepaskan ikatan yang ada ditangannya..

Kita akan pergi Chagiya, aku tidak akan pernah membiarkan Kim Myungsoo kembali untuk merebutmu dariku..

***

Kami sampai disebuah kota kecil,  kota dengan penduduk yang masih sangat sedikit. Aku membeli sebuah rumah besar yang akan ku tempati bersama Jiyeon. Aku menggendong tubuhnya dan membawanya masuk..

“APA YANG KAU LAKUKAN!! KAU GILA”  ia membentakku saat aku melepaskan penutup mulutnya. Aku masih mengikat tangannya ..

“YA!! AKU GILA, AKU GILA KARENA TERLALU MENCINTAIMU!!” Aku berteriak dihadapannya..

Jiyeon menatapku dengan tatapan tidak percaya, kemudian terdengar suara tangisan dari bibir kecilnya. Aku mendekat kearahnya dan mengelus wajah cantiknya

“Wajah ini, hanya aku yang boleh memilikinya. Bibir ini, mata ini , hidung ini semua milikku. Aku tidak akan pernah membiarkan siapapun menyentuhnya atau memilikinya selain diriku”Aku tersenyum dengan senyum kemenangan. Perlahan tapi pasti aku melumat bibir manisnya, ia tidak melawan ataupun membalas yang ia lakukan hanyalah menangis.

Setelah sekian lama aku melepaskannya dan menatap wajahnya dengan tatapan kagum dan penuh cinta

“Kau gila” Ia bergetar

“Kau baru menyadarinya? Kau baru menyadari hal ini”

“Jangan begini Oppa, kita tidak harus memiliki. Kita tidak boleh egois, Suzy sangat mencintaimu” Ia menangis sambil berkata lirih.

“Kau hanya mempedulikan mereka tanpa memperdulikanku!!aku lebih menderita harus kehilangan Anae Ku!! Apakah mereka  bisa menyembuhkan rasa sakitku , saat kelak melihatmu bersama MYUNGSOO!!”

Aku terdiam cukup lama kemudian kembali menatap wajahnya, apakah ia tidak mencintaiku? Apakah ia tidak pernah melihat seberapa besar rasa sayangku padanya? Perlahan tapi pasti aku melepaskan ikatan pada tangannya dan berjalan menjauh

“Jika kau memang tidak mencintaiku, kau boleh pergi. Aku akan menghadiri acara perceraian kita” Aku bergetar , tetapi aku merasakan sebuah tangan kecil memelukku dari belakang.Ia memelukku dengan erat

“Aku tidak mau bercerai denganmu hikzz..aku tidak mau, aku sudah terlalu mencintaimu. Mungkin kita egois tetapi bukankah kita harus mempertahankan semuanya” Ia menangis dengan derasnya.. Senyumku merekah seketika

“Aku mencintaimu” Aku berbalik dan menatapnya

“Nado Saranghae” Ia mengucapkannya dengan bergetar, dengan cepat aku melumat bibir manisnya. Aku sangat menyukai bibirnya..

minho jiyeonn

TBC

Semakin Anehkan ceritanya -_- , Mian Untuk Saeng Park Ji Ah jika ceritanya gak seperti yang saeng inginkan😀 Jangan Lupa RCL ne🙂 Gomawo~

53 thoughts on “An Unexpected Love : Cinta Sebenarnya ( Part 3 )

  1. Chigu… Aq boleh minta pass untuk ff ini.. Coment reder q : amel. Gumawo

    Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  2. ihhh suzy begoo kannn!!!!!
    tapi tapi itu minji couple udah ‘melakukan’

    suzy enyahlah. minppa tak mencentaimu..
    makin seru eon sukaaa… (y)

  3. Minji minji minjiii..!!!
    Aduh! Jgn pke crai2 dunt,..
    Klian khaan slg mncntai, ayo minji..!
    Hdeuuh! Eonnie next part palli ne?! *hobi maksa2.a kluar*
    hihii,..😉

  4. feel nya minji dapet banget..
    semoga minji enggak bercerai

    ngakak pas minji mau melakukan itu..trs eomma nya dateng..hahahaha
    tp akhirnya minji melakukan itu..
    semoga mereka cepat punya baby..kekeke
    next part eonn🙂

  5. Daebak!! Aku suka banget sm ffx eon.. Woah.. Suzy-ah mengalah lah ne? Jgn ganggu minji.. Myung ah, aigo tdk bs kah ada yeoja yg mukax mirip yeonnie utk jd psnganx myung? Ksian myungx.. Dasar makanan jepang licik, pk datangin eommax minho.. Arghhh, para appa dan eomma sdh slh paham, tenang sj sbntr lg choi junior akan lahir (ʃ⌣ƪ)

  6. fell x dpt bnget…… seru…..
    suzy sikapx bner2 nyeblin ya wlaupun sbnerx dya baik ttp aja sikap x itu bikin kesel…..apa minji bkln cerai ????? andweeeeee……….pokok x mreka jngn sampai crai

  7. aiisshhh…… MinJi gk boleh cerai!!! Suzy udah sadar, mau lepasin Minho buat JiYeon? Semogga….

    Myungsoo mau deh djodohin ama suli…

    Next eon….😀

    di chapt ini Minong yadong deh, berapa kali tuh nyium JiYeon? Kekeke😄

  8. huaaaaaaaaaaaaa ini bener bener keren eonn wajib di lanjutin ampe gk cepet di publikn aku bakalan demo nih, untunf eonni kasih PW ,, huh sebel jadi orang terakhir comennih😦

  9. Kyeeee seneng bnget,,,minho mempertahankan jiyeon…..
    Suzy,,enyalah kau….
    Tnggal tnggu loveydoveynya minji nih…..
    D tnggu eonn kelanjutannya…..
    Jgn lma” yaaaaa….🙂

  10. kyaa eonnie ff’nya makin daebak ajja

    . Aigoo minji jangan cerai donk . .
    . Kn klian udah melakukan eoh . . Entar jiyi eonnie hamil . .

    . Myungsoo jtuh cinta ajja sma sulli . .ksian dia

  11. Wah daebak,,,,,jinjja daebak bella,,**prokprokprokprokprok**
    Bang minho smpe culik jiyi sgla saking cntnya,,aigoo saluttttt sma bang minho gentle bgd g ky direal life malu2 kucing dketin jiyi,,aishhhh **sebelkloingatitu**

    next chap 4&5 kty mw romance scene besar2an((??)) Dtggu scptny y bella #otakyadongmncuLL

  12. akhirnya mereka bersatu.
    perceraian harus d batalin.
    semoga jiyi hamil terus gak jd cerai deh.
    myungsoo?
    sama suzy aja lah.hehe
    next partnya soon ya eonn🙂

  13. Yeayyyyyy MINJI dah ngakuin perasaan masing2😀
    Pokoknya Minji ƍäªk bole cerai.. Apalagi klo sampe minho nikah sama suzy…
    Andwaeeeeeeeeeeeee

    Feel nya dpt bgt thor… ∂ķΰ suka part ini🙂

  14. MWO?? Minji mau cerai?!
    ANDWEE!!
    Ais, suzy kegirangan banget tuh pas ngedenger minji mau cerai!!
    Pokoknyaa minji nda bolehh cerai yahh eonn??!!
    Sumpah! Minho caranya gila banget, tapi aku suka ituu😀
    Yey!! Minji akhirnya mau mengakui perasaan masink”..
    Terus berarti minji nanti tinggal d rumah yang udah d beli sama minho itu yah? Nd berarti jauh dari keluarga masink”, nd yg lbh pntink jauh jga dri suzy sama myungsoo..
    Myungsoo siap” dah patah hati, kalo mau nikah sama aku aja oppa😀 #ehh-_- *kaburr!! Tkut nanti d tabok sama suamiku-tunjuk yesung-*
    oia’ aku suka moment pas minho meluk ji waktu hujan” sama minho meluk ji pas d balkon..
    Dan juga minji udah melakukan hubungan intim, semoga ji cepat” hamil😀
    Semoga juga keluarga minji cepat” tahu kalo minji itu sebenarnya emank salink mencintai nd udh prnh melakukan hbngan intim..
    Jadi mereka nanti ngebatalin perceraiannya minji kan??😀
    Next partnya eon, palli!!😄

  15. waaaaah #mangap
    Daebaaak, daebaaak.
    Minji memang jjang krn mampu mengobrak-abrik hatiku #atauffx?
    Awas aja kl suzy ama myungsoo brani mcm2 sma minji, aku akan demo #plak #abaikaneonni
    Next, next, fighting!

  16. Miaaaan eon q telat baca and coment,,,hehehe
    makin T.O.P BGT pokonya eon,,moment MINJI d bnyakin lagi eon..hehehe
    neeext eon…😉

  17. Ahh, mau komen malah mati lampu ㅜ.ㅜ #abaikan
    Huaaa chapter ini kerreeeeeeen banget! Two thumbs up!
    Sbnarnya alurnya ini simple tapi author mampu membuatnya menjadi complicated dan menarik ulur perasaan diantara jiyeon dan myungsoo kmdn myungsoo jg suzy.. Ahh daebak!!!
    Jadi sedih liat jiyeon yg akhirnya tersiksa dg perasaannya sendiri ㅜㅜ
    Suzy benaran ja’at.. Menunjukan surat perjanjian pd eomma minho..kni smakin runyam.. Tapi apa suzy benar2 mau melepas minho?
    Doh minho psycho!! Nyulik anak orang seenaknya.. Tapi karena itu anae-nya jiyeon gak papa deh hahaha #plakkk
    Tapi senang minji mau membuka hati mereka masing2 n_n
    Tapi apa orang tua minho dan jiyeon gak sadar dg perjanjian no.3 ?? Artinya mereka tetap bs bersamakan?! YESS! haha smoga mereka bs publikasikan hubg. mereka yg sebenarnya!!
    Lanjut chapt.4

  18. isshh kesal banget sama si suzy kenapa nunjukin surat itu ke umma nya minppa sih, kan kasian jd disuruh cerai daebak thor ff nya ^^

  19. Cinta mmng rumit ,, minho jiyeon mereka hrs mengambil keputusan yg terburuk sekalipun, walaupun itu hrs menyakiti orang terdekat,,
    pokoknya mereka jngan bercerai,, minho ,, bagus haha keras kepala,, mempertahankan yg sehrusnya jd miliknya dr awal ^^

  20. ak telat ya komennya hehe T_T
    akhirnya minji mngakui prsaan msing2 senang. smga aj suzy mrlakan minho dn myungsoo ikuti aj lah perjodohan org tuany berbakti keke. smga ortu minji seruju mrka gk bleh cerai.

  21. Ya dag dig dug baca part ini takut klo minji bener “bercerai tp untung tidak jadi ,minho nekat juga ya tp g’pa” harus g2 supaya g’kehlangan jiyi .wkwkw minji semoga langgeng terus .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s